Viral Video Seorang Ibu Kasih Makan Bayi Baru Lahir Hitungan Jam dengan Bubur Instan, Ini Sederet Bahaya yang Mengancam

Jum'at, 29 April 2022 | 07:05 WIB
Viral Video Seorang Ibu Kasih Makan Bayi Baru Lahir Hitungan Jam dengan Bubur Instan, Ini Sederet Bahaya yang Mengancam
Ilustrasi bayi baru lahir. (Unsplash)

Suara.com - Viral video TikTok seorang ibu memberi bubur instan kepada bayinya yang baru lahir. Menurut keterangan dalam video tersebut, usia bayi tersebut masih dalam hitungan jam.

"Baru berapa jam setelah lahir, mulutnya langsung minta maem milna (bubur instan)," tulis sang ibu, dikutip dari video yang beredar, Kamis (28/4/2022).

Video ini pun memicu beragam reaksi dari warganet, namun paling banyak adalah reaksi geram.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa bayi membutuhkan nutrisi yang cukup demi kesehatan dan kesejahteraanya seumur hidup.

Karenanya, badan kesehatan PBB tersebut mengimbau pada ibu untuk memberikan ASI ekslusif. Artinya, tidak ada cairan atau makanan lain selain air susu sang ibu selama 6 bulan pertama kehidupan bayi.

Dilansir News24, para ahli medis sangat tidak menganjurkan pengenalan makanan padat sejak dini karena berbagai potensi bahaya.

Bayi baru lahir dikasih bubur (ohbulan)
Viral Video di Tiktok Bayi baru lahir hitungan jam dikasih bubur instan. (ohbulan)

Potensi bahaya tersebut dapat berupa tersedak, infeksi, kekurangan gizi, dan kematian dalam jangka pendek.

Bayi juga berisiko mengalami peningkatan kemungkinan obesitas, penyakit jantung, dan diabetes dalam jangka panjang.

Menurut dokter anak Siyazi Mda dari Rumah Sakit Akademik Dr George Mukhari, Afrika Selatan, studi telah menunjukkan bahwa pengenalan awal makanan pada bayi sebelum waktunya dikaitkan dengan penyakit alergi.

Baca Juga: Beli Gaun di Toko Online, Wanita Ini Kaget yang Datang Malah Mirip Baju untuk Boneka

“Di negara berkembang, bayi yang memulai makanan padat lebih awal rentan mengalami kekurangan gizi, sementara di negara maju ada hubungan dengan obesitas dan peningkatan lemak tubuh, yang merupakan faktor risiko diabetes,” kata Mda.

Selain itu, ilmuwan alam dari Cape Town, Heidi du Preez, mengatakan bahwa saluran pencernaan bayi belum matang sebelum usia empat bulan.

“Usus bayi selama enam bulan pertama sangat berpori, yang berarti protein asing dalam makanan penyebab alergi mudah diserap dari usus ke dalam darah," imbuhnya.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa makanan padat dapat diperkenalkan setelah 17 minggu. Namun sebelum itu, perlu berkonsultasi dengan dokter anak terlebih dahulu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI