Selingkuh, Genetik atau Pilihan? Pakar Ungkap Fakta Mengejutkan

Vania Rossa

Kamis, 12 Mei 2022 | 07:57 WIB
Selingkuh, Genetik atau Pilihan? Pakar Ungkap Fakta Mengejutkan
Ilustrasi selingkuh. (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian menunjukkan bahwa 20% dari kepribadian seseorang merupakan genetik alias keturunan, termasuk emosi dan temperamen. Lalu, bagaimana dengan kecenderungan untuk tidak setia atau selingkuh? Apakah itu genetik atau pilihan?

Psikoterapis klinis berlisensi, Dr. LeslieBeth (LB) Wish, mengutip dari Insider, mengatakan bahwa kecenderungan selingkuh bisa dipengaruhi oleh orangtua, saudara, atau keluarga.

Menurut Wish, selingkuh bisa menjadi perilaku maladaptif — sesuatu yang Anda kembangkan sebagai respons negatif terhadap perasaan tidak bahagia dalam suatu hubungan. Tetapi, itu juga bisa menjadi sesuatu yang Anda contoh dari orangtua, saudara yang lebih tua, atau anggota keluarga dan pengasuh lainnya.

"Sebagai seorang anak, kita melihat bagaimana orangtua kita mengatasi kecemasan, depresi, dan ketidakbahagiaan mereka," kata Wish.

Para peneliti menemukan bahwa keinginan untuk selingkuh dapat dikaitkan dengan gen yang disebut polimorfisme reseptor dopamin DRD4 - gen yang bertanggung jawab juga atas kecanduan alkohol dan judi.

Dalam sebuah studi tahun 2010 yang dilakukan oleh para peneliti di Binghamton University di New York, ditemukan bahwa peserta yang memiliki jenis gen DRD4 tertentu lebih mungkin untuk selingkuh.

Untuk studi mereka, SUNY Doctoral Diversity Fellow dan peneliti utama, Justin Garcia, merekrut 181 orang dewasa muda. Peserta diminta untuk mengisi kuesioner tentang perilaku seksual mereka, serta menyerahkan sampel DNA yang akan diuji untuk menentukan variasi DRD4 dalam DNA mereka.

Menurut temuan tim yang diterbitkan dalam jurnal "PLOS One," setiap orang memiliki DRD4, tetapi semakin banyak yang dimiliki, semakin rentan orang tersebut untuk tertarik pada hal-hal yang mungkin tidak seharusnya dilakukan, termasuk selingkuh. Hal ini karena gen ini membuat seseorang ingin merasakan 'sensasi' saat melakukannya.

Menurut Garcia, semuanya kembali ke pelepasan dopamin, alias hormon bahagia. Manusia secara alami tertarik pada aktivitas yang membuat mereka merasakan kesenangan. Tetapi menurutnya, orang yang memiliki gen DRD4 tertentu ini membutuhkan kesenangan yang lebih dari rata-rata orang.

baca juga

"Orang dengan gen DRD4 membutuhkan lebih banyak rangsangan untuk merasa senang," kata Garcia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua ASN Pemkab OKI "DK" dan "W" Terancam Sanksi Berat, Buntut Polwan Ceritakan Perselingkuhan Suami

Dua ASN Pemkab OKI "DK" dan "W" Terancam Sanksi Berat, Buntut Polwan Ceritakan Perselingkuhan Suami

Sumsel | Rabu, 11 Mei 2022 | 15:43 WIB

7 Fakta-fakta Layangan Putus Versi ASN: Suami Punya Anak Hasil Zina, Istri Diam-diam Tes DNA

7 Fakta-fakta Layangan Putus Versi ASN: Suami Punya Anak Hasil Zina, Istri Diam-diam Tes DNA

News | Rabu, 11 Mei 2022 | 09:22 WIB

Mengumbar Perselingkuhan di Media Sosial, Polwan di Sumsel Ingin Suaminya Dipecat Sebagai ASN

Mengumbar Perselingkuhan di Media Sosial, Polwan di Sumsel Ingin Suaminya Dipecat Sebagai ASN

Sumsel | Selasa, 10 Mei 2022 | 18:27 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×