Karena Hal Ini, Pendaki Senior Minta Kemenparekraf Rawat Jalur Pendakian Gunung di Indonesia

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 12 Mei 2022 | 14:01 WIB
Karena Hal Ini, Pendaki Senior Minta Kemenparekraf Rawat Jalur Pendakian Gunung di Indonesia
Jembatan rawa Gayonggong di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Wisata mendaki gunung merupakan salah satu jenis wisata yang populer di Indonesia. Memiliki banyak gunung, Indonesia pun memiliki ribuan jalur pendakian populer.

Alih-alih menambah jalur pendakian gunung baru untuk, Aktivis Lingkungan Galih Donikara meminta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi (Kemenparekraf) merawat jalur pendakian gunung yang sudah ada.

Pendaki senior yang juga Eiger Adventure Service Team (EAST) Manager ini mengatakan, membuka jalur pendakian baru di gunung yang sudah memiliki banyak jalur pendakian, hanya akan merusak alam.

Sehingga lelaki yang akrab disapa Kang Galih itu menyarankan, agar jalur pendakian terawat, baiknya mengarahkan pendaki gunung untuk naik dan turun gunung di titik berbeda.

Jalur Pendakian di Pulau Padar. (Suara.com/Lilis Varwati)
Jalur Pendakian di Pulau Padar. (Suara.com/Lilis Varwati)

"Mestinya regulasi jalur pendakiannya itu, satu untuk naik, dan satu untuk turun," jelas Kang Galih di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ia mencontohkan, untuk jalur pendakian Gunung Gede Pangrango baiknya pos basecamp atau registrasi pendaftaran pendaki ada di Cipanas.

Selanjutnya, pendaki dibawa ke titik awal pendakian di Gunung Putri, dan pendaki hanya bisa turun gunung di Cibodas.

Untuk kendala akses pendaki dari turun gunung Cibodas, ke titik awal mendaftar di Cipanas, atau tempat biasanya pendaki memarkir kendaraan, maupun dari Cipanas ke titik awal pendakian di Gunung Putri bisa menggunakan Ontang Anting.

Ontang Anting yakni, mobil pickup dengan atap terbuka atau tertutup, yang kerap gunakan wisatawan di destinasi wisata.

baca juga

"Dari Putri dianterin, itu roda ekonomi akan berjalan. Daripada buka banyak jalur, mending diperbaiki. Tapi kan ini bertentangan dengan napas semangatnya pariwisata, yang fokusnya sebanyak-banyaknya wisata," kata Kang Galih.

Ia melanjutkan, jika sistem naik gunung diatur dengan baik, maka dengan sendirinya alam akan terjaga sekaligus memberikan keuntungan untuk warga sekitar.

Seperti banyak yang menggunakan tenaga porter atau pembawa carrier dan alat masak, hingga menyewa penginapan sebelum pendakian.

"Dia bertahun-tahun mendapatkan keuntungan nafkah dari gunung, sekarang apa yang dikembalikan kepada gunungnya, malah sampah," tutup Kang Galih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Indonesia Meninggal Dunia di Gunung Fuji Jepang

Warga Indonesia Meninggal Dunia di Gunung Fuji Jepang

News | Selasa, 01 September 2026 | 10:08 WIB

2 Warga Singapura Hilang Jadi Korban Banjir Bandang Nepal Bersama Rombongan Pendaki

2 Warga Singapura Hilang Jadi Korban Banjir Bandang Nepal Bersama Rombongan Pendaki

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:50 WIB

Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan

Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:15 WIB

Apakah Gunung Kawi Bisa Didaki? Ini Jalur dan Estimasi Waktu Pendakiannya

Apakah Gunung Kawi Bisa Didaki? Ini Jalur dan Estimasi Waktu Pendakiannya

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:00 WIB

Gunung Kawi Bayar Berapa? Ini Sejarah, Jalur Pendakian, Harga Tiket, dan Daya Tariknya

Gunung Kawi Bayar Berapa? Ini Sejarah, Jalur Pendakian, Harga Tiket, dan Daya Tariknya

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:39 WIB

Mencari Diri Sendiri di Atas Awan: Mengapa Kamu Perlu Mencoba Mendaki Sekali Seumur Hidup

Mencari Diri Sendiri di Atas Awan: Mengapa Kamu Perlu Mencoba Mendaki Sekali Seumur Hidup

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:11 WIB

Di Antara Lembah dan Puncak: Jalur Menuju Annapurna Base Camp

Di Antara Lembah dan Puncak: Jalur Menuju Annapurna Base Camp

Foto | Rabu, 17 Juni 2026 | 12:00 WIB

Pendaki Meninggal Dunia Tersambar Petir di Puncak Gunung Monrolo Maros

Pendaki Meninggal Dunia Tersambar Petir di Puncak Gunung Monrolo Maros

Video | Senin, 25 Mei 2026 | 16:44 WIB

Balai TNGM Catat 60 Pendaki Ilegal Gunung Merapi dalam Setahun, Haus Validasi-FOMO Jadi Pemicu

Balai TNGM Catat 60 Pendaki Ilegal Gunung Merapi dalam Setahun, Haus Validasi-FOMO Jadi Pemicu

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:00 WIB

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:20 WIB

Terkini

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB

Aksi Bobol Toko Terpantau CCTV HP, Pencuri di Probolinggo Tewas Dihajar Massa

Aksi Bobol Toko Terpantau CCTV HP, Pencuri di Probolinggo Tewas Dihajar Massa

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB

Liburan di Luar Negeri Diskon Jutaan, Begini Cara Klaim Diskon BRI di Avia Tour!

Liburan di Luar Negeri Diskon Jutaan, Begini Cara Klaim Diskon BRI di Avia Tour!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 17:05 WIB

Target Revitalisasi Tambak Pantura 20.000 Hektare, Pemerintah Baru Siapkan 6.000 Hektare

Target Revitalisasi Tambak Pantura 20.000 Hektare, Pemerintah Baru Siapkan 6.000 Hektare

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:05 WIB

Jelang Sidang Perkara, Roy Suryo cs Tantang Jokowi Hadir

Jelang Sidang Perkara, Roy Suryo cs Tantang Jokowi Hadir

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:04 WIB

Nusron Wahid Absen Rapat dengan DPR di Tengah Sorotan Kasus OTT HGB Summarecon

Nusron Wahid Absen Rapat dengan DPR di Tengah Sorotan Kasus OTT HGB Summarecon

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:57 WIB

GeoPix Tegaskan Konservasi Harus Berpihak Nyata pada Alam dan Satwa

GeoPix Tegaskan Konservasi Harus Berpihak Nyata pada Alam dan Satwa

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:50 WIB

Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

Mulai Nabung dari Sekarang, Harga BBM Naik pada Oktober

Mulai Nabung dari Sekarang, Harga BBM Naik pada Oktober

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

4 Pemain Diaspora Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Termasuk Jay Idzes?

4 Pemain Diaspora Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Termasuk Jay Idzes?

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

×