Sejarah Sepatu Docmart: Diciptakan Tentara Jerman, Dipopulerkan Anak Punk

Farah Nabilla

Senin, 16 Mei 2022 | 18:30 WIB
Sejarah Sepatu Docmart: Diciptakan Tentara Jerman, Dipopulerkan Anak Punk
Pencipta Sepatu Doc Mart, Klaus Martens (kiri) dan Herbert Funck [Northamptonshoes]

Suara.com - Sepatu Doctor Martens atau Docmart adalah merek sepatu yang kesohor di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Docmart bahkan disebut sebagai bagian dari revolusi industri sepatu. Tak hanya menjadi alas kaki, Docmart menjadi identitas subkultur pada zamannya mulai dari skinhead hingga punk.

Banyak orang yang mengira sepatu Docmart berasal dari Inggris. Hal itu mengingat banyak kaum skinhead hingga grup band punk dan rock di negara tersebut yang hobi memakai Docmart. Padahal sepatu jenis boots ini diciptakan seorang dokter tentara Jerman di era Perang Dunia II, Klaus Martens, medio tahun 1945.

Sepatu Docmart. [Instagram/docmarters]
Sepatu Docmart. [Instagram/docmarters]

Klaus memiliki ide menciptakan Docmart usai dia mengalami cedera saat bermain ski di pegunungan wilayah Bavaria, Jerman. Sepatu boots tentara yang dia gunakan saat itu sangat tidak nyaman dipakai dengan kondisi kakinya yang cedera.

Dia pun melakukan sejumlah modifikasi dengan sepatu boots tentaranya. Klaus memberikan lapisan kulit yang lebih lembut serta sol yang empuk agar enak dikenakan. Dia juga memberikan bantalan udara di sepatu tersebut.

Klaus kemudian berpikir untuk melempar inovasinya itu kepada public tahun 1947. Bersama kawan lamanya, Herbert Funck, mereka mulai memproduksi sepatu boots secara massal dengan sejumlah perbaikan. Salah satunya yakni menambahkan bahan karet bekas yang tak terpakai dari lapangan terbang Lutwaffe, Jerman.

Tak disangka penjualannya terus meningkat. Pada tahun 1959, perusahaan Inggris bernama Griggs Group ebeli hak paten Docmart untuk diproduksi di Negara Ratu Elizabeth. Saat itulah Docmart menjadi semacam identitas bagi kaum pekerja atau working class di Britania Raya.

Docmart pun merambah subkultur skinhead dan komunitas vespa dan menjadi simbol kebebasan dan perlawanan. Sepatu boots tersebut semakin populer lantaran banyak digunakan anggota band punk rock, hardcore, straight edge hingga ska.

Hal ini memantik long march yang dilakukan Docmart dari London hingga menyebar ke seluruh dataran Inggris dan Eropa, lalu menginvasi dunia. Medio tahun 1900-an, sepatu Docmart berkembang menjadi trend yang menjangkiti hampir semua kalangan, tak hanya subkultur punk.

Docmart pun menjadi industri besar yang komersial. Namun hal ini kemudian menimbulkan kekecewaan sebagian pihak karena sepatu itu awalnya lahir dari semangat antikapitalisme dan perlawanan.

baca juga

Kini Docmart telah menjadi fesyen setelah gelombang subkultur yang membesarkan merek itu surut. Pengguna Docmart tak lagi peduli dengan makna yang pernah tersemat padanya. Kini Docmart pun tak lagi menjadi sepatu kaum pekerja yang tak berpunya karena banderol sepatu tersebut kini relatif mahal.

Meski makna dan pamor Docmart kini mulai meredup, Klaus Martens telah menorehkan karya yang menjadi legenda dalam sejarah persepatuan dunia.

Kontributor : Alan Aliarcham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Balenciaga: Siapa Pencipta Sepatu Model Rusak yang Dijual Rp27 Juta?

Balenciaga: Siapa Pencipta Sepatu Model Rusak yang Dijual Rp27 Juta?

News | Senin, 16 Mei 2022 | 15:12 WIB

Setelah Latihan di Gatot Subroto Tuai Kontroversi, Wagub DKI Janjikan Fasilitasi Atlet Sepatu Roda di Jalan Raya

Setelah Latihan di Gatot Subroto Tuai Kontroversi, Wagub DKI Janjikan Fasilitasi Atlet Sepatu Roda di Jalan Raya

News | Jum'at, 13 Mei 2022 | 21:17 WIB

Tuai Polemik Karena Latihan Sepatu Roda di Jalan Gatsu, PB Perserosi Minta Maaf ke Pemprov DKI

Tuai Polemik Karena Latihan Sepatu Roda di Jalan Gatsu, PB Perserosi Minta Maaf ke Pemprov DKI

Jakarta | Jum'at, 13 Mei 2022 | 20:19 WIB

Plesetan Merek Sepatu Nakes Ini Disorot, Warganet: Pengen Gaya tapi Gaji Tak Berdaya

Plesetan Merek Sepatu Nakes Ini Disorot, Warganet: Pengen Gaya tapi Gaji Tak Berdaya

Jogja | Jum'at, 13 Mei 2022 | 15:03 WIB

Korban Produk Online Shopping, Cewek Ini Malu Bajunya Kembaran saat ke Tempat Wisata

Korban Produk Online Shopping, Cewek Ini Malu Bajunya Kembaran saat ke Tempat Wisata

Jogja | Kamis, 12 Mei 2022 | 11:40 WIB

Terpopuler:  Jual Ayam Goreng Penghasilan Dua Digit, Balenciaga Rilis Sepatu Kets Kotor dan Rusak

Terpopuler: Jual Ayam Goreng Penghasilan Dua Digit, Balenciaga Rilis Sepatu Kets Kotor dan Rusak

Lifestyle | Kamis, 12 Mei 2022 | 10:25 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kebun Binatang Surabaya: Sprindik Jilid II Terbit, Aliran Dana ke Dewan Disorot

Babak Baru Korupsi Kebun Binatang Surabaya: Sprindik Jilid II Terbit, Aliran Dana ke Dewan Disorot

Jatim | Jum'at, 06 November 2026 | 13:49 WIB

Dipanggil Prabowo ke Istana, Kepala BIN: Aksi Sadap Listyo Sigit Cs Ilegal dan Mengarah ke Makar

Dipanggil Prabowo ke Istana, Kepala BIN: Aksi Sadap Listyo Sigit Cs Ilegal dan Mengarah ke Makar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:46 WIB

7 Moisturizer Lokal untuk Usia 40 Tahun agar Kulit Tetap Lembap dan Kenyal

7 Moisturizer Lokal untuk Usia 40 Tahun agar Kulit Tetap Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 13:42 WIB

Formula Penetapan Upah 2027 Belum Jelas, Akademisi Khawatir Proses Brutal yang Tak Soft Landing

Formula Penetapan Upah 2027 Belum Jelas, Akademisi Khawatir Proses Brutal yang Tak Soft Landing

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:37 WIB

realme C01 Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Layar 120Hz

realme C01 Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Layar 120Hz

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Jejak Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie Hingga Prabowo Subianto

Jejak Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie Hingga Prabowo Subianto

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Seluruh Kru Ditemukan! Jenazah Serda Heri Dievakuasi dari Bangkai Heli MI-17 di Kalteng

Seluruh Kru Ditemukan! Jenazah Serda Heri Dievakuasi dari Bangkai Heli MI-17 di Kalteng

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Kulkas 2 Pintu Termurah Merek Apa? Ini 5 Pilihannya Mulai Rp1 Juta

Kulkas 2 Pintu Termurah Merek Apa? Ini 5 Pilihannya Mulai Rp1 Juta

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 13:35 WIB

Gibran Gencar Diusulkan untuk Dimakzulkan, Begini Respons Pimpinan DPR

Gibran Gencar Diusulkan untuk Dimakzulkan, Begini Respons Pimpinan DPR

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:30 WIB

Menelusuri Benang Merah Kekerasan dalam Kisah-kisah Absurd Tiga dalam Kayu

Menelusuri Benang Merah Kekerasan dalam Kisah-kisah Absurd Tiga dalam Kayu

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 13:30 WIB

×