Sering Menghadapi Silent Treatment? Begini Cara Tepat dan Bijak Mengatasinya

Arendya Nariswari

Rabu, 18 Mei 2022 | 10:18 WIB
Sering Menghadapi Silent Treatment? Begini Cara Tepat dan Bijak Mengatasinya
Ilustrasi silent treatment. (pexels.com/Liza Summer)

Suara.com - Pada suatu waktu, Anda pasti pernah mengalami momen di mana tiba-tiba seseorang berhenti berinteraksi denganmu. Bisa jadi Anda mengalami silent treatment dari orang tersebut.

Diabaikan oleh orang yang biasanya berinteraksi dengan kita sehari-hari memang tidak enak rasanya. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui bagaimana cara tepat untuk menghadapi silent treatment.

Dihimpun dari laman Hops.id---Jaringan Suara.com, silent treatment adalah perlakuan diam yang silakukan oleh seseorang.

Bukan hanya pada pasangan, silent treatment ini bahkan bisa dilakukan mulai dari anak-anak hingga usia orang tua dalam hubungan rekan kerja atau keluarga.

Agar lebih bijak, berikut kami rangkum cara menghadapi silent treatment yang bisa dilakukan menurut laman Healthline di bawah ini.

1. Ajak bertemu

Buatlah rencana pertemuan langsung untuk menyelesaikan masalah kalian.

2. Berdiri untuk diri sendiri

Ketika rekanmu hanya ingin silent treatment di antara kalian langgeng, itu tandanya kamu tidak berada dalam hubungan yang sehat. Saatnya untuk berdiri sendiri.

Berikut sikap mempertahankan hubungan pertemanan yang layak:

  • Tetapkan batasan tegas tentang perilaku yang dapat diterima dalam sebuah hubungan pertemanan.
  • Jika terlanjur memanas, sebaiknya segera konseling individu atau pasangan untuk mengatasi masalah hubungan dan komunikasi ke psikolog.
  • Nyatakan dengan tepat apa yang akan terjadi ketika batas dilanggar, dan tindak lanjuti saat batasmu dilanggar.
  • Jika tidak ada harapan bahwa mereka akan berubah, pertimbangkan untuk segera meninggalkan mereka.

3. Beri tahu mereka kalau silent treatment adalah perbuatan yang menyakitkan dan mengganggu

Kamu harus memberi tahu bahwa perlakuan silent treatment itu menyakitkan dan membuat frustrasi. Hubungan suatu pertemanan atau lainnya tidak semestinya berjalan seperti itu.
Selain itu, jelaskan bahwa kalian tidak dapat menyelesaikan masalah dengan cara ini, lalu mintalah orang itu untuk menjelaskan secara spesifik tentang masalah tersebut.

4. Lakukan pendekatan yang lembut

Pendekatan yang lembut merupakan cara yang baik untuk memulai percakapan. Dengan tenang, beri tahu orang tersebut bahwa kamu memperhatikan mereka yang sedang melakukan silent treatment dan kamu ingin tahu alasannya. Tekankan bahwa kamu adalah orang yang ingin menyelesaikan masalah (jika memang masalahnya ada di kamu).

Itu dia tadi tahapan atau cara tepat menghadapi silent treatment yang bisa kalian coba. Semoga bermanfaat!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Alasan Sebaiknya Hindari Silent Treatment saat Kesal dengan Pasangan

4 Alasan Sebaiknya Hindari Silent Treatment saat Kesal dengan Pasangan

Your Say | Jum'at, 13 Mei 2022 | 16:39 WIB

Ada 3 Tanda Besar Hubungan Toksik, yang Sangat Jauh Berbeda dengan Hubungan Kasar

Ada 3 Tanda Besar Hubungan Toksik, yang Sangat Jauh Berbeda dengan Hubungan Kasar

Health | Rabu, 11 Mei 2022 | 20:52 WIB

5 Strategi untuk Bersosialisasi dengan Percaya Diri bagi Kaum Pemalu

5 Strategi untuk Bersosialisasi dengan Percaya Diri bagi Kaum Pemalu

Your Say | Selasa, 19 April 2022 | 19:14 WIB

Terkini

Ulang Tahun ke-85, Mien R. Uno Luncurkan Buku Cermin Diri: Berisi Pesan untuk Generasi Muda

Ulang Tahun ke-85, Mien R. Uno Luncurkan Buku Cermin Diri: Berisi Pesan untuk Generasi Muda

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:31 WIB

Belajar Bahasa Inggris Bukan Sekadar Hafal Kosa Kata, Ini Tantangan yang Harus Disadari Orang Tua

Belajar Bahasa Inggris Bukan Sekadar Hafal Kosa Kata, Ini Tantangan yang Harus Disadari Orang Tua

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:52 WIB

Jangan Asal Pakai Skincare, Kulit Berjerawat Butuh Formula yang Tetap Jaga Lapisan Pelindung Kulit

Jangan Asal Pakai Skincare, Kulit Berjerawat Butuh Formula yang Tetap Jaga Lapisan Pelindung Kulit

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:07 WIB

4 Sunscreen Paling Murah untuk Mencerahkan Wajah dan Hempaskan Flek Hitam

4 Sunscreen Paling Murah untuk Mencerahkan Wajah dan Hempaskan Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:15 WIB

31 Mei dan 1 Juni 2026 Libur Apa? Ini Bedanya agar Tak Salah Momen

31 Mei dan 1 Juni 2026 Libur Apa? Ini Bedanya agar Tak Salah Momen

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:15 WIB

Terpopuler: Sepatu Tanpa Tali dari New Balance hingga Adidas Buat Jalan Kaki Anti Pegal

Terpopuler: Sepatu Tanpa Tali dari New Balance hingga Adidas Buat Jalan Kaki Anti Pegal

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:30 WIB

Apa Makna Hari Raya Waisak bagi Umat Buddha?

Apa Makna Hari Raya Waisak bagi Umat Buddha?

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:15 WIB

5 Matras Yoga Anti Slip yang Nyaman Dipakai Olahraga, Banyak Dipuji Tidak Gampang Geser

5 Matras Yoga Anti Slip yang Nyaman Dipakai Olahraga, Banyak Dipuji Tidak Gampang Geser

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:16 WIB

Jadwal dan Susunan Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di Jakarta, Ini Dresscode-nya

Jadwal dan Susunan Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di Jakarta, Ini Dresscode-nya

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:36 WIB

Kenapa Pancasila Lahir pada Tanggal 1 Juni 1945? Ini Sejarah Perjuangannya

Kenapa Pancasila Lahir pada Tanggal 1 Juni 1945? Ini Sejarah Perjuangannya

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:35 WIB