Mengenal Cut the Tosh, Gerakan Anyar yang Diharapkan Ampuh atasi Masalah Lingkungan

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 19 Mei 2022 | 05:10 WIB
Mengenal Cut the Tosh, Gerakan Anyar yang Diharapkan Ampuh atasi Masalah Lingkungan
Ilustrasi. (Elements Envanto)

Suara.com - Segala cara dilakukan untuk mendukung gaya hidup berkelanjutan ramah lingkungan atau sustainability lifestyle. Salah satunya lewat gerakan Cut the Tosh yang diinisiasi Multi Bintang Indonesia (MBI).

Alih-alih hanya sekadar wacana membahas masalah lingkungan yang efeknya tidak seberapa, gerakan dibuat dengan harapan adanya aksi nyata dalam menyelamatkan lingkungan.

Sustainability and Partnership Lead Multi Bintang Indonesia, Fainta Negoro mengatakan, gerakan Cut the Tosh tidak dilakukan perorangan atau organisasi maupun komunitas semata, tapi bekerjasama dengan berbagai pihak.

"Seperti MBI yang di tahun 2025 mendatang, berambisi mencapai 100 persen penggunaan energi terbarukan dengan menerapkan tenaga surya saat proses pembuatan bir," ujar Fainta di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/5/2022).

Multi Bintang Indonesia Inisiasi Program Cut the Tosh (Suara.com/ Dini Afrianti)
Multi Bintang Indonesia Inisiasi Program Cut the Tosh (Suara.com/ Dini Afrianti)

Untuk mencapai target tersebut, produsen bir Bintang Indonesia ini tengah gencar membangun pabrik biomassa terbarukan di beberapa tempat. Di 2022 ini, penggunaan energi terbarukan untuk produksi bahkan mencapai 28 persen.

Adapun gerakan Cut the Tosh berperan sebagai penghubung dengan berbagai pihak, menjalankan praktik baik untuk lingkungan sehingga bisa berdampak langsung.

Salah satunya dengan cara menggandeng komunitas lokal bank sampah Wehasta yang sudah terbentuk 300 unit yang tersebar di Tangerang dan Mojokerto. Nantinya, produksi botol bir yang terbuat dari botol beling daur ulang bisa dibantu untuk disterilkan. 

Selanjutnya, karena pembuatan satu botol bir membutuhkan tiga botol air bersih, maka Yayasan Bambu Lestari juga ikut digandeng, agar air bersih bisa terus tersedia di tanah dan daerah aliran sungai (DAS).

Cara yaitu penanaman kembali lahan kritis dengan pohon bambu di sekitar DAS, agar bisa jadi waste trap atau penangkap sampah, sehingga sampah tidak mengalir di sepanjang aliran sungai hingga ke laut.

baca juga

"Targetnya di 2025, MBI juga mampu memulihkan area hingga 428 hektar sungai, termasuk edukasi masyarakat tentang pentingnya konservasi air dan pengelolaan sampah bertanggung jawab," jelas Fainta.

Setidaknya ada beberapa rangkaian agenda dalam gerakan Cut the Tosh, di antaranya yakni:

  1. Tipe Talk, yaitu forum membicarakan isu seputar lingkungan dan sosial.
  2. Sustainability Competition (CTT) Incubators, yakni ide-ide keren dan Inovasi terkait keberlanjutan dari mahasiswa Indonesia.
  3. CTT 3 Days Summit, yaitu mengundang penggerak dan pendobrak, yang menjadikan Indonesia lebih baik, dengan cara belajar bersama dan berbagi tindakan terbaik agar kolaborasi lebih berdampak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN Pasok Listrik yang Diklaim Ramah Lingkungan ke Pusat Data di Jakarta

PLN Pasok Listrik yang Diklaim Ramah Lingkungan ke Pusat Data di Jakarta

Tekno | Senin, 16 Mei 2022 | 23:24 WIB

Ramah Lingkungan, Warga Muntuk Produksi Perkakas dari Bambu Pengganti Plastik

Ramah Lingkungan, Warga Muntuk Produksi Perkakas dari Bambu Pengganti Plastik

Jogja | Rabu, 11 Mei 2022 | 15:16 WIB

Rayakan Delapan Tahun Debut, Paul Kim Bakal Rilis Album dalam Kemasan Ramah Lingkungan

Rayakan Delapan Tahun Debut, Paul Kim Bakal Rilis Album dalam Kemasan Ramah Lingkungan

Your Say | Selasa, 10 Mei 2022 | 10:42 WIB

Terkini

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

×