facebook

Menurut Chef Sisca Soewitomo, Ini Alasan Masakan Ibu Jadi yang Paling Enak Sedunia

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi
Menurut Chef Sisca Soewitomo, Ini Alasan Masakan Ibu Jadi yang Paling Enak Sedunia
Ilustrasi masakan ibu (Freepik.com)

Terlepas apapun tren kuliner yang sedang hits, masakan ibu tidak akan tergantikan dan akan selalu jadi yang terenak bagi anaknya.

Suara.com - Makanan hits semakin tren di restoran dan kafe, dengan ragam tampilan yang instagramable. Hal ini membuat banyak remaja semakin enggan menyentuh masakan ibu yang dimasak di rumah.

Hal ini disoroti oleh Chef Sisca Soewitomo yang juga seorang ibu. Menurutnya, para ibu perlu menerapkan berbagai strategi agar anak tertarik makan masakan ibu.

"Pastikan kita menyajikan makanan harus hangat, dengan penampilan yang menarik," ujar Chef Sisca kepada suara.com saat ditemui di event Chef Expo 2022, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (20/5/2022).

Menurutnya, makanan hangat akan meningkatkan nafsu makan, ditambah tampilannya yang menarik dan tidak kalah dengan penyajian makanan di kafe hits.

Baca Juga: Viral Wanita Ungkap Alasan Mendadak Makan Malam Meski Tak Lapar, Sukses Bikin Publik Terharu

Selain itu, agar tidak cepat bosan, ia menyarankan jenis masakan setiap hari harus beragam. Sehingga saat memasak satu menu masakan, disarankan porsinya tidak terlalu banyak.

"Jangan terlalu banyak, nanti akan membosankan," ungkap chef lulusan Perhotelan Akademi Trisakti itu.

Meski begitu, chef yang sudah melewati aneka masakan dari masa ke masa itu meyakini bahwa setiap anak akan selalu menyukai masakan ibunya.

Sehingga terlepas apapun tren kuliner yang sedang hits, kata Chef Sisca, masakan ibu tidak akan tergantikan dan akan selalu jadi yang terenak bagi anaknya.

"Karena kita dibesarkan ibu dengan penuh dengan rasa cinta, ibu itu memasak dengan harapan anakku bisa tumbuh sehat, pintar dan nanti berguna, doa ibu yang menyertai makanannya," tutup Chef Sisca.

Baca Juga: Baru 2 Minggu Menikah Sudah Rindu Masakan Ibu, Curhatan Ini Panen Simpati

Komentar