Bahaya Punya Prinsip Asal Bapak Senang, Ini 3 Masalah yang Kerap Dihadapi People Pleaser

Risna Halidi

Senin, 30 Mei 2022 | 05:25 WIB
Bahaya Punya Prinsip Asal Bapak Senang, Ini 3 Masalah yang Kerap Dihadapi People Pleaser
People pleaser (Pixabay/Artur).

Suara.com - Dorongan kuat untuk bisa menyenangkan semua orang, umumnya datang dari rasa tidak aman, takut ditolak, dan rendah diri. Kebutuhan untuk membuat orang lain bahagia juga bisa berasal dari kurangnya menemukan kebahagiaan dalam diri sendiri. Mereka kerap disebut sebagai people pleaser.

Dikutip dari Hindustan Times, Penasihat Psikologi dan terapis berbasis Seni - Suruchi Shah mengatakan, seorang people pleaser bisa berubah perfeksionis dan menginginkan segala sesuatu berjalan lancar, termasuk cara mereka dipersepsikan orang lain.

Menyenangkan orang juga bisa berasal dari keyakinan yang lebih dalam, yang diadopsi selama masa kanak-kanak. Seorang people pleaser ingin membuat orang lain bahagia agar pantas mendapatkan cinta mereka. Dan jika mereka berhenti menyenangkan orang, mereka akan merasa takut ditinggalkan atau tidak diperhatikan.

"Seorang people pleaser mungkin tidak selalu membutuhkan orang lain untuk melakukan sesuatu untuk mereka, tetapi mereka mungkin membutuhkanmu untuk membutuhkannya," kata Shah.

Ilustrasi People Pleaser. (istockphoto.com)
Ilustrasi People Pleaser. (istockphoto.com)

Namun ternyata, sikap selalu ingin menyenangkan orang lain juga dapat membawa banyak konsekuensi jangka panjang. Suruchi Shah mencatat setidaknya ada tiga konsekuensi yang berisiko dihadapi orang ketika mereka mencoba untuk selalu menyenangkan semua orang di sekitarnya.

Apa saja? Berikut daftarnya!

1. Kehilangan Diri Sendiri
Ketika seseorang terlalu fokus pada kebahagiaan orang lain, mereka berisiko kehilangan fokus pada tujuan, ambisi, dan visi tentang bagaimana melihat diri sendiri. Hal ini semakin menciptakan perasaan terjebak atau tidak menjalani hidup secara otentik.

2. Ketergantungan
Cara kita merasakan diri sendiri dipengaruhi oleh bagaimana perasaan orang lain tentang kita. Karenanya harga diri kita bisa bergantung pada orang lain. Itu menjadi rumit karena seorang people pleaser selalu merasa ingin melakukan apa yang menurut orang lain benar. Ini menciptakan rasa terputus dengan diri sendiri.

3. Kebencian
Tekanan untuk membuat orang lain bahagia dapat membuat seseorang merasa terkuras secara mental dan emosional. Mencoba mengelola semuanya dan terus-menerus merasa bertanggung jawab atas kebahagiaan orang lain dapat menimbulkan banyak tekanan dan stres.

baca juga

"Jika Anda tidak dapat memenuhi harapan orang lain, maka rasa bersalah yang ditambahkan menempatkan Anda dalam lingkaran setan karena tidak cukup baik sehingga Anda membenci diri sendiri atau orang lain,” kata Suruchi Shah.

Lebih lanjut dia menambahkan, “Jangan melakukan sesuatu hanya karena Anda takut ditolak atau ingin persetujuan orang lain. Saat Anda berusaha mengubah sifat ini, harap ingat bahwa kebiasaan baru membutuhkan waktu untuk berkembang," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Alasan Menyukai Film Horor, Padahal Menakutkan!

3 Alasan Menyukai Film Horor, Padahal Menakutkan!

Your Say | Minggu, 29 Mei 2022 | 18:32 WIB

3 Tips Berhenti Jadi People Pleaser, Nomor 2 Wajib Dicoba!

3 Tips Berhenti Jadi People Pleaser, Nomor 2 Wajib Dicoba!

Your Say | Senin, 16 Mei 2022 | 13:08 WIB

Mirip Klub di Eropa, Pemain Persib Jalani Tes Psikologi Sebelum Berlaga di Liga 1 2022/2023

Mirip Klub di Eropa, Pemain Persib Jalani Tes Psikologi Sebelum Berlaga di Liga 1 2022/2023

Jabar | Minggu, 15 Mei 2022 | 12:42 WIB

Terkini

5 Shio Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis Shio Babi, Mudah Datangkan Cuan

5 Shio Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis Shio Babi, Mudah Datangkan Cuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:35 WIB

Ingin Beli Galaxy S26 FE Lebih Hemat? Ini Cara Dapat Potongan Rp500 Ribu

Ingin Beli Galaxy S26 FE Lebih Hemat? Ini Cara Dapat Potongan Rp500 Ribu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:35 WIB

Statistik Jay Idzes Saat Sassuolo Bungkam Juventus Lewat Laga Dramatis

Statistik Jay Idzes Saat Sassuolo Bungkam Juventus Lewat Laga Dramatis

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:34 WIB

6 Kandungan Lipid Kompleks Terbaik dalam Moisturizer Mature Skin

6 Kandungan Lipid Kompleks Terbaik dalam Moisturizer Mature Skin

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:24 WIB

Harga Bitcoin Cs Ambruk, Indeks CFX10 Turun 0,35 Persen

Harga Bitcoin Cs Ambruk, Indeks CFX10 Turun 0,35 Persen

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:24 WIB

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:13 WIB

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:05 WIB

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:03 WIB

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Foto | Senin, 14 September 2026 | 09:00 WIB

Bukan Jaga Malam, Pos Kamling di Kudus Malah Jadi Tempat Judi Dadu Digital

Bukan Jaga Malam, Pos Kamling di Kudus Malah Jadi Tempat Judi Dadu Digital

News | Senin, 14 September 2026 | 08:59 WIB

×