Imbas Pandemi Covid-19, Ini Penyebab Harga Tiket Pesawat Mahal

Vania Rossa

Jum'at, 24 Juni 2022 | 20:12 WIB
Imbas Pandemi Covid-19, Ini Penyebab Harga Tiket Pesawat Mahal
Ilustrasi harga tiket pesawat mahal. (Pixabay.com)

Suara.com - Harga tiket pesawat yang mahal belakangan tengah menjadi perbincangan. Tak hanya rute dalam negeri, harga tiket pesawat juga melambung untuk rute internasional.

Menurut VP Commercial and Marketing Pegipegi, Ryan Kartawidjaja, memang terjadi kenaikan harga tiket saat ini jika dibandingkan dengan tahun 2019 ataupun awal tahun 2022.

"Misalnya, pada bulan Mei dan Juni, ada kenaikan nilai tiket pesawat rata-rata sekitar 1,5 kali di beberapa maskapai. Tren kenaikan ini sudah dimulai semenjak bulan April 2022 dan terlihat berkorelasi dengan naiknya demand perjalanan, dan juga faktor-faktor lain yang berpengaruh sehingga masih sulit untuk memprediksi penurunan tiket pesawat saat ini,” katanya.

Dalam siaran pers yang diterima Suara.com, setidaknya ada enam faktor yang diperkirakan membuat harga tiket pesawat di seluruh dunia menjadi lebih mahal. Ini dia:

  1. Kenaikan harga bahan bakar avtur yang kemudian dimasukkan dalam hitungan harga tiket di setiap jasa penerbangan. Perhitungan tersebut tidak hanya mempertimbangkan harga avtur, melainkan biaya ground handling, navigasi, dan lalu lintas udara.
  2. Sejumlah maskapai penerbangan menurunkan kapasitasnya, baik dari jumlah pesawat dan jumlah kursi yang terbatas akibat pandemi Covid-19. Di sisi lain, adanya peningkatan pada kebutuhan jasa penerbangan menjadi tidak seimbang dengan penawaran. Hal ini karena situasi dimana jumlah permintaan lebih besar daripada penawaran, maka menyebabkan kekurangan suatu produk/jasa yang berakibat pada kenaikan harga produk/jasa tersebut.
  3. Tren kenaikan harga tiket pesawat terjadi setelah pandemi melonggar. Sebagai contoh, melansir dari data studi Mastercard Economics Institute terdapat fakta bahwa biaya penerbangan dari Singapura rata-rata 27 persen lebih tinggi pada April 2022 dibandingkan tahun 2019. Sedangkan, dari Australia 20 persen lebih tinggi.
  4. Sejumlah maskapai yang sempat menganggur karena keterbatasan penerbangan selama pandemi butuh waktu untuk bangkit kembali. Hal ini mengingat banyaknya perbaikan dan penyesuaian yang harus dimatangkan lebih jauh. Ditambah, selama pandemi Covid-19, ratusan ribu pilot, pramugari, ground handler, dan staf penerbangan lainnya kehilangan pekerjaan. Kondisi tersebut belum memungkinkan bagi maskapai untuk memaksimalkan penerbangan sesuai permintaan pasar saat ini.
  5. Dengan minimnya jumlah pesawat yang terbang menyebabkan pemesanan kursi penumpang lebih sedikit. Jika dibiarkan penjualan kursi dengan harga normal, maka tidak cukup untuk memenuhi biaya pemulihan dan lainnya.
  6. Khusus penerbangan domestik di Indonesia, Kementerian Perhubungan telah memberi izin maskapai penerbangan untuk menetapkan fuel surcharge atau biaya tambahan bahan bakar kepada konsumen terhitung sejak 18 April 2022, yang membuat harga tiket lebih mahal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Liburan Antimahal, Ini Tips Mendapatkan Tiket Pesawat dengan Harga Terjangkau

Liburan Antimahal, Ini Tips Mendapatkan Tiket Pesawat dengan Harga Terjangkau

Lifestyle | Jum'at, 24 Juni 2022 | 19:59 WIB

Harga Tiket Pesawat Mahal, Menparekraf Sandiaga Uno Minta Penerbangan Diperbanyak

Harga Tiket Pesawat Mahal, Menparekraf Sandiaga Uno Minta Penerbangan Diperbanyak

Lifestyle | Selasa, 21 Juni 2022 | 14:04 WIB

Harga Tiket Pesawat Terbang Masih Tinggi, Sandiaga Uno Minta Maskapai Lakukan Hal Ini

Harga Tiket Pesawat Terbang Masih Tinggi, Sandiaga Uno Minta Maskapai Lakukan Hal Ini

Sumsel | Selasa, 21 Juni 2022 | 06:05 WIB

Terkini

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

×