3 Mitos Tentang MSG yang Dipercaya Masyarakat Beserta Jawabannya

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 06 Juli 2022 | 02:00 WIB
3 Mitos Tentang MSG yang Dipercaya Masyarakat Beserta Jawabannya
Ilustrasi MSG (Pixabay)

Suara.com - Bumbu penyedap monosodium glutamat atau MSG, kerap digunakan sebagai pelengkap rasa untuk masakan karena terbukti bisa meningkatkan rasa gurih pada makanan.

Walaupun aman digunakan, tetapi penggunaan MSG kerap dianggap buruk bagi kesehatan dan kecerdasan.  

Medical Doctor and Health Content Creator dr. Kevin Mak mengatakan bahwa MSG sebenarnya bisa jadi pengganti garam, namun tetap mempertahankan rasa lezat pada masakan.

"Jadi bermanfaat menurunkan kadar natrium. Garam itu tetap kita perlukan, tapi jangan sampai terlalu banyak," kata dokter Kevin dalam webinar bersama Ajinomoto, Selasa (5/7/2022). 

Ia menambahkan, penggunaan MSG sebagai pengganti garam juga bermanfaat untuk mengurangi asupan natrium. Sehingga bisa mencegah dari beberapa penyakit, seperti hipertensi, diabetes, hingga stroke. 

Tetapi, menurutnya, ada sejumlah mitos tentang MSG yang masih dipercaya oleh masyarakat. Berikut di antaranya.

1. Apakah konsumsi MSG dapat menyebabkan kebodohan?
Faktanya, hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan hubungan MSG secara langsung terhadap gangguan otak.

Dokter Kevin menjelaskan, beberapa jurnal ilmiah justru memaparkan kalau kandungan glutamat yang ada dalam MSG berperan aktif dalam pembentukan memori.

"Karena glutamat adalah asam amino yang berperan sebagai neurotransmitter, itu adalah senyawa yang membantu proses otak tetap berjalan efektif dan optimal.

baca juga

Ketika tidak menyebabkan kerusakan sel saraf, jadi tidak ada hubungannya terhadap otak, sistem saraf pusat, maupun saraf tepi," jelasnya.

2. Apakah MSG menyebabkan darah tinggi?
Terkait hal tersebut juga belum ada bukti penelitian yang menghubungkan kadar glutamat atau MSG dapat menyebabkan hipertensi.

Dokter Kevin menyampaikan, menurut data Assosiation Heart American tahun 2022 tercatat kalau penyebab utama hipertensi terbanyak masih karena faktor keturunan dan terlalu banyak konsumsi garam, kebiasaan merokok, juga gaya hidup tidak aktif.

3. Apakah MSG menyebabkan kanker?
Faktanya, belum ada penelitian yang menghubungkan antara MSG dapat menyebabkan kanker atau keganasan.

Hampir 90 persen kasus kanker karena faktor genetik atau ada mutasi genetik," kata dokter Kevin.

Selain itu, risiko kanker juga bisa meningkat akibat kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, paparan radikal bebas, juga infeksi berulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Mitos Salah tentang Pertemanan yang Sering Kamu Yakini, Wajib Sepemikiran

4 Mitos Salah tentang Pertemanan yang Sering Kamu Yakini, Wajib Sepemikiran

Your Say | Selasa, 05 Juli 2022 | 18:44 WIB

Pasutri Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Tentang 8 Alat Kontrasepsi

Pasutri Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Tentang 8 Alat Kontrasepsi

Health | Selasa, 05 Juli 2022 | 18:10 WIB

Inovatif, Produk Samping dari MSG Dapat Hasilkan Pupuk Ramah Lingkungan

Inovatif, Produk Samping dari MSG Dapat Hasilkan Pupuk Ramah Lingkungan

Lifestyle | Jum'at, 01 Juli 2022 | 14:49 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×