Apakah Daging Kambing Dicuci atau Tidak Sebelum Dimasak?

Rifan Aditya

Rabu, 06 Juli 2022 | 14:18 WIB
Apakah Daging Kambing Dicuci atau Tidak Sebelum Dimasak?
Ilustrasi Daging Dicuci - Apakah Daging Kambing Dicuci atau Tidak Sebelum Dimasak? (Pixabay)

Suara.com - Kambing menjadi salah satu jenis hewan yang disembelih oleh masyarakat pada perayaan Hari Raya Idul Adha. Setiap umat muslim juga akan mendapatkan daging kurban, namun masih banyak orang yang bertanya apakah daging kambing dicuci atau tidak ketika akan dimasak? Lalu bagaimana langkah yang benar untuk memasak daging kurban? 

Setiap orang memiliki cara yang berbeda-beda dalam proses pengolahan daging kurban. Ada yang langsung mengolahnya menjadi menu makanan Idul Adha, ada pula yang menyimpannya terlebih dahulu untuk kemudian diolah di lain hari. Namun yang masih jadi pertanyaan adalah apakah daging kambing dicuci atau tidak.

Daging Kambing Dicuci atau Tidak?

Pada pengolahan daging kambing, ada pendapat mengenai perlu atau tidaknya daging dicuci sesaat sebelum diolah. Jika Anda pikir. Jika selama ini Anda menganggap mencuci daging kambing dapat membersihkan bakteri atau kotoran, maka pendapat itu keliru.  

Melansir dari Medical News Today, daging terutama yang masih mentah banyak mengandung bakteri yang berbahaya jika masuk ke dalam tubuh. Oleh sebab itu, kebanyakan orang akan mencuci daging terlebih dahulu sebelum memasaknya maupun disimpan ke dalam kulkas. Namun hal ini merupakan tindakan yang salah dan tidak perlu dilakukan. 

Pada dasarnya mencuci bahan makanan memang dapat menghilangkan bakteri atau kuman yang menempel. Akan tetapi beda ceritanya dengan daging kambing, sapi ataupun ayam. Karena sangat sulit menghilangkan bakteri yang menempel meskipun kita sudah mencucinya berkali-kali. 

Departemen Pertanian Amerika Serikat, mengatakan tidak direkomendasikan untuk mencuci daging mentah dari semua jenis hewan atau unggas sebelum dimasak. Campylobacter dan Salmonella merupakan dua bentuk bakteri yang terkandung di dalam daging mentah dan daging unggas.  

Dengan mencuci daging kambing dapat menyebabkan kedua bakteri tersebut menyebar ke peralatan ataupun permukaan memasak. Mungkin akan terjadi kontaminasi silang sehingga terdapat potensi bakteri masuk ke tubuh hingga bisa menyebabkan keracunan makanan. 

Selain itu, di tahun ini sejumlah hewan ternak terutama sapi dan kambing banyak yang terserang wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Sehingga sangat tidak disarankan untuk mencuci hewan kurban. Karena air bekas cuciannya itu beresiko daoat mengalir ke lingkungan sekitar. 

baca juga

Sementara, jika Anda ingin menyimpan daging lebih baik meletakkannya di lemari pendingin. Memasak daging kambing dengan suhu tinggi akan sangat cukup untuk membunuh semua bakteri didaging. Kira-kira Anda dapat meletakkan daging disuhu 145 ° Fahrenheit atau 62 ° Celcius. 

Cara Menyimpan Daging di Kulkas 

Ilustrasi cara simpan daging kurban di kulkas, menyimpang daging sapi (Elemen Envato)
Ilustrasi cara simpan daging kurban di kulkas, menyimpang daging sapi (Elemen Envato)

Ketika Anda ingin menyimpan daging kambing ke dalam kulkas sebaiknya tidak dicuci. Jika daging kambing yang masuk kulkas sebelumnya telah dicuci mala dapat menyebabkan penyakit maupun bakteri yang berasal dari air bekas cucian masuk ke dalam daging. Yang artinya, akan semakin banyak bakteri yang menempel didaging. 

Karena itulah daging kambing tidak perlu dicuci terlebih dahulh jika akan disimpan di kulkas. Sebab, bakteri tidak akan bisa berkembang ketika sudah berada di suhu yang rendah di dalam lemari pendingin. Kemudian setelah daging dikeluarkan dari kulkas dan dicairkan kembali, semua bakteri otomatis akan mati ketika dimasak dalam suhu tinggi. 

Disamping itu, kita juga harus memperhatikan proses dan metode pemotongan daging kurban yang higienis.  Merendam daging kambing dengan air asin sebelum dimasak tidak akan berpengaruh apapun terhadap kualitas daging dan tetap beresiko terkontaminasi melalui air. 

Risiko Daging Kambing yang Dicuci 

Sangat tidak dianjurkan mencuci daging kambing karena dapat menimbulkan kontaminasi silang dari bakteri Campylobacter. Kontaminasi silang merupakan penyebaran sebuah bakteri dari daging ke tempat lain seperti tangan benda-benda maupun lingkungan di sekitarnya. 

Kondisi ini kemudian dapat menyebabkan infeksi bakteri yang berbahaya bagi tubuh. Risiko mencuci daging kambing, seperti: 

  • sakit perut 
  • demam 
  • sakit kepala 
  • mual 
  • muntah 
  • Diare 

Gejala-gejala ini biasanya akan dialamai selama 3 sampai 6 hari. Selain Campylobacter, bakteri Salmonella yang sering ada di daging juga dapat menyebabkan terjangkitnya penyakit dengan gejala seperti itu. 

Nah itu dia jawaban mengenai apakah daging kambing dicuci atau tidak ketika akan dimasak? Semoga informasi ini bermanfaat khususnya dalam momen Idul Adha 2022!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini 4 Kelompok yang Berhak Menerima Daging Kurban

Ini 4 Kelompok yang Berhak Menerima Daging Kurban

Your Say | Rabu, 06 Juli 2022 | 13:48 WIB

Cara Menjatuhkan Hewan Kurban, Cuma Pakai Tali, Sapi atau Kambing Tidak Stress

Cara Menjatuhkan Hewan Kurban, Cuma Pakai Tali, Sapi atau Kambing Tidak Stress

News | Rabu, 06 Juli 2022 | 13:44 WIB

Siapa Layak Menerima Daging Kurban? Ketahui 3 Golongan Ini, Agar Adil

Siapa Layak Menerima Daging Kurban? Ketahui 3 Golongan Ini, Agar Adil

News | Rabu, 06 Juli 2022 | 12:18 WIB

Terkini

MIND ID Tampilkan Peran Mineral bagi Kehidupan dalam Ajang Minerba Convex 2026

MIND ID Tampilkan Peran Mineral bagi Kehidupan dalam Ajang Minerba Convex 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:48 WIB

Berapa Harga Parfum The Body Shop White Musk? Cek 4 Variannya

Berapa Harga Parfum The Body Shop White Musk? Cek 4 Variannya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 16:48 WIB

Jelang Diresmikan Prabowo 10 November, Perlinsos Digital Sudah Jangkau 17 Juta KK

Jelang Diresmikan Prabowo 10 November, Perlinsos Digital Sudah Jangkau 17 Juta KK

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:46 WIB

Sinopsis Overacting, Film Komedi Thailand Terbaru Netflix Tayang 5 November

Sinopsis Overacting, Film Komedi Thailand Terbaru Netflix Tayang 5 November

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 16:45 WIB

Beasiswa Pendidikan Bhimasena Power Indonesia 2026 Dukung Mahasiswa Kabupaten Batang

Beasiswa Pendidikan Bhimasena Power Indonesia 2026 Dukung Mahasiswa Kabupaten Batang

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 16:37 WIB

Apa Perbedaan Kulkas Inverter vs Non Inverter Hemat Listrik?

Apa Perbedaan Kulkas Inverter vs Non Inverter Hemat Listrik?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 16:35 WIB

Geger Kabar Jenderal Ditangkap dan Diperiksa Propam, Mabes Polri Gelar Konferensi Pers Malam Ini!

Geger Kabar Jenderal Ditangkap dan Diperiksa Propam, Mabes Polri Gelar Konferensi Pers Malam Ini!

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:33 WIB

Transportasi Publik Sudah Menjangkau 92,5 Persen Wilayah, Jakarta Kejar Target Kota Global 2045

Transportasi Publik Sudah Menjangkau 92,5 Persen Wilayah, Jakarta Kejar Target Kota Global 2045

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:31 WIB

Ironi Women Empowerment: Standar Ganda di Balik Slogan Kesetaraan

Ironi Women Empowerment: Standar Ganda di Balik Slogan Kesetaraan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 16:30 WIB

Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Dijabat Wajah Baru

Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Dijabat Wajah Baru

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:25 WIB

×