Lasik Jadi Lifestyle, Dibutuhkan Banyak Dokter Spesialis Mata Berkompeten

Fabiola Febrinastri

Minggu, 24 Juli 2022 | 10:00 WIB
Lasik Jadi Lifestyle, Dibutuhkan Banyak Dokter Spesialis Mata Berkompeten
dr. Diaz Alamsyah, SpM (Kanan) dari NEC Surabaya saat mendampingi peserta melakukan wetlab Lasik satu per satu. (Dok: National Lasik Center)

Suara.com - Lasik yang merupakan Tindakan Laser Vision Correction (LVC) untuk membebaskan mata dari belenggu kacamata dan softlens ini sudah menjadi gaya hidup di sebagian besar masyarakat Indonesia. Mereka yang ingin melakukan aktivitas tanpa hambatan, memilih Lasik sebagai solusi.

Seiring berkembangnya tren gaya hidup di tengah masyarakat ini, maka semakin banyak dibutuhkan tenaga Dokter Spesialis Mata yang berkompeten di bidang Lasik. Tak heran bila beberapa pusat Lasik atau klinik mata membuka “Lasik Course” sebagai pusat edukasi para spesialis mata untuk mendukung perkembangan ini, seperti yang dilakukan National Eye Center (NEC) Surabaya.

Berpengalaman dalam bidang wetlab terkait Kesehatan mata bersama Eyelink Group, seperti Wetlab Katarak terkait Operasi Katarak Phacoemulsification, Program National Eye Center (NEC) mampu menarik perhatian dokter spesialis mata dari berbagai daerah.

Terlihat ada 12 dokter spesialis mata yang berasal dari Surabaya, Cirebon, hingga Riau mengikuti “Lasik Course” di Klinik Mata, yang berlokasi di Jl. Dharma Husada Indah Utara No. 41 Blok U-122 (Depan Kampus C UNAIR). Mereka mengikuti kegiatan Lasik Course selama 2 hari, Sabtu (23/7/2022) hingga Minggu (24/7/2022) dengan berbagai edukasi secara teori hingga praktik Lasik dengan lensa dari mata babi.

“Seperti data Pusdatin Kemenkes ya, kalau penyebab gangguan penglihatan terbanyak di seluruh dunia adalah gangguan refraksi yaitu mata minus, silinder yang tidak tertangani, sebesar 48,99%,” sebut Penanggung Jawab Lasik Course National Eye Center (NEC) Surabaya, dr. Nuke Erlina Mayasari, SpM.

Fakta di Indonesia juga menunjukkan, bahwa angka kelainan refraksi (mata minus, silinder) di Indonesia, mencakup 20.7% dari seluruh penyebab kebutaan dan 25% dari seluruh penyebab gangguan penglihatan sedang. Tak heran bila banyak penderita Kelainan Reraksi (mata minus, silinder) yang ingin “sembuh” dengan Tindakan Lasik.

“Kita lihat tren Lasik ini meningkat, dan terbukti memberikan kualits penglihatan yang lebih baik, sehingga masyarakat banyak yang ingin bebas dari kacamata dan softlens dari Lasik ini,” lanjutnya.

Semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dan minat terhadap Tindakan Lasik, maka semakin banyak pula dibutuhkan tenaga Kesehatan yang berkompeten di bidang Lasik. Karena itu, para peserta “Lasik Course” NEC ini membutuhkan edukasi & wetlab untuk upgrade pengetahuan & kemampuan dalam penanganan Kelainan Refraksi.

Para dokter mata ini mendapat belasan materi yang spesifik tentang Lasik dari para pemateri kompeten di bidangnya. Menariknya, setiap peserta dokter mata mendapat pengarahan dan didampingi langsung oleh 1 dokter mata pembimbing.

baca juga

“Wetlab “Lasik Course” NEC ini menggunakan teknologi LVC tercanggih, yaitu femtosecond laser, dan ke depannya akan kami lakukan rutin,” tuturnya.

Dijelaskan dr. Nuke, tujuan dari Lasik Course yang terselenggara atas dukungan Zeiss, Sanbe, Cendo, Ophtalindo, PT. Medeq, Berjaya Mandarin, Surya Tama Medika, dan Karya Duta ini adalah untuk memperbanyak dokter-dokter spesialis mata berkompeten di bidangnya, khususnya dalam ketepatan pemeriksaan dan perencanaan tata laksana pasien Lasik.

Salah satu peserta dokter mata saat melakukan wetlab lasik menggunakan Lensa Mata Babi. (Dok: National Lasik Center)
Salah satu peserta dokter mata saat melakukan wetlab lasik menggunakan Lensa Mata Babi. (Dok: National Lasik Center)

Selain itu diharapkan, para peserta dokter mata dapat update pengetahuan mengenai langkah demi langkah dalam melakukan Femto Lasik hingga studi kasus pada Lasik.

Sementara itu, salah satu peserta dr. Fatahillah Malik, SpM dari Cirebon, mengaku sangat antusias mengikuti Lasik Course, untuk upgrade info & skill tentang Laser Vision Correction. Bahkan di National Eye Center, dirinya mengaku mendapat materi-materi baru dari para pemateri yang berpengalaman.

"Harapannya kegiatan seperti ini bisa intens dilakukan agar bisa memperbanyak dokter-dokter mata berkompeten di bidang Refraktif Surgery, dan mengimbangi kebutuhan masyarakat yang ingin memiliki kualitas penglihatan lebih baik dan bebas dari kacamata serta softlens," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masyarakat Makin Sukai Gaya Hidup Sehat, Terjadi Peningkatan Permintaan Konsumen pada Produk Kesehatan

Masyarakat Makin Sukai Gaya Hidup Sehat, Terjadi Peningkatan Permintaan Konsumen pada Produk Kesehatan

Press Release | Sabtu, 23 Juli 2022 | 20:26 WIB

Orang Jepang Punya Harapan Hidup Terpanjang, Gaya Hidup Ini Jadi Alasannya

Orang Jepang Punya Harapan Hidup Terpanjang, Gaya Hidup Ini Jadi Alasannya

Health | Jum'at, 22 Juli 2022 | 17:43 WIB

Ingin Hidup Damai? Hindari 5 Hal yang Dapat Mengganggu Ketenangan Hidup

Ingin Hidup Damai? Hindari 5 Hal yang Dapat Mengganggu Ketenangan Hidup

Your Say | Kamis, 21 Juli 2022 | 13:22 WIB

Menurut Survei: Konsumen di Indonesia Sadar Pentingnya Kelestarian Lingkungan

Menurut Survei: Konsumen di Indonesia Sadar Pentingnya Kelestarian Lingkungan

Jawa Tengah | Jum'at, 22 Juli 2022 | 06:00 WIB

7 Hal yang Harus Kamu Lakukan saat Menginjak Usia 25 Tahun

7 Hal yang Harus Kamu Lakukan saat Menginjak Usia 25 Tahun

Your Say | Minggu, 17 Juli 2022 | 08:55 WIB

5 Hal Kecil Ini Bisa Bantu Kamu Jadi Produktif, Yuk Terapin!

5 Hal Kecil Ini Bisa Bantu Kamu Jadi Produktif, Yuk Terapin!

Your Say | Kamis, 14 Juli 2022 | 08:36 WIB

Terkini

RANS Entertainment Bakal IPO: Cek Jadwal, Harga Sahamnya dan Cara Belinya!

RANS Entertainment Bakal IPO: Cek Jadwal, Harga Sahamnya dan Cara Belinya!

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:42 WIB

Apakah Sepatu Skechers Memakai Kulit Babi? Simak Faktanya

Apakah Sepatu Skechers Memakai Kulit Babi? Simak Faktanya

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:37 WIB

4 Essence yang Mengandung Anti-Aging, Flek Hitam hingga Kerutan Berkurang

4 Essence yang Mengandung Anti-Aging, Flek Hitam hingga Kerutan Berkurang

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:58 WIB

Kemampuan Bahasa Inggris Indonesia Masih Rendah, Tertinggal di Peringkat 80 Dunia

Kemampuan Bahasa Inggris Indonesia Masih Rendah, Tertinggal di Peringkat 80 Dunia

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:47 WIB

Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki

Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:15 WIB

Dari Wahana Bermain hingga Workshop Kreatif, Ini Cara Baru Isi Liburan Sekolah Jadi Lebih Bermakna

Dari Wahana Bermain hingga Workshop Kreatif, Ini Cara Baru Isi Liburan Sekolah Jadi Lebih Bermakna

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04 WIB

Tak Hanya Saat Dicuci, Pakaian Ternyata Melepaskan Mikroplastik Saat Dipakai Sehari-hari

Tak Hanya Saat Dicuci, Pakaian Ternyata Melepaskan Mikroplastik Saat Dipakai Sehari-hari

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:03 WIB

5 Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Cocok untuk yang Malas Ribet

5 Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Cocok untuk yang Malas Ribet

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:57 WIB

3 Skincare Retinol Wardah yang Bikin Kulit Glowing, Aman untuk Newbie Menurut Review

3 Skincare Retinol Wardah yang Bikin Kulit Glowing, Aman untuk Newbie Menurut Review

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:43 WIB

Perusahaan Raffi Ahmad RANS Entertainment Bakal IPO, Apa Maksudnya?

Perusahaan Raffi Ahmad RANS Entertainment Bakal IPO, Apa Maksudnya?

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:29 WIB