Terungkap! Ternyata Ini Alasan Perempuan Palsukan Orgasme

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Rabu, 31 Agustus 2022 | 21:10 WIB
Terungkap! Ternyata Ini Alasan Perempuan Palsukan Orgasme
Ilustrasi pasangan yang tengah bercinta (Shutterstock)

Suara.com - Banyak pasangan menganggap bahwa orgasme merupakan tujuan akhir dari hubungan seks. Maka tidak jarang, terutama perempuan, yang memalsukan orgasmenya.

Dilansir dari The Sun, penelitian telah mengungkap alasan sebenarnya mengapa perempuan memalsukan orgasme - dan itu menyedihkan sekaligus manis.

Studi ini menemukan bahwa perempuan heteroseksual "berpura-pura" untuk melindungi "kejantanan" pasangan mereka atau untuk menyelamatkan mereka dari rasa malu.

Ilustrasi orgasme. (Shutterstock)
Ilustrasi orgasme. (Shutterstock)

Semakin banyak perempuan menganggap rasa maskulinitas pasangan mereka rapuh, semakin mereka melaporkan orgasme palsu.

Perempuan yang merasa bahwa pasangan seksual lelaki mereka melakukan hal-hal hanya untuk menunjukkan bahwa dia adalah "Lelaki sejati" lebih cenderung setuju dengan pernyataan seperti "Saya khawatir bahwa memberikan umpan balik seksual kepada pasangan saya mungkin menyakiti perasaannya".

Oleh karena itu, komunikasi mereka lebih tegang. Kepuasan seksual mereka lebih rendah, dan karenanya orgasme, menurut penelitian yang diterbitkan di Social Psychological and Personality Science pada bulan Januari.

"Perempuan memprioritaskan apa yang mereka pikir dibutuhkan pasangan mereka daripada kebutuhan dan kepuasan seksual mereka sendiri," kata penulis utama Jessica Jordan dari University of South Florida.

Dia menambahkan: “Sebagai seorang perempuan muda, saya menerima banyak informasi – dari teman, perempuan yang lebih tua, media – tentang bagaimana 'menangani' pria, dan nasihat yang biasa saya dengar adalah melakukan yang terbaik untuk melindungi akal sehat pria. maskulinitas.”

Pippa Murphy, pakar seks & hubungan di condoms.uk, mengatakan ada sejumlah masalah dengan "berpura-pura" - yang menurut dua pertiga perempuan telah dilakukan.

Baca Juga: Artis Kecanduan Seks, Ngaku Pernah Tidur dengan Ratusan Lelaki

"Pertama, itu mencegah Anda membentuk ikatan emosional dengan pasangan Anda," katanya.

Saat Anda orgasme, tubuh Anda melepaskan oksitosin atau dikenal sebagai 'hormon ikatan'.Namun ketika seorang memalsukannya, hormon ini tidak dilepaskan sehingga tidak mendapatkan banyak manfaat emosional.

“Demikian pula, memalsukan itu dapat menyebabkan masalah kepercayaan jika mereka mengetahui bahwa Anda telah memalsukan itu sepanjang waktu dan, oleh karena itu, tidak memiliki koneksi sebanyak yang mereka kira.

Memalsukan orgasme secara teratur tidak hanya menciptakan implikasi emosional tetapi juga fisik.

“Jika Anda berulang kali memalsukannya, semakin Anda akan memurnikan keyakinan palsu bahwa Anda menikmati diri sendiri padahal tidak. Seiring waktu, Anda akan mulai kehilangan gairah seks Anda, yang akan membuat Anda semakin sulit untuk mengalami orgasme yang nyata di masa depan.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI