Thariq Halilintar Turunkan Berat Badan dengan Diet Tanpa Karbohidrat dan Gula, Ini Efeknya Bagi Kesehatan

Risna Halidi | Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 01 September 2022 | 15:25 WIB
Thariq Halilintar Turunkan Berat Badan dengan Diet Tanpa Karbohidrat dan Gula, Ini Efeknya Bagi Kesehatan
Thariq Halilintar [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Suara.com - Thariq Halilintar mengungkap mengenai diet yang ia jalani saat ini untuk menjaga tubuh agar tetap proporsional.

Sejak berpacaran dengan Fuji, adik YouTuber terkenal Atta Halilintar ini memang terlihat semakin subur.

Meski begitu, banyak orang, termasuk Ashanty melihatnya lebih terawat dan tampan.

Hal ini terlihat dalam sebuah potongan video yang viral di TikTok, diunggah akun @utinyagala3.

"Thariq ganteng lho," puji Ashanty untuk adik dari menantunya tersebut.

Mendengar hal tersebut, Fuji bercanda mengatakan pacarnya itu tak bisa mendengar pujian, karena nanti bisa makan lebih banyak lagi.

"Jangan dipuji sumpah. Dia kalau dipuji nanti dia langsung makan lagi yang banyak," ujar adik ipar mendiang Vanessa Angel tersebut.

Thariq pun menimpali, bahwa saat ini dirinya memang tengah diet, dengan tidak lagi makan makanan mengandung gula dan karbohidrat.

"Karena aku tuh benar-benar makannya udah no sugar, no karbo," pungkas Thariq di depan keluarganya, termasuk Atta Halilintar yang tengah menikmati minuman boba.

"Kalau aku yang milk-milk, yes sugar, yes papa," tanggap suami Aurel Hermansyah tersebut sambil menyedot minumannya.

Dilansir Better Me, seperti namanya, ini adalah diet yang membatasi hampir semua jenis karbohidrat dan gula.

Sebaliknya, diet ini mendorong lebih banyak konsumsi lemak dan protein sehat.

Sebagian besar orang yang mengikuti diet ini memiliki teori bahwa diet ini dapat meningkatkan penurunan berat badan mereka.

Namun, ada kekhawatiran bahwa menghilangkan karbohidrat dari diet, dapat secara signifikan mempengaruhi kesehatan.

Apa yang Terjadi Saat Kita Berhenti Makan Karbohidrat dan Gula

Karbohidrat dan gula telah menjadi musuh penurunan berat badan. Karena teori ini, banyak pelaku diet memotong kedua makanan ini dari diet mereka.

Namun, penelitian saat ini menantang teori ini dengan klaim bahwa memotong karbohidrat dapat memengaruhi kesehatan.

Efek Memotong Karbohidrat dari Diet

Menurut WebMD, karbohidrat adalah nutrisi penting dalam tubuh, yang akan diubah menjadi glukosa atau gula tubuh untuk menghasilkan energi.

Artinya, ketika kamu mengikuti diet yang sangat rendah karbohidrat seperti diet keto, tubuh akan masuk ke ketosis nutrisi.

Selama ketosis, hati akan memecah lemak dan membuat keton yang dapat digunakan tubuh sebagai alternatif untuk menghasilkan energi agar berfungsi.

Pertama, kamu akan kehilangan berat air karena ketika kamu memotong karbohidrat, itu akan menghapus glikogen yang tersimpan dalam tubuh sebelum beralih ke ketosis.

Glikogen disimpan dengan air di tubuh, jadi ketika kamu menggunakan simpanan glikogen, air itu juga dihilangkan.

Konsekuensi yang tidak menguntungkan adalah bahwa berat air yang hilang kembali ketika kamu mulai makan karbohidrat lagi, karena tubuh akan mengisi kembali simpanan glikogennya.

Ini berarti jika kami ingin kehilangan lemak, kamu mungkin harus mengikuti diet seperti itu selama lebih dari dua atau tiga minggu.

Ini karena diyakini butuh dua hingga tiga minggu untuk ketosis bangkit dan membakar lemak.

Selain itu, kamu mungkin mengalami hal berikut ketika kamu memotong karbohidrat dari dietmu.

1. Kabut Otak
Kamu mungkin merasa kesulitan konsentrasi atau masalah dengan ingatan karena tubuh berjuang untuk menyeimbangkan kadar gula darah. Apalagi glukosa adalah sumber energi utama otak.

2. Kembung
Kamu mungkin mengalami kembung saat diet rendah karbohidrat karena kekurangan serat. Namun, ini mungkin hilang dalam beberapa minggu, terutama jika kamu menghidrasi dan makan sayuran non-tepung berserat tinggi.

3. Nafas Bau
Ketika tubuh kamu menggunakan asam lemak, ia melepaskan keton melalui napasmu. Ini mungkin membuat napas berbau manis atau buah dan terasa seperti apel yang membusuk.

4. Kadar Gula Darah Rendah
Diet tanpa karbohidrat atau sangat rendah karbohidrat dapat menurunkan kadar gula darahmu. Meskipun ini mungkin terdengar bermanfaat bagi siapa saja dengan diabetes, ini berisiko.

Mengetahui hal ini, bicarakan dengan doktermu sebelum mencoba diet rendah karbohidrat jika kamu menderita diabetes.

5. Kemurungan
Kamu mungkin merasa kesal ketika mengurangi karbohidrat dari diet karena pelepasan serotonin yang lebih sedikit. Memiliki cukup neurotransmitter serotonin membantu mencegah perasaan cemas dan depresi.

Efek Memotong Gula
Asupan tinggi gula tambahan telah ditemukan buruk bagi kesehatanmu. Menguranginya dapat berdampak pada kesehatan dengan cara berikut :

1. Menurunkan Risiko Diabetes, karena terlalu banyak gula dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang meningkatkan risiko diabetes.

2. Penurunan Berat Badan, gula mengandung kalori kosong dan memotongnya dari dietmu membantu menciptakan dan mempertahankan defisit kalori untuk menurunkan berat badan.

3. Mempromosikan Kesehatan Kulit yang Lebih Baik, Diet tinggi gula dapat menyebabkan kondisi kulit inflamasi seperti ruam, jerawat, noda, dan jerawat. Sebaliknya, rendah gula akan baik bagi kulitmu.

4. Gigi lebih sehat, karena gula terkait dengan kerusakan gigi dan gigi berlubang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mundur dari Kursi Pelatih Timnas Futsal Iran, Vahid Shamsaei Gabung Pendekar United?

Mundur dari Kursi Pelatih Timnas Futsal Iran, Vahid Shamsaei Gabung Pendekar United?

| Kamis, 01 September 2022 | 14:07 WIB

Saran Peneliti, Penderita Diabetes Perlu Menambah Asupan Protein dan Mengurangi Karbohidrat

Saran Peneliti, Penderita Diabetes Perlu Menambah Asupan Protein dan Mengurangi Karbohidrat

Health | Kamis, 01 September 2022 | 14:58 WIB

8 Potret Terbaru Ricky Cuaca Kurus dan Berotot, Sudah Berani Foto Toples

8 Potret Terbaru Ricky Cuaca Kurus dan Berotot, Sudah Berani Foto Toples

Entertainment | Kamis, 01 September 2022 | 13:45 WIB

Terkini

Biar Lebih Tenang, Ini Cara Pastikan Aplikasi yang Kamu Pakai Aman

Biar Lebih Tenang, Ini Cara Pastikan Aplikasi yang Kamu Pakai Aman

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 23:03 WIB

Anti-Burnout Club: 4 Cara Sederhana Ciptakan Momen 'Zen' ala Naomi Zaskia di Tengah Kesibukan

Anti-Burnout Club: 4 Cara Sederhana Ciptakan Momen 'Zen' ala Naomi Zaskia di Tengah Kesibukan

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 21:55 WIB

Cuaca Makin Gerah? Ini 7 Kipas Angin Berdiri Anti-Berisik, Anginnya Semriwing

Cuaca Makin Gerah? Ini 7 Kipas Angin Berdiri Anti-Berisik, Anginnya Semriwing

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 21:25 WIB

7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit

7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 21:21 WIB

Berhenti Menunggu Sempurna: Mengapa Ide Brilian Anda Terbuang Sia-sia Jika Terus Menunda

Berhenti Menunggu Sempurna: Mengapa Ide Brilian Anda Terbuang Sia-sia Jika Terus Menunda

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 21:10 WIB

Keren, Sekolah Ramah Lingkungan dari 2,2 Ton Sampah Plastik Dibangun di Tangerang

Keren, Sekolah Ramah Lingkungan dari 2,2 Ton Sampah Plastik Dibangun di Tangerang

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Bukan Cuma Tempat Tinggal, Hunian di Indonesia Kini Jadi Incaran Investasi

Bukan Cuma Tempat Tinggal, Hunian di Indonesia Kini Jadi Incaran Investasi

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 20:55 WIB

Bye-bye Minyak dan Beruntusan! Ini 5 Sunscreen Tone Up yang Bikin Wajah Cerah Instan

Bye-bye Minyak dan Beruntusan! Ini 5 Sunscreen Tone Up yang Bikin Wajah Cerah Instan

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 20:51 WIB

Kerap Disepelekan! Satgas IDAI Ingatkan Wabah Influenza Pernah Sebabkan 100 Juta Kematian

Kerap Disepelekan! Satgas IDAI Ingatkan Wabah Influenza Pernah Sebabkan 100 Juta Kematian

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 20:35 WIB

7 Tas ASI Cooler Bag Paling Tahan Lama, Bisa Jaga Suhu Hingga 20 Jam

7 Tas ASI Cooler Bag Paling Tahan Lama, Bisa Jaga Suhu Hingga 20 Jam

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB