Cara Aman Menurunkan Berat Badan setelah Melahirkan, Hindari Diet Ketat!

Yasinta Rahmawati

Minggu, 18 September 2022 | 22:16 WIB
Cara Aman Menurunkan Berat Badan setelah Melahirkan, Hindari Diet Ketat!
ilustrasi hamil, kehamilan, bayi. [Envato Elements]

Suara.com - Demi mengembalikan bentuk tubuh, beberapa wanita mungkin memulai diet rendah kalori atau rutinitas olahraga yang ketat sesegera mungkin setelah melahirkan.

Padahal, para ahli memperingatkan agar tidak mengadopsi diet ketat serta olahraga yang intens, terutama jika wanita tersebut mengalami kehamilan atau operasi caesar yang sangat sulit.

Untuk ibu baru, memotong asupan kalori terutama jika mereka sedang menyusui bukanlah cara yang tepat

"Anda harus makan setidaknya 1.800 hingga 2.000 kalori sehari saat menyusui, dan jika Anda makan lebih sedikit, Anda tidak hanya akan mengurangi diri Anda sendiri, Anda juga akan mengurangi bayi Anda," kata ahli gizi Elizabeth Somer, dikutip dari WebMD.

Jika ibu berniat untuk kembali bugar, olahraga ringan hingga sedang akan bermanfaat. Tidak hanya meningkatkan energi, tetapi juga mengurangi risiko depresi pascapersalinan.

Para ahli mengatakan bahwa ibu baru dapat mulai berolahraga segera setelah mereka merasa siap untuk itu, tetapi tetap yang terbaik adalah mendapatkan lampu hijau dari dokter.

"Itu kuncinya, mampu mengikuti program apa pun yang Anda mulai. Jika Anda tidak bisa, maka programnya terlalu ketat, atau Anda tidak siap. Olahraga seharusnya membuat Anda merasa lebih baik, bukan lebih buruk," kata Laura Riley, MD, ahli kehamilan berisiko tinggi dari Rumah Sakit Umum Massachusetts.

Ilustasi ibu baru melahirkan.

Dibanding diet ketat, ada cara aman untuk menurunkan berat badan usai melahirkan, antara lain:

Menyusui

baca juga

Ibu menyusui rata-rata kehilangan 500 kalori setiap hari. Hal ini disebabkan tubuh menggunakan kalori yang telah terakumulasi selama kehamilan untuk menghasilkan susu dan memberi makan bayi. Jadi memberi ASI tak cuma bermanfaat untuk bayi Anda, tapi juga membantu penurunan berat badan.

Latihan

Setelah dokter memberi lampu hijau, cobalah untuk memasukkan olahraga dalam rutinitas rutin Anda. Mulailah dengan latihan beban ringan dan jalan kaki. Anda dapat secara bertahap menggabungkan aktivitas lari dan kardio lainnya.

Kegel adalah latihan dasar panggul yang baik. Anda juga dapat mencoba latihan untuk mengatasi diastasis recti.

Jaga pola makan sehat

Cobalah untuk tetap berpegang pada diet bergizi setelah melahirkan, seperti saat hamil. Pola makan sehat akan membantu melancarkan ASI sehingga menyusui lebih baik, serta mengecilkan perut pascapersalinan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perut Masih Menonjol Pasca Melahirkan? Beberapa Faktor Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Perut Masih Menonjol Pasca Melahirkan? Beberapa Faktor Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Lifestyle | Minggu, 18 September 2022 | 21:29 WIB

Miris! Ibu Hamil di Pasuruan Hampir Melahirkan di Mobil Pikap Gara-gara Lewat Jalan Rusak

Miris! Ibu Hamil di Pasuruan Hampir Melahirkan di Mobil Pikap Gara-gara Lewat Jalan Rusak

Malang | Minggu, 18 September 2022 | 20:24 WIB

4 Manfaat Sawo untuk Kesehatan, Bisa Turunkan Berat Badan!

4 Manfaat Sawo untuk Kesehatan, Bisa Turunkan Berat Badan!

Your Say | Minggu, 18 September 2022 | 17:15 WIB

Terkini

DCF 2026 Jadi Mesin Ekonomi Dieng, Penginapan Nyaris Penuh

DCF 2026 Jadi Mesin Ekonomi Dieng, Penginapan Nyaris Penuh

Jawa Tengah | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:42 WIB

Pembiayaan Pindar ke UMKM Terus Meningkat, Nilainya Tembus Rp35,12 Triliun

Pembiayaan Pindar ke UMKM Terus Meningkat, Nilainya Tembus Rp35,12 Triliun

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:38 WIB

Geopolitik Memanas, Indonesia Diam-Diam Jadi Rute Kabel Laut Yang Disayang Raksasa Teknologi Dunia

Geopolitik Memanas, Indonesia Diam-Diam Jadi Rute Kabel Laut Yang Disayang Raksasa Teknologi Dunia

Bali | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:36 WIB

Proses Pembentukan Hujan dan Jenis-jenis Hujan

Proses Pembentukan Hujan dan Jenis-jenis Hujan

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Cosmos Mini Digital Rice Cooker 0,3 L Cukup untuk Makan Berapa Orang?

Cosmos Mini Digital Rice Cooker 0,3 L Cukup untuk Makan Berapa Orang?

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Segini Tarif Menginap di The Stafford London, Hotel Mewah yang Lagi Viral

Segini Tarif Menginap di The Stafford London, Hotel Mewah yang Lagi Viral

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:34 WIB

Gunung Ungaran Disiapkan Jadi PLTP, Potensi Panas Bumi Capai 55 MW

Gunung Ungaran Disiapkan Jadi PLTP, Potensi Panas Bumi Capai 55 MW

Foto | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Ulasan The Book You Wish Your Parents Had Read: Belajar Menjadi Orang Tua dari Kesalahan Masa Lalu

Ulasan The Book You Wish Your Parents Had Read: Belajar Menjadi Orang Tua dari Kesalahan Masa Lalu

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Manggarai Waspada Mecet! Ada Peresmian LRT Jakarta, Warga Bisa Gunakan Jalur Alternatif Ini

Manggarai Waspada Mecet! Ada Peresmian LRT Jakarta, Warga Bisa Gunakan Jalur Alternatif Ini

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:22 WIB

Bolehkah Pelajar Tidak Ikut TKA? Ini Penjelasan Resmi BKPDM Kemendikdasmen

Bolehkah Pelajar Tidak Ikut TKA? Ini Penjelasan Resmi BKPDM Kemendikdasmen

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:20 WIB

×