Manisnya Cuan Budidaya Madu, Omsetnya Bisa Puluhan Juta

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 30 September 2022 | 09:52 WIB
Manisnya Cuan Budidaya Madu, Omsetnya Bisa Puluhan Juta
Manisnya Cuan Budidaya Madu, Omsetnya Bisa Puluhan Juta. (Dok; Istimewa)

Suara.com - Mendengar kata madu tentu sudah tidak asing lagi di telinga banyak orang. Tapi pernahkah tahu tentang seluk belu budidayanya?

Satu hal yang tidak banyak diketahuii, bahwa budidaya madu telah memberikan telah memberikan keuntungan dan menopang perekonomian sejumlah pembudidaya lebah madu. Salah satunya dari binaanPerusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) salah satu unit usaha APP Sinar Mas, PT Wirakarya Sakti.

Kelompok Usaha Mandiri di Desa Sungai Rambai, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Jambi misalnya, telah memulai budidaya lebah sejak 2020. Kini kelompok yang memiliki 11 anggota ini telah mengelola 2.000 kotak lebah jenis Apis Mellifera.

Manisnya Cuan Budidaya Madu, Omsetnya Bisa Puluhan Juta. (Dok; Istimewa)
Manisnya Cuan Budidaya Madu, Omsetnya Bisa Puluhan Juta. (Dok; Istimewa)

Kelompok Usaha Mandiri ini bermitra dengan PT WKS melalui program Desa Makmur Peduli Api (DMPA)--program andalan APP Sinar Mas--untuk mengelola hasil hutan bukan kayu (HHBK) madu. Kelompok tersebut diberikan fasilitas berupa alokasi tempat penangkaran lebah di dalam area konsesi hutan akasia.

“Kami juga diberikan fasilitas berupa peningkatan kapasitas dan sumber daya. Rencananya tanggal 3 Oktober 2022 mendatang, Kami akan berpartisipasi dalam pameran di Jakarta yang difasilitasi oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN),” kata Wanudin, Ketua Kelompok Tani Lebah Usaha Mandiri dalam keterangannya, Jumat, (30/9/20220).

Sejak bermitra dengan perusahaan PT. WKS, Wanudin, mengaku telah memberikan banyak perubahan ekonomi kelompoknya. Dari semula kelompok ini hanya fokus pada bagi hasil kemitraan, kini kelompok tersebut memiliki pendapatan lain dari budidaya lebah sehingga membantu menopang pendapatannya.

Selain itu, produk madu dari penangkaran yang mereka kelola itu terus meningkat. Dalam sebulan kelompoknya bisa memproduksi sebanyak 7 ton madu murni. Namun peningkatan produksi madu ini kata Wanudin, masih memiliki kendala dan belum mampu diserap sepenuhnya.

“Rata-rata sebulan yang terjual 1,5 ton, sehingga sisanya masuk stok di gudang,” ujar Wanudin seraya menambahkan rata-rata dalam sebulan kelompok ini membukukan omzet puluhan juta dengan harga rata-rata Rp40-70 ribu per kilogram.

Sejak sebulan lalu kelompok mereka telah membuka cabang pemasaran di Batam Kepulauan Riau. Melalui kantor pemasaran di luar daerah ini diharapkan dapat meningkatkan penjualan dan harga juga yang lebih tinggi.

baca juga

“Di Batam prospeknya masih bagus, dan harga jualnya masih tinggi. Tapi karena kita masih baru belum mampu menyerap semua produksi,” ujarnya.

Selain itu, melalui program kemitraan ini kelompok Usaha Mandiri yang diketuai Wanudin ini, kini telah memiliki merek dagang sendiri. Usaha madu mereka memiliki brand “Madu Murni Melifira”.

Sama halnya dengan Wanudin, Febri, pemuda Desa Kelagian, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Jambi, merasakan betul bisa cuan dari budidaya lebah madu. Dari semula ia mengembangkan 68 kotak, kini kota-kotak yang dihuni lebah itu terus berkembang.

"Kalau mulai usaha madu ini sejak 2020. Sekarang sudah ada hampir 200-an kotak," kata Febri dihubungi dari Jambi, Rabu (28/9/2022).

Lebah yang ia kembangkan adalah lebah unggul jenis Apis mellifera. Jenis lebah madu ini kata dia, menjadi favorit para peternak lebah. Selain mampu produksi madu yang banyak, lebah jenis ini juga mempunyai adaptasi yang sangat baik.

Dalam perbulan usaha budidaya lebah Apis Mellifera yang dikelola Febri mampu memproduksi 100 kilogram madu untuk 60 kotak. Jika kondisi cuaca bersahabat dan perawatan bagus untuk budidaya 200 kotak bisa memproduksi 600 kilogram.

"Usaha madu ini butuh perawatan ekstra, kalau perawatan bagus hasilnya juga bagus dan banyak," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Musim Panen Durian Picu Konflik Beruang Madu dengan Warga di Pagaralam

Musim Panen Durian Picu Konflik Beruang Madu dengan Warga di Pagaralam

Kalbar | Kamis, 29 September 2022 | 17:48 WIB

Sebenarnya Apakah Madu Bisa Basi? Simak Penjelasannya di Sini

Sebenarnya Apakah Madu Bisa Basi? Simak Penjelasannya di Sini

Lifestyle | Kamis, 29 September 2022 | 18:30 WIB

Tips Kesehatan Sarapan yang Baik Kata dr.Zaidul Akbar, Coba 3 Menu Ini Bisa Bikin Kenyang Seharian

Tips Kesehatan Sarapan yang Baik Kata dr.Zaidul Akbar, Coba 3 Menu Ini Bisa Bikin Kenyang Seharian

Cianjur | Senin, 26 September 2022 | 11:59 WIB

Terkini

Penampilan Baru Istri Gubernur Kalteng Bikin Heboh Publik: Udah Lepas Hijab ya?

Penampilan Baru Istri Gubernur Kalteng Bikin Heboh Publik: Udah Lepas Hijab ya?

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:47 WIB

Realistis atau Pesimis? Mengulik Tren Stop the Wedding dari Sisi Finansial

Realistis atau Pesimis? Mengulik Tren Stop the Wedding dari Sisi Finansial

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:45 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi 5,2-5,4% Q3 2026, Namun Tekanan Baru Terasa di Akhir Tahun

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi 5,2-5,4% Q3 2026, Namun Tekanan Baru Terasa di Akhir Tahun

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:44 WIB

TNI AL Kerahkan 20.980 Personel ke Jakarta, Pramono Pilih Tak Campuri Situasi

TNI AL Kerahkan 20.980 Personel ke Jakarta, Pramono Pilih Tak Campuri Situasi

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:44 WIB

Kahitna dan Arsy Widianto Meriahkan "Cerita Cinta Akhir Tahun" di ibis Styles Serpong BSD City

Kahitna dan Arsy Widianto Meriahkan "Cerita Cinta Akhir Tahun" di ibis Styles Serpong BSD City

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 16:44 WIB

Penyadapan Presiden Maksudnya Gimana? Ini Penjelasan dan Ancaman Hukumannya

Penyadapan Presiden Maksudnya Gimana? Ini Penjelasan dan Ancaman Hukumannya

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 16:40 WIB

Kampung Boncos Berulang Kali Digerebek, Polisi Kini Turun Cek Masalah Warga

Kampung Boncos Berulang Kali Digerebek, Polisi Kini Turun Cek Masalah Warga

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:35 WIB

Piala Asia 2027 Mundur Hampir Setahun, China dan Timnas Indonesia Dapat Berkah

Piala Asia 2027 Mundur Hampir Setahun, China dan Timnas Indonesia Dapat Berkah

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 16:35 WIB

Bersepeda Jadi Pilihan Gaya Hidup Sehat, Promo 11.11 Bisa Jadi Momentum Lengkapi Kebutuhan

Bersepeda Jadi Pilihan Gaya Hidup Sehat, Promo 11.11 Bisa Jadi Momentum Lengkapi Kebutuhan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 16:34 WIB

Ulasan Novel Bumi: Petualangan Tiga Sahabat Menjelajahi Dunia Paralel

Ulasan Novel Bumi: Petualangan Tiga Sahabat Menjelajahi Dunia Paralel

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:30 WIB

×