Suara.com - Malam penggalangan dana bertabur bintang, Met Gala, menjadi momen yang dinanti banyak pesohor dunia. Penyelenggara Met Gala pun sudah mengumumkan tema untuk tahun depan, yakni merayakan karya sosok Karl Lagerfeld.
Acara yang selalu diadakan pada Senin pertama bulan Mei ini akan menghormati karya desainer Jerman yang meninggal pada 2019 di usia 85 tahun itu.
Dihimpun dari CNN, tema Met Gala 2023 ini bertepatan dengan pameran besar di Metropolitan Museum of Art's Costume Institute, bertajuk "Karl Lagerfeld: A Line of Beauty."
Tertera dalam siaran pers, acara tersebut akan menyatukan sekitar 150 desain yang "mengeksplorasi bahasa gaya desainer".
Barang-barang yang dipamerkan akan mencakup kreasi dari masa Karl Lagerfeld sebagai direktur kreatif Fendi, Chloé dan Chanel, serta karya-karya dari tugasnya di Balmain dan Patou dan desain dari label eponimnya.

Para undangan yang hadir biasanya menghabiskan biaya lebih dari USD 30.000 atau setara Rp458 juta per orang. Ini merupakan sumber dana utama untuk Costume Institute.
Kepala kurator Institut, Andrew Bolton, mengatakan tema ini terinspirasi setelah mendengar kesaksian asisten desain Lagerfeld, yang disebut sebagai "tangan tersembunyi di balik kecemerlangan Karl"
Ia sangat terpesona dengan cara mereka berkomunikasi, yaitu melalui gambar.
"Setiap desain dalam hidupnya adalah sketsa ... Dan ketika saya melihat gambarnya, saya berpikir, 'Ini sangat menawan, sangat aneh, sangat impresionistis'," lanjutnya.
"Tapi yang tidak saya sadari adalah bahwa mereka berisi informasi yang sangat tepat, tentang garis bahu atau panjang lengan baju. Dan (stafnya) tahu persis apa arti garis ini atau apa arti titik itu, dan mereka dapat memecahkan kodenya," jelasnya.