Ketahui Serba-serbi Masalah Kesehatan Mental: Bisa Menurun ke Anak Hingga Memengaruhi Ekonomi Nasional

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 10 Oktober 2022 | 19:48 WIB
Ketahui Serba-serbi Masalah Kesehatan Mental: Bisa Menurun ke Anak Hingga Memengaruhi Ekonomi Nasional
Ilustrasi kesehatan mental. (Unsplash/Priscilla Du Preez)

Suara.com - Masalah mental atau psikis merupakan salah satu jenis gangguan kesehatan. Hanya saja, orang dengan masalah mental kerap tak terlihat secara kasat mata.

Orang lain mungkin juga tidak langsung menyadari kalau seseorang mengalami sakit psikis atau masalah kesehatan mental.

Ilustrsi kesehatan mental (pexels.com)
Ilustrsi kesehatan mental (pexels.com)

Tetapi sama seperti sakit secara fisik, masalah mental yang dibiarkan terlalu lama tanpa pengobatan juga bisa berdampak buruk terhadap kualitas hidup orang yang mengalaminya. 

Hal itu dikatakan oleh President Indonesian Association for Suicide Prevention, Dr. Sandersan Onie.

"Kalau kita lihat dari segi personal dan sikap sosial maka orang tersebut quality of life-nya kurang baik," katanya dalam webinar Hari Kesehatan Mental Dunia, Senin (10/10/2022).

Bahkan, seseorang yang alami depresi berat maupun masalah gangguan jiwa yang tidak ditangani dengan baik juga bisa sampai menimbulkan perasaan upaya bunuh diri.

Ia melanjutkan, orang dewasa yang sudah berkeluarga dan memiliki anak bila mengalami gangguan kesehatan jiwa dampaknya juga bisa terasa pada lingkungan terdekatnya, termasuk anak-anaknya.

"Ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa orangtua punya masalah kesehatan jiwa atau yang tidak ditangani dengan baik bisa diturunkan ke anak," kata lelaki yang akrab disapa Sandi itu.

Ia juga menyebut bahwa masalah kesehatan mental bisa memengaruhi isu sosial dan ekonomi.

baca juga
Ilustrasi kesehatan mental(pexels.com/Daniel Reche)
Ilustrasi kesehatan mental(pexels.com/Daniel Reche)

"Kalau kita lihat dari segi nasional ada penelitian menunjukkan bahwa ada kerugian ekonomi juga yang berkisar sekitar Rp582 triliun per tahun dari kematian dan lost produktivitas karena kesehatan jiwa dan bunuh diri. Jadi bukan hanya isu-isu sosial, melainkan isu nasional ekonomi juga," tuturnya lagi.

Menurutnya, ada dua penyebab banyak orang dengan masalah mental tidak tertangani secara baik.

Pertama, masalah akses terhadap psikolog atau psikiater yang masih kurang. Kedua, kalaupun dekat terhadap akses tenaga prifesional tersebut, tetapi enggan konsultasi karena khawatir dengan stigma dari masyarakat.

"Di kota besar pemahaman tentang kesehatan jiwa sedikit lebih baik, tapi masih banyak sekali yang tidak mau ketemu dengan psikolog ataupun psikiater karena stigma. Ada satu believe hanya orang gila yang bertemu dengan psikolog atau psikiater," ujarnya.

Sementara itu, pemahaman mengenai kesehatan jiwa di daerah-daerah terpencil masih sangat terbatas. Selain itu akses datang ke psikolog dan psikiater pun masih sulit.

Dokter Sandi mengatakan, saat ini jumlah psikolog maupun psikiater di Indonesia baru sekitar 5 ribu orang. Selain itu, hanya tersebar di kota-kota besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah dan Tema Hari Kesehatan Mental Sedunia 2022

Sejarah dan Tema Hari Kesehatan Mental Sedunia 2022

Health | Senin, 10 Oktober 2022 | 18:04 WIB

Idap Kerusakan Saraf Otak Level 4, Nita Thalia Jalani Pengobatan di Singapura

Idap Kerusakan Saraf Otak Level 4, Nita Thalia Jalani Pengobatan di Singapura

Entertainment | Senin, 10 Oktober 2022 | 16:43 WIB

Rayakan Hari Kesehatan Mental Sedunia, Marshanda: Kami Juga Bisa Berfungsi

Rayakan Hari Kesehatan Mental Sedunia, Marshanda: Kami Juga Bisa Berfungsi

Entertainment | Senin, 10 Oktober 2022 | 16:52 WIB

Terkini

Sepatu Lari Maraton yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi dari Brand Lokal Kualitas Top

Sepatu Lari Maraton yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi dari Brand Lokal Kualitas Top

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:11 WIB

Review Wardah PDRN Glacier Tinted Lip Serum, Cocok untuk Kulit Sawo Matang

Review Wardah PDRN Glacier Tinted Lip Serum, Cocok untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:42 WIB

4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang

4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:30 WIB

Cara Cek NIK KTP Apakah Terdaftar Bansos Kemensos atau Tidak

Cara Cek NIK KTP Apakah Terdaftar Bansos Kemensos atau Tidak

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:15 WIB

5 Zodiak yang Diprediksi Beruntung Akhir Juni 2026, Rezeki Makin Melimpah

5 Zodiak yang Diprediksi Beruntung Akhir Juni 2026, Rezeki Makin Melimpah

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:10 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI

Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:43 WIB

Dari Anemia hingga Isu Mental, Ketika Generasi Muda Turun Tangan Racik Solusi Kesehatan

Dari Anemia hingga Isu Mental, Ketika Generasi Muda Turun Tangan Racik Solusi Kesehatan

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:19 WIB

Tandon Air yang Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasinya yang Anti-Lumut dan Tahan Lama

Tandon Air yang Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasinya yang Anti-Lumut dan Tahan Lama

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan

The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:32 WIB

×