Bisa Merusak Kulit, Menurut Dermatolog Kebiasaan Ini Harus Dihentikan

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 15 Oktober 2022 | 14:37 WIB
Bisa Merusak Kulit, Menurut Dermatolog Kebiasaan Ini Harus Dihentikan
Ilustrasi menggunakan skincare. (unsplash.com/@contentpixie)

Suara.com - Berbagai perawatan kulit tentunya diharapkan dapat berefek baik untuk kulit. Namun ada juga, kebiasaan yang justru merusak dan harus dihentikan.

Kebiasaan apa saja yang harus diubah? Berikut beberapa daftarnya, dirangkum dari Huffpost.

1. Mengikuti tren di TikTok yang gila

"Setiap hari saya melihat pasien yang mencoba meniru rutinitas kulit yang mereka temukan melalui media sosial," kata Dr. Hysem Eldik, dokter kulit bersertifikat di Marmur Medical.

"Sulit untuk berpikir bahwa rutinitas satu influencer dapat bekerja untuk orang lain. Kulit itu unik, dan tidak ada dua pasien yang sama," tambahnya.

Dermatologis Naana Boakye mengatakan bahwa ada pasiennya yang menggunakan deodoran di wajah mereka karena melihatnya di TikTok. "Saya menggelengkan kepala dan bertanya mengapa, karena bahan-bahannya bisa menyebabkan dermatitis kontak iritan," katanya.

Ilustrasi skincare routine (Freepik/artursafronovvvv)
Ilustrasi skincare routine (Freepik/artursafronovvvv)

2. Menggunakan produk kedaluwarsa

Menggunakan produk yang melewati tanggal penjualannya tidak boleh, kata dokter kulit DiAnne Davis.

'Produk-produk tersebut tidak lagi efektif, dan tergantung pada bahan aktifnya, mereka berpotensi menyebabkan iritasi pada kulit setelah masa simpannya," katanya.

baca juga

3. Menghilangkan tahi lalat sendiri

"Saya memiliki pasien yang datang dengan bintik-bintik dan bekas luka di kulit mereka setelah mencoba pengobatan di rumah untuk menghilangkan tahi lalat dan pertumbuhan lainnya," kata dokter kulit Brian Hibler .

Perawatan tersebut biasanya menyebabkan luka bakar kimiawi pada kulit untuk menghilangkan pertumbuhannya, dan dapat menyebabkan jaringan parut dan infeksi.

Selain itu, jika itu adalah kanker kulit, pasien mungkin tidak menghilangkan semua sel kanker, dan kanker dapat kambuh atau terus tumbuh di bawah kulit, dengan risiko menyebar.

4. Melewatkan tabir surya saat mendung

"Salah satu kebiasaan paling berbahaya yang saya dengar dari pasien saya adalah melewatkan tabir surya saat mendung," kata dokter kulit Reid Maclellan.

Padahal tabir surya harus diterapkan setiap hari, baik saat mendung atau cerah, karena kulit tetap dapat terekspos ke sinar UV.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Dampak Terlambat Datang saat Janjian dengan Teman

3 Dampak Terlambat Datang saat Janjian dengan Teman

Your Say | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 14:22 WIB

Rutinitas Skincare Marilyn Monroe Melebihi Zamannya, Sudah Pakai Teknik Slugging

Rutinitas Skincare Marilyn Monroe Melebihi Zamannya, Sudah Pakai Teknik Slugging

Lifestyle | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 14:17 WIB

Awali Pagi dengan 3 Kebiasaan Baik Ini, Yuk Tingkatkan Rasa Percaya Dirimu

Awali Pagi dengan 3 Kebiasaan Baik Ini, Yuk Tingkatkan Rasa Percaya Dirimu

Your Say | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 06:42 WIB

Terkini

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:10 WIB

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

Sumut | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:05 WIB

×