Korea Utara Akan Simpan Senjata Nuklir Selamanya, Tolak Denuklirisasi

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 24 September 2026 | 14:10 WIB
Korea Utara Akan Simpan Senjata Nuklir Selamanya, Tolak Denuklirisasi
Ilustrasi senjata nuklir. (pixabay/StockSnap)
baca 10 detik
  • Korea Utara menegaskan kepemilikan senjata nuklirnya bersifat permanen dan tidak dapat diganggu gugat.

  • Menteri Luar Negeri Choe Son Hui menolak tegas ajakan denuklirisasi dari Presiden Korea Selatan.

  • Pyongyang membuktikan ketegasan sikapnya dengan menguji coba peluncur roket kendali jarak 115 kilometer.

Suara.com - Sikap keras Korea Utara mempertahankan persenjataan atomnya mengandaskan harapan baru untuk mewujudkan perdamaian abadi di Semenanjung Korea. Ketegangan kawasan kembali meningkat setelah pemerintah Korea Utara secara terbuka menolak tawaran negosiasi denuklirisasi dari negara tetangganya.

Langkah politis ini menegaskan posisi Pyongyang yang telah mengunci status negara berdaya nuklir ke dalam undang-undang konstitusi mereka. Kepemimpinan tertinggi negara tertutup itu memandang kepemilikan bom atom sebagai benteng pertahanan utama yang tidak bisa ditawar lagi.

Pernyataan menohok ini keluar hanya berselang sehari setelah Presiden Korea Selatan menyuarakan penghentian ambisi militer Pyongyang di forum PBB. Sikap bertolak belakang tersebut memperjelas jurang pemisah yang kian lebar antara kedua negara tetangga.

Korea Utara kembali meluncurkan sejumlah rudal balistik ke arah laut di lepas pantai timurnya, Minggu (19/4/2026) waktu setempat. [Istimewa]
Korea Utara kembali meluncurkan sejumlah rudal balistik ke arah laut di lepas pantai timurnya, Minggu (19/4/2026) waktu setempat. [Istimewa]

Menteri Luar Negeri Korea Utara, Choe Son Hui, menyampaikan ketegasan tersebut melalui saluran media resmi negara, KCNA.

"Saya menegaskan kembali dan mengonfirmasi ulang dengan nada suara terkuat kehendak teguh negara kami untuk mempertahankan senjata nuklir sepanjang masa," ujar Choe Son Hui, dikutip dari CNA.

Menteri Choe juga menekankan bahwa status nuklir negaranya sudah tidak dapat diubah oleh tekanan luar mana pun.

"Status nuklir negara kami tidak dapat diubah dalam hal apa pun dan akan tetap tidak berubah selamanya," tambahnya.

Upaya diplomatik yang ditawarkan pihak luar dinilai tidak akan mempan mengubah pendirian politik rezim Pyongyang.

"Berdampingannya konfrontasi dan dialog mungkin berhasil bagi siapa saja, tetapi hal itu tidak pernah dapat dipertimbangkan bagi DPRK," kata Choe.

baca juga

Pemerintah Korea Utara memastikan status militer mereka akan terus bertahan menghadapi tekanan internasional.

"Status Korea Utara sebagai negara pemilik senjata nuklir bersifat abadi, apa pun yang dikatakan oleh kekuatan musuh," lanjutnya.

Di markas PBB, Presiden Lee Jae Myung sebenarnya berusaha membujuk Pyongyang agar mau kembali menyalakan obor diplomasi. Pemimpin Seoul itu bertekad membuka jalan bagi dimulainya kembali negosiasi langsung antara Pyongyang dan Washington.

Optimisme Seoul didasari oleh sinyal positif dari Amerika Serikat yang menyatakan kesiapan berdialog kembali. Donald Trump bahkan sempat mengutarakan niatnya untuk menjadwalkan pertemuan tatap muka dengan Kim Jong Un akhir tahun ini.

Namun, jawaban lapangan Pyongyang justru ditunjukkan melalui uji coba persenjataan taktis terbaru mereka. Peluncuran roket kendali berkaliber 240 mm berhasil dilakukan dengan jangkauan tembak mencapai 115 kilometer.

Sengketa nuklir di Semenanjung Korea memiliki akar sejarah panjang yang terus berulang tanpa titik temu. Sejak memproklamasikan diri sebagai negara nuklir, Korea Utara menjadikan persenjataan atom sebagai alat tawar menawar politik sekaligus jaminan keamanan dari ancaman invasi asing.

Upaya diplomasi internasional yang melibatkan Amerika Serikat dan Korea Selatan kerap menemui jalan buntu akibat perbedaan pandangan mendasar. Pihak Barat menuntut penghapusan nuklir secara total, sementara Pyongyang menuntut pencabutan sanksi ekonomi dan penghentian latihan militer bersama sebelum negosiasi dimulai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amerika Serikat Pakai Senjata Nuklir Bela Jepang dan Korsel Kalau Terjadi Perang

Amerika Serikat Pakai Senjata Nuklir Bela Jepang dan Korsel Kalau Terjadi Perang

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:26 WIB

Korea Utara Tembakkan Senjata Misterius, Jepang dan Korsel Deg-degan

Korea Utara Tembakkan Senjata Misterius, Jepang dan Korsel Deg-degan

News | Senin, 21 September 2026 | 09:02 WIB

Korea Utara Kirim Pesan ke Negara Tukang Kritik: Kami Punya Senjata Nuklir

Korea Utara Kirim Pesan ke Negara Tukang Kritik: Kami Punya Senjata Nuklir

News | Jum'at, 18 September 2026 | 09:28 WIB

Terkini

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Bekaci | Minggu, 08 November 2026 | 12:26 WIB

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 12:21 WIB

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:19 WIB

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 12:15 WIB

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:05 WIB

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:02 WIB

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:00 WIB

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 11:55 WIB

×