Jangan Asal Buang Kemasan Botol Air Minum, Begini Cara Agar Mudah Didaur Ulang

Rabu, 19 Oktober 2022 | 08:26 WIB
Jangan Asal Buang Kemasan Botol Air Minum, Begini Cara Agar Mudah Didaur Ulang
Pengunjung memasukkan sampah botol ke dalam tempat sampah yang berada di kawasan Situ Gintung, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (9/9/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Botol air minum dalam kemasan yang terbuat dari plastik jenis PET atau polyethylene terephthalate masih bisa didaur ulang untuk menjadi botol kembali. Untuk itu, setelah air habis dikonsumsi jangan pernah membuang kemasannya sembarangan.

Sustainable Development Director Danone Indonesia Karyanto Wibowo mengatakan, saat membuang sampah botol plastik bekas air minum sebaiknya lepas antara tutup dan label dari botolnya. 

Sebab, ketiganya terbuat dari jenis yang berbeda meski sama-sama berbahan plastik.

Tempat sampah dari botol bekas yang berada di kawasan Situ Gintung, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (9/9/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Tempat sampah dari botol bekas yang berada di kawasan Situ Gintung, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (9/9/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Dalam satu botol itu ada tiga jenis material. Kalau yang (botol Aqua) biru itu ada tiga jenis material, botolnya PET, labelnya PP, tutupnya HDPE. Ketiga material itu punya properti yang berbeda, tidak bisa dijadikan satu, maka harus dipisahkan. Tapi semua bisa didaur ulang," jelasnya ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.

Selain itu, saat dibuang ke dropbox daur ulang pun sebaiknya botol diremukan terlebih dahulu. Tujuannya, qgqr lebih banyak ruang tersisa untuk botol lainnya. 

"Untuk mengurangi space, karena tempatnya terbatas. Kalau di remukan better, jadi lebih baik seperti itu. Karena pada akhirnya botol itu akan masuk ke mesin daur ulang akan dipanaskan, dilelehkan jadi reselleble," jelas Karyanto.

Botol plastik PET memang tidak disarankan untuk digunakan secara berulang atau hanya boleh digunakan satu kali.

Sebab mengisi ulang botol air minum kemasan dapat menyebabkan kontaminasi pada air dan botol. Setelah botol dibuka, kuman dari luar dapat masuk ke dalam botol dan membuat air minum yang diisi ulang terkontaminasi. Hal itu dapat berisiko keracunan dan diare akibat infeksi bakteri.

Dikutip dari Alodokter, bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan botol air minum kemasan sekali pakai, seperti monomer, juga dapat bercampur dengan air minum apabila digunakan terlalu lama atau jika botol tersebut terpapar suhu panas.

Baca Juga: Daur Ulang Sampah Indonesia Ciptakan Lebih dari 4 Juta Lapangan kerja Pada 2030

Selain itu, logam berat yang digunakan dalam pembuatan botol PET, yaitu antimony, juga dapat tercampur dengan air minum. Pencemaran zat ini akan lebih mudah terjadi apabila botol minum sekali pakai digunakan untuk menyimpan cairan lain, misalnya minyak goreng.

Beberapa riset menunjukkan bahwa paparan zat antimony dari pemakaian botol plastik air minums secara berulang bisa menyebabkan gangguan paru-paru, jantung, hingga peningkatan risiko terjadinya kanker paru.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI