7 Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk, Mudah dan Ampuh

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Kamis, 20 Oktober 2022 | 14:30 WIB
7 Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk, Mudah dan Ampuh
Ilustrasi gigitan nyamuk. (Envato Elements)

Suara.com - Setiap orang pasti pernah mengalami gatal-gatal dan memiliki benjolan pada kulit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. Tak jarang juga orang terbangun dari tidurnya dan mendapati benjolan merah yang mengganggu. 

Sebagai informasi, nyamuk bertahan hidup dengan menghisap darah manusia maupun hewan. Saat mengisap darah, nyamuk juga menyuntikkan air liur yang berfungsi agar darah yang diambil tidak cepat menggumpal. Sayangnya, air liur nyamuk dapat memicu bengkak, rasa gatal hingga peradangan.

Lalu bagaimana cara mengatasi dan menghilangkan bekas gigitan nyamuk? Simak beberapa caranya berikut ini.

1. Mengompres dengan es

Cara pertama untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk adalah dengan mengompresnya menggunakan es. Kompres es mampu mengurangi peradangan dan rasa gatal yang tidak nyaman. Anda disarankan untuk menggunakan handuk maupun kain untuk membungkus es dan tidak menggunakannya secara langsung ke kulit.

2. Minyak kelapa

Minyak kelapa mampu menjaga area kulit yang terkena gigitan nyamuk tepat lembab sehingga akan memudahkan proses penyembuhan luka. Anda bisa secara teratur menggunakan minyak kelapa agar bekas gigitan nyamuk dapat menghilang.

Ilustrasi gigitan nyamuk. (Envato Elements)
Ilustrasi gigitan nyamuk. (Envato Elements)

3. Salep antibakteri

Apabila Anda tidak ingin kerepotan, Anda bisa memilih menggunakan salep antibakteri yang dapat dibeli melalui apotek. Salep antibakteri dapat digunakan pada malam hari sebelum tidur maupun setelah terkena gigitan nyamuk.

4. Mandi dengan air dingin

Apabila tubuh Anda terasa sangat gatal, maka Anda dapat mandi menggunakan air dingin untuk dapat meredakan gatal akibat gigitan nyamuk. 

5. Lidah buaya

Lidah buaya menghilangkan bekas gigitan nyamuk karena dapat mempercepat penyembuhan kuliit seperti luka bakar, sayatan, gigitan serangga dan lain sebagainya.

6. Madu

Madu dapat membantu mengurangi peradangan dan mencegah infeksi kulit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. Selain itu, madu juga dapat mengurangi Anda untuk menggaruk bekas gigitan nyamuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Hal yang Menyebabkan Seseorang Lebih Mudah Digigit Nyamuk

6 Hal yang Menyebabkan Seseorang Lebih Mudah Digigit Nyamuk

Your Say | Kamis, 08 September 2022 | 15:33 WIB

5 Cara Atasi Masalah Gigitan Nyamuk yang Sebabkan Gatal dan Kemerahan

5 Cara Atasi Masalah Gigitan Nyamuk yang Sebabkan Gatal dan Kemerahan

Health | Selasa, 05 Juli 2022 | 04:40 WIB

Satu Mutasi Virus Zika Berpotensi Menyebabkan Ledakan Penyebaran, Berbahaya bagi Ibu Hamil dan Janin

Satu Mutasi Virus Zika Berpotensi Menyebabkan Ledakan Penyebaran, Berbahaya bagi Ibu Hamil dan Janin

Health | Kamis, 14 April 2022 | 15:52 WIB

Terkini

Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?

Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 17:20 WIB

8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran

8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel

7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 16:35 WIB

7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya

7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 16:10 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman

5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 15:25 WIB

10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah

10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 15:15 WIB

Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?

Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 15:10 WIB

Apakah Boleh Orang Tua Memakai THR Anak? Ini Penjelasan Lengkapnya

Apakah Boleh Orang Tua Memakai THR Anak? Ini Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 15:08 WIB

Uang THR Anak untuk Apa? Ini Cara Bijak Agar Tidak Cepat Habis

Uang THR Anak untuk Apa? Ini Cara Bijak Agar Tidak Cepat Habis

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB

Opor Ayam Bertahan Berapa Lama? Ini Trik Ampuh Bikin Masakan Santan Awet

Opor Ayam Bertahan Berapa Lama? Ini Trik Ampuh Bikin Masakan Santan Awet

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 14:45 WIB