Tak Banyak yang Tahu, Ini 3 Hal yang Terjadi pada Tubuh saat Digigit Nyamuk

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 11 Juni 2021 | 18:45 WIB
Tak Banyak yang Tahu, Ini 3 Hal yang Terjadi pada Tubuh saat Digigit Nyamuk
Ilustrasi nyamuk. (Pixabay/Skeeze)

Suara.com - Gigitan nyamuk pasti terasa tidak nyama  karena menyebabkan rasa gatal dan bengkak di area kulit yang digigit. Tapi, kita jarang memikirkan hal yang terjadi pada tubuh ketika digigit nyamuk dan penyebab rasa gatalnya.

Biasanya, seseorang akan mengoleskan minyak kayu putih atau semacamnya untuk meredakan rasa gatal dan bengkak akibat gigitan nyamuk. Sedangkan, sebuah penelitian mengatakan bahwa gigitan nyamuk bisa menyebabkan rasa gatal karena air liur dari nyamuk itu sendiri.

Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa hal yang terjadi pada tubuh sebelum, selama dan setelah digigit nyamuk.

1. Nyamuk meludahi kulit untuk menghilangkan rasa sakit

Sebuah Penelitian menunjukkan, seekor nyamuk membutuhkan sekitar 4 menit untuk mengisi perutnya dengan darah. Masalahnya adalah manusia biasanya akan langsung menangkap dan membunuhnya sebelum nyamuk selesai mengisap darahnya. Apalagi, gigitan nyamuk biasanya terasa menyakitkan.

Air liur nyamuk memiliki zat yang membuat kulit mati rasa. Jadi, setelah serangga meludahi kulit kita, kita tidak akan merasakan gigitannya. Setelah itu, nyamuk akan mulai mencari pembuluh darah di bawah kulit.

Ilustrasi nyamuk (Pexels.com)
Ilustrasi nyamuk (Pexels.com)

2. Air liur membantu nyamuk mengisap darah lebih mudah

Setelah berhasil menemukan vena yang tepat, nyamuk akan meludahinya sekali lagi. Air liur ini mengandung lebih dari 100 protein yang tujuannya berbeda-beda, salah satunya membuat darah tidak menggumpal sehingga mereka lebih mudah mengisapnya.

Setelah vena rusak, tubuh akan mulai menyembuhkannya. Hal ini bisa mencegah serangga memakannya. Tapi, nyamuk selalu menemukan cara untuk menghindarinya. Penelitian menemukan air liur nyamuk memiliki zat yang menghentikan proses ini dan melebarkan pembuluh darah.

baca juga

3. Gigitan nyamuk terasa gatal karena alergi

Gigitan nyamuk mengandung protein tidak beracun dari air liurnya yang bisa menyebabkan gatal, kemerahan dan pembengkakan. Namun,  tingkat keparahannya tergantung pada kondisi setiap orang. Sebab, ada pula orang yang tidak memiliki alergi sama sekali.

Reaksi Anda terhadap gigitan nyamuk pertama adalah yang paling parah, bahkan lebih parah daripada bila Anda terus-menerus digigit selama 2-20 tahun berturut-turut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti UGM Modifikasi Nyamuk, Kasus DBD Turun Hingga 77 Persen

Peneliti UGM Modifikasi Nyamuk, Kasus DBD Turun Hingga 77 Persen

Health | Kamis, 10 Juni 2021 | 21:26 WIB

Bisa Jadi Terobosan Baru, Peneliti Inggris Kembangkan Vaksin Malaria!

Bisa Jadi Terobosan Baru, Peneliti Inggris Kembangkan Vaksin Malaria!

Health | Senin, 26 April 2021 | 10:00 WIB

Ganggu Banget, Begini Cara Mengusir Nyamuk yang Berdengung di Telinga

Ganggu Banget, Begini Cara Mengusir Nyamuk yang Berdengung di Telinga

Lifestyle | Senin, 25 Januari 2021 | 12:59 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×