Kanye West Tak Bisa Dapat Untung dari Jual Kaus "White Lives Matter", Ini Alasannya

Yasinta Rahmawati

Minggu, 06 November 2022 | 09:04 WIB
Kanye West Tak Bisa Dapat Untung dari Jual Kaus "White Lives Matter", Ini Alasannya
Kanye West (instagram/brbdaniel_)

Suara.com - Dua pembawa acara radio berkulit hitam di Arizona bisa menjadi penghalang bagi Kanye West jika rapper itu berusaha menjual kaus dengan frasa "White Lives Matter".

Sebab akhir bulan lalu, keduanya telah menjadi pemilik sah merek dagang frasa tersebut.

Ramses Ja dan Quinton Ward, pembawa acara radio keadilan rasial mingguan Civic Cipher, mengambil kepemilikan merek dagang untuk frasa, "White Lives Matter".

Awalnya itu merupakan keputusan yang sulit bagi mereka, tetapi mereka setuju untuk melakukannya setelah melihat bahwa seseorang akan mendapatkan keuntungan yang signifikan dari frasa itu.

"Saya telah melihat, meskipun dia (West) mengatakan beberapa hal yang benar-benar menyakitkan, memecah belah, dan terkadang gila, dia memiliki sedikit pengikut fanatik dan setiap kali dia merilis sesuatu, itu terjual habis," kata Ward, dikutip dari CNN.

Ja mengatakan kepada CNN bahwa kepemilikan merek dagang berarti memiliki hak eksklusif untuk menjual pakaian dengan istilah itu. Sehingga siapa pun yang mencoba menjual kaus "White Lives Matter" atau menggunakan frasa itu untuk keuntungan moneter akan diberikan surat komplain dan penghentian dari mereka.

Ketika pendengar mengetahui produser rapper "mempopulerkan kembali" istilah tersebut, "Saya pikir manuver itu terutama untuk memastikan bahwa orang lain tidak akan mendapat untung darinya," jelas Ja.

Merek dagang itu pertama kali diajukan bulan lalu, data dari Kantor Paten dan Merek Dagang AS menunjukkan, pada hari yang sama ketika West mengenakan kaus dengan gambar Paus Yohanes Paulus II di bagian depan dan tulisan "White Lives Matter" tertulis di bagian belakang.

West mengenakan kemeja itu selama acara catwalk kejutan yang diadakan di Paris Fashion Week.

baca juga

Orang yang awalnya mengamankan merek dagang tersebut mengalihkan kepemilikannya ke perusahaan Civic Cipher LLC Ja dan Ward beberapa minggu kemudian, menurut data dari Kantor Paten dan Merek Dagang AS.

Civic Cipher mengatakan kepada CNN, pemilik asli merek dagang adalah pendengar acara mereka dan ingin tetap anonim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Kemiripan Nama, Rumah Mode Dior Gugat Bintang Porno

Punya Kemiripan Nama, Rumah Mode Dior Gugat Bintang Porno

Lifestyle | Minggu, 06 November 2022 | 08:25 WIB

Fans Galang Dana Bagi Kanye West Usai Didepak dari Daftar Miliarder, Ternyata Cuma Terkumpul Segini

Fans Galang Dana Bagi Kanye West Usai Didepak dari Daftar Miliarder, Ternyata Cuma Terkumpul Segini

Lifestyle | Rabu, 02 November 2022 | 19:00 WIB

Kembali ke Instagram, Kanye West Mengaku Kehilangan 2 Miliar Dolar dalam Sehari

Kembali ke Instagram, Kanye West Mengaku Kehilangan 2 Miliar Dolar dalam Sehari

Lifestyle | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 09:59 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×