Bisakah Kurangi Penggunaan Plastik Dan Kerusakan Lingkungan Dengan Pendekatan Agama?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 29 November 2022 | 19:25 WIB
Bisakah Kurangi Penggunaan Plastik Dan Kerusakan Lingkungan Dengan Pendekatan Agama?
Sampah Plastik di Bali Didominasi Botol Air Mineral 300 Dan 600ml. [Foto : Istimewa]

Suara.com - Sampah plastik hinga kini masih menjadi masalah bagi Indonesia. Berbagai kebijakan untuk mengurangi penggunaan plastik sebenarnya sudah dilakukan seperti Pasar Bebas Plastik oleh Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) yang bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Pasar Tebet Barat, Jakarta Selatan.

Gerakan itu yang berhasil mengurangi penggunaan kantong plastik berukuran kecil dan besar sebesar 6 persen dan 11 persen. Jumlah itu masih belum cukup besar untuk menekan penggunaan plastik.

Kini ada upaya untuk mengurangi penggunaan plastik dengan pendekatan agama, seperti dilakukan GIDKP dan LLHPB PP ‘Aisyiyah dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang didukung oleh GIZ melalui program Religious Matters bertujuan untuk mendorong perubahan perilaku pada program Pasar Bebas Plastik melalui pendekatan agama.

Ilustrasi limbah sampah plastik [Foto: ANTARA]
Ilustrasi limbah sampah plastik [Foto: ANTARA]

Program perubahan perilaku pada program Pasar Bebas Plastik kali ini dilakukan melalui pendekatan agama Islam dengan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat sekitar Pasar Tebet Barat.

“Karena penduduk Indonesia mayoritas Muslim dan kerjasama kami dengan LLHPB PP ‘Aisyiyah juga sangat tepat karena (mereka) merupakan bagian dari organisasi Islam terbesar di Indonesia (Muhammadiyah). Melalui kerjasama ini, kami berupaya untuk mengangkat pesan terkait kampanye bebas plastik dalam setiap kegiatan dengan nilai-nilai keislaman yang tidak kami lakukan pada program sebelumnya di tahun 2019.”, ujar Rahyang Nusantara selaku Koordinator Nasional GIDKP dalam keterangannya, Selasa, (29/11/2022). 

Ia menjelaskan, bahwa jika masalah kerusakan iklim tidak bisa diselesaikan dengan pendekatan sains, ia menrasa perlu  menjaga bumi dari kerusakan iklim dengan pendekatan spiritualitas atau dengan pendekatan agama.

"Dalam Islam juga sudah diajarkan bahwa kebersihan merupakan sebagian dari iman. Jadi, ketika penggunaan plastik sekali pakai yang berujung nyampah itu bisa mengotori bumi kita, maka kalau kita menggunakannya kita termasuk kaum yang tidak beriman.” Ucap Hening Parlan, Ketua Divisi Lingkungan Hidup LLHPB PP Aisyiyah.

“Konsumen dan pedagang yang ada di Pasar Tebet Barat ini juga aktif dalam kajian yang diadakan di masjid yang ada di dekat Pasar Tebet Barat itu sendiri, jadi saya rasa ini merupakan kolaborasi yang benar-benar tepat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait bahaya plastik sekali pakai dalam sudut pandang keagamaan.”, tambah Hening.

Selama hampir 10 bulan berlangsung, program ini sudah melakukan berbagai kegiatan yang melibatkan pedagang, konsumen, dan masyarakat di sekitar Pasar Tebet Barat. Beberapa kegiatan baru yang dilakukan adalah pengadaan dropbox peminjaman kantong belanja untuk konsumen dan aktivitas bersama DKM Pasar Tebet Barat, seperti tafsir Al Qur’an, pembagian risalah Jum’at, khutbah Jum’at, dan lain sebagainya.

Adapun pencapaian yang sudah terjadi sebagai dampak kegiatan-kegiatan di atas adalah semakin menurunnya jumlah kios yang tidak menyediakan kantong plastik, dimana pada uji coba pertama turun sebesar 57% dan tahun ini terdapat tambahan penurunan jumlah kios sekitar hingga 17% yang juga berdampak pada penurunan jumlah kantong plastik.

Selain daripada itu, pedagang menunjukkan sikap dan motivasi yang tergolong tinggi dalam mengurangi plastik sekali pakai. Hal ini terjadi pada seluruh aspek, mulai dari alasan perbaikan lingkungan, petunjuk dari ustadz atau guru agama, serta yang berasal dari ajaran agama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Keluarga Tewas di Kalideres Diduga Jalani Ritual, Polisi Gandeng Sosiolog Agama Dalami Bukti Mantra hingga Kemenyan

Satu Keluarga Tewas di Kalideres Diduga Jalani Ritual, Polisi Gandeng Sosiolog Agama Dalami Bukti Mantra hingga Kemenyan

News | Selasa, 29 November 2022 | 15:59 WIB

Pinkan Mambo Minta Lesti Kejora Cerai dan Siap "Dipakai" Rizky Billar, Ekspresi Tertunduk Putrinya Disorot

Pinkan Mambo Minta Lesti Kejora Cerai dan Siap "Dipakai" Rizky Billar, Ekspresi Tertunduk Putrinya Disorot

Depok | Selasa, 29 November 2022 | 14:48 WIB

Kritik Keras PPP soal Putusan PN Tangerang Sahkan Pernikahan Beda Agama

Kritik Keras PPP soal Putusan PN Tangerang Sahkan Pernikahan Beda Agama

Jakarta | Selasa, 29 November 2022 | 13:55 WIB

Terkini

Apa Itu Longevity dalam Parfum? Ini 4 Pilihan dengan Aroma Tahan Lama

Apa Itu Longevity dalam Parfum? Ini 4 Pilihan dengan Aroma Tahan Lama

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48 WIB

Good Duck Hadirkan 'Ducks After Dark': Ruang Refleksi yang Aman, Ringan dan Menyenangkan

Good Duck Hadirkan 'Ducks After Dark': Ruang Refleksi yang Aman, Ringan dan Menyenangkan

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48 WIB

3 Lipstik Wardah Paling Laris di Shopee, Pembeli Akui Tidak Lengket, Transferproof dan Tahan Lama

3 Lipstik Wardah Paling Laris di Shopee, Pembeli Akui Tidak Lengket, Transferproof dan Tahan Lama

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:38 WIB

Mengapa Hotel Sultan Jakarta Dieksekusi? Ini Sejarah dan Akar Sengketa

Mengapa Hotel Sultan Jakarta Dieksekusi? Ini Sejarah dan Akar Sengketa

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:15 WIB

Bedak Sariayu untuk Kulit Sawo Matang Nomor Berapa? Ini Panduan agar Tak Salah Pilih

Bedak Sariayu untuk Kulit Sawo Matang Nomor Berapa? Ini Panduan agar Tak Salah Pilih

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:40 WIB

Siapa Wakil Ketua BEM UI 2026? Ini Profil Fatimah Azzahra, Jadi Sorotan usai Adu Argumen soal MBG

Siapa Wakil Ketua BEM UI 2026? Ini Profil Fatimah Azzahra, Jadi Sorotan usai Adu Argumen soal MBG

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:39 WIB

Saat Celana Jadi Masalah: Perjuangan Pria Berbadan Besar Mencari Pakaian yang Pas dan Kekinian

Saat Celana Jadi Masalah: Perjuangan Pria Berbadan Besar Mencari Pakaian yang Pas dan Kekinian

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:18 WIB

4 Parfum Lokal yang Tercium dari Jarak Jauh, Wanginya Mencuri Perhatian

4 Parfum Lokal yang Tercium dari Jarak Jauh, Wanginya Mencuri Perhatian

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:56 WIB

5 Cushion Water Based yang Wudhu Friendly, Ringan di Kulit dan Nyaman Dipakai Seharian

5 Cushion Water Based yang Wudhu Friendly, Ringan di Kulit dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:45 WIB

Setelah Peeling Wajah Tidak Boleh Pakai Apa? Ini Kandungan Skincare yang Harus Dihindari

Setelah Peeling Wajah Tidak Boleh Pakai Apa? Ini Kandungan Skincare yang Harus Dihindari

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:23 WIB