4 Risiko Kehamilan di Atas Usia 35 Tahun, Ini yang Harus Diperhatikan

Kamis, 29 Desember 2022 | 12:00 WIB
4 Risiko Kehamilan di Atas Usia 35 Tahun, Ini yang Harus Diperhatikan
Ilustrasi ibu hamil (Pexels/Garon Piceli)

Suara.com - Mendapatkan buah hati menjadi dambaan banyak keluarga, tapi rencana memiliki momongan harus dipertimbangkan secara matang. Tak jarang, pasangan memilih untuk menunda program hamil. Jika memutuskan untuk menundanya, Anda perlu memahami risiko kehamilan di atas usia 35 tahun sebagai langkah antisipasi.

Secara ideal, usia produktif untuk melakukan reproduksi telah terlewati di angka 35 tahun. Tubuh sudah tidak lagi pada kondisi terbaiknya untuk menjalani proses tersebut. Akan ada tantangan tersendiri yang harus dihadapi sehingga pelru dijadikan bahan pertimbangan.

Dilansir dari Hello Sehat, berikut beberapa hal yang wajib dipahami mengenai hamil di atas usia 35 tahun.

Ilustrasi ibu hamil yang sedang memperhatikan ponsel (Freepik/tirachardz)
Ilustrasi ibu hamil yang sedang memperhatikan ponsel (Freepik/tirachardz)

Risiko Lebih Sulit dan Lebih Lama

Anda mungkin lebih sulit hamil jika dibandingkan dengan ketika berusia 20-an. Hal ini terjadi karena kualitas sel telur cenderung menurun saat telah memasuki usia di atas 35 tahun.

Frekuensi ovulasi tubuh wanita secara alami juga akan semakin jarang, bahkan mengalami beberapa siklus di mana sel telur tidak dilepaskan. Jika sel telur tak berhasil dilepaskan, pembuahan juga akan lebih sulit terjadi.

Risiko Komplikasi Kesehatan

Pada usia di atas 35 tahun, risiko komplikasi yang terjadi juga akan meningkat. Risiko yang dimaksud antara lain keguguran, peningkatan tekanan darah saat hamil, diabetes gestasional, preeklamsia, stillbirth, hingga persalinan prematur.

Peningkatan risiko ini disebabkan sel telur yang menurun kualitasnya dan kondisi medis kronis yang lebih mungkin terjadi pada saat pertambahan usia. Tak heran jika kebanyakan prosedur persalinan dilakukan secara caesar untuk mengurangi risiko komplikasi ini.

Baca Juga: Sempat Syok dan Tak Percaya, Angela Tee Umumkan Hamil Anak ke-2

Terdapat Risiko Cacat Lahir

Kehamilan pada rentang usia 35 tahun ke atas juga meningkatkan risiko adanya cacat lahir yang dialami bayi. Hal ini terkait dengan masalah kromosom yang dialami si bayi, mulai dari kromosom hilang, rusak, atau kelebihan kromosom.

Di sisi lain, bayi yang lahir juga akan berisiko lebih tinggi mengalami berat badan lahir rendah, sehingga memerlukan treatment khusus setelah proses persalinan selesai.

Pendarahan Lebih Banyak

Dikutip dari nutriclub.co.id, salah satu risiko yang juga harus menjadi pertimbangan adalah terjadinya pendarahan yang lebih banyak. Hal ini dapat terjadi saat mendekati waktu persalinan atau ketika persalinan berlangsung.

Hal ini dipicu adanya peningkatan gula darah secara drastis selama kehamilan yang menyebabkan ukuran janin menjadi lebih besar.

Walau begitu, bukan berarti Anda sepenuhnya tidak boleh hamil di atas usia 35 tahun. Konsultasikan dengan dokter kepercayaan Anda untuk informasi yang lebih detail dan lengkap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI