Apa Itu Toxic Relationship? Kalau Selalu Bikin Sakit, Itu Bukan Cinta yang Baik

Jum'at, 30 Desember 2022 | 09:00 WIB
Apa Itu Toxic Relationship? Kalau Selalu Bikin Sakit, Itu Bukan Cinta yang Baik
Ilustrasi toxic relationship (Pexels.com/Alex Green)

Suara.com - Hubungan sehat yang ideal tentu diinginkan oleh setiap orang. Sayangnya, tak semua orang bisa menikmati hal tersebut dan justru terjebak dalam toxic relationship.

Istilah toxic relationship pun cukup sering terdengar di media sosial. Namun, apakah Anda tahu apa itu toxic relationship?

Toxic relationship merupakan salah satu topik yang cukup hangat diperbincangkan. Hal ini lantaran toxic relationship dapat memengaruhi kesehatan mental dan produktivitas seseorang.

Sayangnya, banyak orang yak tak sadar atau menyangkal tengah berada di dalam toxic relationship. Lantas, apa itu toxic relationship?

Ilustrasi toxic relationship. (Pexels)
Ilustrasi toxic relationship. (Pexels)

Secara sederhana, toxic relationship diartikan sebagai hubungan yang tak produktif, bahkan merusak satu dengan lainnya. Bukan hanya dalam hubungan asmara, hal ini juga bisa terjadi dalam lingkaran pertemanan.

Hubungan ini sama sekali tidak baik dijalani oleh siapapun. Pada akhirnya, orang-orang di dalamnya akan menghabiskan energi bahkan tak mendapat manfaat dari hubungan itu.

Melansir dari Healthline, ada beberapa tanda di mana seseorang terjerat dalam toxic relationship. Terkadang tanda-tanda ini tak disadari atau bahkan disepelekan.

Tanda-tanda tersebut meliputi seperti kurang adanya dukungan satu sama lain, komunikasi yang tidak baik, cemburu berlebihan, mengontrol perilaku, hingga ketidakjujuran.

Orang yang merasa selalu gelisah dalam hubungan pun bisa jadi tengah berada dalam toxic relationship. Selain itu pasangan yang mengabaikan kebutuhan, berjarak dengan kerabat, dan kurang merawat diri, merupakan tanda-tanda seseorang tengah berada di dalam toxic relationship.

Baca Juga: 4 Hal yang Dapat Merampas Rasa Percaya Diri Seseorang, Yuk Kenali!

Jika Anda merasakan tanda-tanda tersebut dan masih berharap bahwa ia bisa berubah, ini juga termasuk dalam toxic relationship. Berharap seseorang dapat berubah justru akan berakhir menyiksa dan menyakiti diri sendiri.

Itulah yang dimaksud dengan toxic relationship. Apakah Anda pernah atau bahkan sedang berada di dalamnya?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI