Bukan Cuma Bakar-Bakar! 7 Negara Ini Punya Tradisi Unik Rayakan Malam Tahun Baru, Ada yang Sampai Pecahkan Piring

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Sabtu, 31 Desember 2022 | 19:47 WIB
Bukan Cuma Bakar-Bakar! 7 Negara Ini Punya Tradisi Unik Rayakan Malam Tahun Baru, Ada yang Sampai Pecahkan Piring
Ilustrasi malam tahun baru (Pixabay/pexels)

Suara.com - Pada 31 Desember, setiap orang di seluruh dunia akan merayakan malam pergantian tahun. Perayaan ini dilakukan dalam menyambut tahun yang baru sebagai awal kembali.

Biasanya, di setiap negara memiliki tradisi sendiri untuk merayakan malam tahun baru. Di Indonesia, malam tahun baru biasanya berkaitan dengan bakar-bakar disertai pesta kembang api tepat jam 12 malam.

Selain Indonesia, beberapa negara rupanya memiliki berbagai tradisi unik saat malam tahun baru. Beberapa tradisi ini biasanya berhubungan dengan kepercayaan serta budaya yang sudah melekat di negara tersebut.

Lantas, apa saja tradisi perayaan malam tahun baru di berbagai negara? Melansir laman Insider, berikut beberapa tradisi unik perayaan malam tahun baru di beberapa negara.

Sejumlah wisatawan merayakan tahun baru di Pantai. (Pixabay)
Sejumlah wisatawan merayakan tahun baru di Pantai. (Pixabay)

1. Hogmanay di Edinburgh, Skotlandia

Pada malam tahun baru, masyarakat Skotlandia merayakannya selama tiga hari. Pada 30 Desember, masyarakat akan memegang obor dan menciptakan jalanan seperti sungai api Parliament Square hingga Calton Hill.

Sementara pada 31 Desember, nantinya akan ada pertemuan yang diisi dengan musik serta tarian tradisional negara tersebut. Lalu ketika hari berganti, masyarakat akan menikmati malam bersama orang-orang terdekat.

2. Makan anggur, Spanyol

Malam tahun baru di Spanyol memiliki tradisi makan 12 buah anggur. Berdasarkan kepercayaan, jika ada orang yang berhasil memakan 12 jenis anggur tersebut, ia akan mengalami kemakmuran di tahun berikutnya.

baca juga

Masyarakat biasanya mengadakan acara ini di Puerta del Sol di Madrid. Nantinya tersedia 12 anggur dengan minuman. Masyarakat juga akan berpesta dan berdansa hingga dini hari.

3. Menghancurkan piring, Denmark

Denmark memiliki cara unik dalam merayakan malam tahun baru. Pasalnya masyarakat Denmark akan menghancurkan piring, gelas di malam pergantian tahun. Pemecahan barang-barang kaca ini dimaksudkan untuk membuang nasib buruk agar tidak terjadi di tahun depan.

Nantinya, masyarakat akan pergi ke rumah keluarga atau kerabat dekat dan membenturkan piring atau gelas ke rumahnya. Semakin banyak pecahan kaca di depan pintu, itu menandakan doa yang diberikan kepadanya.

Ilustrasi malam tahun baru (Pexels)
Ilustrasi malam tahun baru (Pexels)

4. Melompati tujuh gelombang di Brazil

Masyarakat Brazil akan merayakan malam tahun baru di pantai. Salah satu tempat yang terkenal merayakan malam tahun baru yaitu Pantai Copacabana, Rio de Janeiro. Pada malam tahun baru, masyarakat akan melompati gelombang atau ombak sebanyak tujuh kali untuk keberuntungan. Mereka juga memakai pakaian putih yang diartikan sebagai rasa damai.

5. Pesta tujuh, sembilan, atau 12 kali, Estonia

Estonia memiliki tradisi unik dalam perayaan tahun baru. Pasalnya, negara satu ini akan merayakan pesta sebanyak 7, 9, hingga 12 kali. Angka-angka tersebut dipercaya membawa keberuntungan. Jika orang tersebut melakukan pesta sebanyak angka itu, ia juga akan mendapatkan kekuatan dan keberuntungan.

Ilustrasi simbol warna yang digunakan di kuil Jepang [Pixabay/xegxef ]
Ilustrasi simbol warna yang digunakan di kuil Jepang [Pixabay/xegxef ]

6. Membunyikan lonceng 108 kali Jepang

Di Jepang, nantinya akan ada pembunyian lonceng di kuil Buddha. Pembunyian lonceng ini dilakukan sebanyak 108 kali. Hal ini disimbolkan sebagai keinginan, penderitaan yang dialami manusia. Oleh sebab itu, lonceng dibunyikan untuk menghilangkan berbagai emosi dan hal-hal negatif.

7. Junkanoo, Bahama

Bahama memiliki cara unik sendiri dalam merayakan malam tahun baru. Hal ini karena masyarakat akan ada acara dengan nama Junkanoo. Junkanoo merupakan festival di Bahama yang berlangsung pada tahun baru.

Kegiatan ini dimulai pada akhir abad ke-18. Festival ini berisi parade jalanan dengan musik, tarian, dan kostum yang berasal dari banyak pulau di Karibia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Lombok Timur 20 Tahun Jual Mainan di Bali, Berharap Malam Tahun Baru Tak Hujan

Pria Lombok Timur 20 Tahun Jual Mainan di Bali, Berharap Malam Tahun Baru Tak Hujan

Bali | Sabtu, 31 Desember 2022 | 19:33 WIB

Jelang Perayaan Tahun Baru, TMII Dipadati Pengunjung

Jelang Perayaan Tahun Baru, TMII Dipadati Pengunjung

Foto | Sabtu, 31 Desember 2022 | 19:22 WIB

LIVE STREAMING: Suasana Car Free Night Jelang Tahun Baru 2023

LIVE STREAMING: Suasana Car Free Night Jelang Tahun Baru 2023

Video | Sabtu, 31 Desember 2022 | 19:44 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×