Viral Bocah Bangladesh Main Petak Umpet dan Terkunci di Kontainer, Keluar-keluar Sudah Pindah Negara

Dinda Rachmawati

Jum'at, 27 Januari 2023 | 20:35 WIB
Viral Bocah Bangladesh Main Petak Umpet dan Terkunci di Kontainer, Keluar-keluar Sudah Pindah Negara
Bocah Bangladesh Main Petak Umpet di Kontainer (TikTok)

Suara.com - Seorang bocah laki-laki asal Bangladesh mengejutkan banyak orang saat muncul dari dalam peti kemas alias kontainer pengiriman yang baru saja tiba di salah satu pelabuhan di Malaysia.

Rupanya, ia terkunci di dalam sana saat sedang bermain petak umpet dengan teman-temannya di kota asalnya Chittagong, Bangladesh. Parahnya lagi, ia menghabiskan waktu enam hari di kapal yang membawa peti kemas itu ke Malaysia.

Dilansir Oddity Central, pada 17 Januari, saat menurunkan peti kemas dari kapal Bangladesh, staf di Port Klang Malaysia terkejut melihat seorang anak laki-laki yang kebingungan dan kurus keluar dari salah satu peti kemas. 

Dia tidak bisa berbicara bahasa lokal sehingga otoritas pelabuhan tidak bisa mendapatkan informasi apa pun darinya. Mereka pun mencurigai bahwa bocah itu mungkin adalah korban dari organisasi kejahatan perdagangan manusia, sehingga mereka segera memanggil polisi. 

Hal tersebut terekam dalam sebuah video di TikTok yang dibagikan oleh para pekerja di Port Klang. Bocah lelaki yang diidentifikasi bernama Fahim itu sangatlah beruntung, karena ia bisa selamat setelah tidak makan dan minum selama 6 hari lamanya.

Fahim yang melangkah keluar dari kontainer pengiriman terlihat kebingungan. Dia kemudian dijemput oleh ambulans dan dibawa ke rumah sakit setempat. Anak laki-laki itu mengatakan kepada penyelidik Malaysia bahwa dia tertidur di kontainer pengiriman saat bersembunyi dari teman-temannya.

Saat bangun, ia kemudian menemukan dirinya terkunci. Meskipun berteriak minta tolong, tidak ada yang datang untuk menyelamatkannya. Kontainer tersebut pun diangkut dengan kapal, hampir 2.000 mil ke Port Klang, Malaysia.

Pihak berwenang Malaysia telah mengkonfirmasi bahwa tidak ada alasan untuk meragukan cerita bocah itu dan tidak ada kecurigaan perdagangan manusia dalam kasus ini. Malaysia telah memulai proses untuk memulangkan Fahim ke negara asalnya di Bangladesh.

Bocah Bangladesh itu dianggap sangat beruntung. Pasalnya, pengiriman peti kemas lewat jalur laut kadang bisa menghabiskan waktu berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan di laut. Dan tanpa makanan dan air, dia pasti tak akan selamat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Nahyan Berjoget di Depan Prabowo Subianto ketika Sedang Pidato, Warganet: Di Depan Presiden Aja Berani

Aksi Nahyan Berjoget di Depan Prabowo Subianto ketika Sedang Pidato, Warganet: Di Depan Presiden Aja Berani

Depok | Jum'at, 27 Januari 2023 | 15:30 WIB

Top Global Petak Umpet! Kronologi Bocah Bangladesh Sembunyi di Kontainer, Keluar-keluar Sudah di Malaysia

Top Global Petak Umpet! Kronologi Bocah Bangladesh Sembunyi di Kontainer, Keluar-keluar Sudah di Malaysia

News | Jum'at, 27 Januari 2023 | 12:17 WIB

Bikin Panik Keluarga, Polres Cimahi Serahkan Anak Hilang Usai Ditemukan Naik Angkot Sendirian

Bikin Panik Keluarga, Polres Cimahi Serahkan Anak Hilang Usai Ditemukan Naik Angkot Sendirian

News | Jum'at, 27 Januari 2023 | 09:20 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×