Top Global Petak Umpet! Kronologi Bocah Bangladesh Sembunyi di Kontainer, Keluar-keluar Sudah di Malaysia

Farah Nabilla

Jum'at, 27 Januari 2023 | 12:17 WIB
Top Global Petak Umpet! Kronologi Bocah Bangladesh Sembunyi di Kontainer, Keluar-keluar Sudah di Malaysia
Ilustrasi kontainer (Pixabay/skeeze)

Suara.com - Seorang bocah laki-laki berusia 15 tahun asal Bangladesh bermain petak umpet bersama kawan-kawannya dan bersembunyi di dalam kontainer. Saat keluar, tahu-tahu dirinya sudah berada di pelabuhan Malaysia.

Beruntungnya, bocah tersebut ditemukan dalam keadaan selamat, meski terkunci selama enam hari tanpa makanan apapun. Lantas, bagaimana kronologi kasus ini? Berikut informasi selengkapnya.

Kronologi

Awalnya, seorang pekerja Pelabuhan Klang Malaysia terkejut melihat seorang bocah laki-laki berperawakan kurus keluar dari salah satu kontainer. Dalam penemuan yang terjadi pada Selasa (17/1/2023) itu, ia juga disebutkan terlihat linglung.

Para pekerja mengambil sejumlah foto dan video untuk menunjukkan bocah yang tampak kebingungan itu. Ia kemudian diamankan oleh otoritas pelabuhan. Petugas sempat kesulitan mengulik informasi darinya karena ia tidak bisa berbahasa Malaysia.

Otoritas pelabuhan lantas menelepon pihak berwenang sebab khawatir bocah tersebut dicurigai merupakan korban perdagangan manusia di Malaysia. Setelahnya, ia segera dijemput oleh ambulans dan dibawa ke rumah sakit setempat.

Akhirnya, para penyelidik berhasil menanyai bocah laki-laki itu yang diidentifikasi sebagai Fahim asal Bangladesh. Lebih lanjut, ia mengaku tengah bermain petak umpet bersama teman-temannya di kota Chittagong.

Ia memilih bersembunyi di kontainer pengiriman dan tanpa sengaja mengunci dirinya, setelah itu dia tertidur. Benda itu kemudian dibawa ke kapal niaga untuk berlayar ke Malaysia pada 11 Januari lalu.

Selang enam hari pada 17 Januari, Fahim sudah berada di Malaysia. Selama terjebak di dalam kontainer, ia sempat berteriak minta tolong dan tidak mengonsumsi apapun. Namun, saat berada di rumah sakit, kondisinya dikabarkan stabil dan segera pulih.

baca juga

Pihak berwenang Malaysia kekinian mengonfirmasi bahwa tidak ada alasan untuk meragukan pernyataan Fahim. Lalu, disebutkan pula bahwa tidak ada dugaan perdagangan manusia dalam kasus ini.

Mereka juga saat ini sedang memulai proses untuk memulangkan Fahim ke Bangladesh. Bocah itu akan segera dibawa ke negara asalnya jika kondisinya sudah benar-benar sehat.

Adapun kasus bocah Bangladesh yang tahu-tahu berada di Malaysia itu tengah menjadi perbincangan di media sosial Twitter. Ribuan warganet pun turut menuliskan beragam cuitan dan komentar. Ada yang menanggapinya serius dan ada pula yang tampak bercanda.

"Weiiii 5 hari dalem kontainer ga ada makan/minuman kuat gitu? Man itu kontainer kalo siang kena sinar matahari aja panas ga kebayang selama perjalanan 6 hari belum lagi  nunggu kontainer bongkar sama perizinan ngurus kontainer keluar pelabuhan," tulis seorang warganet.

"Kata mama biasanya kalo main petak umpet kalo ilang di culik wewegombel. Tapi nih anak jago si. bisa berteleport gitu," tulis yang lain.

"Human trafficking kali tuh. Udh di briefing kalo ketauan bilang aja lagi petak umpet," duga warganet.

"Main petak umpet antar tetangga itu memang asik. Tapi pernah gak sih lu main petak umpet antar negara..," tulis warganet lain.

"Top Global Petak Umpet," imbuh warganet lain.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PM Malaysia Akui Jijik Lihat Kelakuan Politisi Swedia Usai Panggil Dubes Terkait

PM Malaysia Akui Jijik Lihat Kelakuan Politisi Swedia Usai Panggil Dubes Terkait

News | Jum'at, 27 Januari 2023 | 09:53 WIB

PM Malaysia Tegaskan Tidak Tolerir Aksi Pembakaran Kitab Suci Apapun

PM Malaysia Tegaskan Tidak Tolerir Aksi Pembakaran Kitab Suci Apapun

News | Jum'at, 27 Januari 2023 | 05:05 WIB

Bunda Wajib Waspada! Asyik Main Petak Umpet, Bocah Asal Bangladesh Terbawa sampai ke Malaysia

Bunda Wajib Waspada! Asyik Main Petak Umpet, Bocah Asal Bangladesh Terbawa sampai ke Malaysia

Metro | Kamis, 26 Januari 2023 | 22:01 WIB

Main Petak Umpet di Kontainer, Bocah Bangladesh Terbawa Sampai ke Malaysia

Main Petak Umpet di Kontainer, Bocah Bangladesh Terbawa Sampai ke Malaysia

Mamagini | Kamis, 26 Januari 2023 | 19:59 WIB

Termasuk Indonesia, Berikut Negara di Asia yang Kerap Pakai Jasa Pemain Naturalisasi

Termasuk Indonesia, Berikut Negara di Asia yang Kerap Pakai Jasa Pemain Naturalisasi

Bola | Kamis, 26 Januari 2023 | 13:17 WIB

Bukan Karena Uang, Saddil Ramdani Ungkap Alasan Haru Bertahan di Sabah FC dan Batal ke Eropa

Bukan Karena Uang, Saddil Ramdani Ungkap Alasan Haru Bertahan di Sabah FC dan Batal ke Eropa

Joglo | Rabu, 25 Januari 2023 | 20:37 WIB

Terkini

Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%

Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:52 WIB

BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP

BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:51 WIB

Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga

Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:40 WIB

Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel

Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:38 WIB

Kawal Kuota Tak Hangus, DPR Wanti-wanti Operator: Jangan Siasati dengan Naikkan Tarif!

Kawal Kuota Tak Hangus, DPR Wanti-wanti Operator: Jangan Siasati dengan Naikkan Tarif!

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:35 WIB

7 Zodiak dengan Pemikiran Dewasa dan Bijaksana Melebihi Umurnya

7 Zodiak dengan Pemikiran Dewasa dan Bijaksana Melebihi Umurnya

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:30 WIB

Dilema Jobseeker: Dituntut Berpengalaman, tetapi Tak Diberi Kesempatan

Dilema Jobseeker: Dituntut Berpengalaman, tetapi Tak Diberi Kesempatan

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:30 WIB

Pemerintah Siapkan SRUK Jadi Infrastruktur Perdagangan Karbon, Pendanaan Lingkungan Diperluas

Pemerintah Siapkan SRUK Jadi Infrastruktur Perdagangan Karbon, Pendanaan Lingkungan Diperluas

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:24 WIB

Bro Ron Skakmat Pramono: Daripada Urus Orang Pindah Partai, Mending Beresin Bau Sampah Rorotan!

Bro Ron Skakmat Pramono: Daripada Urus Orang Pindah Partai, Mending Beresin Bau Sampah Rorotan!

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:20 WIB

Tarif Lepas WNI Naik, Legislator Dorong Pemerintah Benahi Faktor Pemicu Warga Lepas Status WNI

Tarif Lepas WNI Naik, Legislator Dorong Pemerintah Benahi Faktor Pemicu Warga Lepas Status WNI

DPR | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:17 WIB

×