Profil Shinta Ratri, Alami Jatuh Bangun Mendirikan Ponpes Waria Sebelum Meninggal

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 01 Februari 2023 | 16:55 WIB
Profil Shinta Ratri, Alami Jatuh Bangun Mendirikan Ponpes Waria Sebelum Meninggal
Ketua Ponpes Waria Al Fatah Yogyakarta, Shinta Ratri saat berbincang kepada wartawan di ponpes setempat, Senin (8/6/2020). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

Suara.com - Pemimpin Pondok Pesantren (Ponpes) Waria Al Fatah Yogyakarta, Shinta Ratri, meninggal pada Rabu (1/2/2023) pagi. Kabar ini dibenarkan Manajer Program Yayasan Kebaya Rully Mallay. Ia mengatakan Shinta sempat mengeluh sakit asam lambung.

Shinta disebutnya, dilarikan ke Rumah Sakit Hidayatullah. Adapun sebelum meninggal, pihak keluarga terakhir kali membawanya ke RSUD Kota Yogyakarta, pada Senin (30/1/2023). Ia dikatakan dimakamkan siang ini sekitar pukul 14.00 di Kotagede.

Diketahui bahwa Shinta Ratri adalah seorang transpuan yang mendirikan pondok pesantren khusus waria di Yogyakarta. Lantas, seperti apa profil sekaligus perjalanannya bersama ponpes itu? Berikut informasinya.

Profil Shinta Ratri

Shinta Ratri lahir di Kota Yogyakarta dengan nama Tri Santoso Nugroho. Ia tumbuh di lingkungan keluarga pedagang kerajinan di Kotagede hingga membuatnya sudah berwirausaha sejak masih duduk di bangku SMA.

Meski lulus sebagai sarjana biologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Shinta Ratri memilih menjadi pengusaha kerajinan perak. Di sisi lain, sosoknya ini juga dikenal aktif dalam membela para transpuan.

Tepatnya agar mereka menerima haknya dalam beribadah. Oleh karena itu, Shinta Ratri mendirikan Pondok Pesantren (Ponpes) Waria Al-Fatah di Yogyakarta. Ia pun lantas dipercaya untuk memimpin tempat yang menampung puluhan waria itu.

Atas dedikasinya, Shinta pada 2019, diberi penghargaan oleh Front Line Defenders, organisasi internasional untuk perlindungan pembela hak asasi manusia (HAM) yang berbasis di Irlandia. Ia dijuluki sebagai pejuang HAM di kawasan Asia Pasifik.

Dalam pondok pesantren itu, Shinta bersama puluhan waria lainnya berupaya mencari Tuhan untuk mengejar hak beribadah. Di sana, mereka menerima bimbingan, salah satunya dari ustaz Arif Nuh Safri.

baca juga

Mereka juga berkunjung ke pesantren lain untuk berbagi ilmu. Tak hanya itu, di ponpes ini, ada aktivitas lain yang diikuti para waria. Di antaranya, pelatihan membuat kerajinan tangan oleh para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta.

Nasib apes pun kerap dialami Pondok Pesantren Al-Fatah. Pada Februari 2016, tempat itu sempat disambangi dan diprotes FJI (Front Jihad Islam). Mereka meminta Shinta dan yang lainnya bertobat kembali menjadi pria.

Shinta dan rekan-rekannya juga dituduh hendak menyebarkan hal-hal buruk. Mulai dari perkawinan sejenis, menjadi tempat mabuk berkedok pesantren, hingga ajaran sesat. Namun, momen tersebut berujung berkah bagi mereka.

Ustaz Arif bersama sejumlah aktivis sosial, Komnas Perempuan, hingga anggota DPR RI membela para waria itu dan melawan sikap FJI. Akhirnya, sampai sekarang, Ponpes Al-Fatah Yogyakarta masih menjadi tempat bernaung puluhan waria.

Terlebih bagi mereka yang mengalami keterbatasan untuk berusaha dekat dengan Tuhannya di ruang publik. Disebutkan, para waria itu juga berhak beribadah dan menyembah Tuhan sesuai dengan agama yang diyakini.

Di sisi lain, Shinta saat lulus SMA sempat diajak berdiskusi oleh keluarganya. Ia ditanya apakah akan melanjutkan hidup sebagai waria selamanya. Awalnya, ia marah dan sedih karena merasa diadili.

Ia kemudian berkata bahwa dirinya tidak pernah berharap untuk menjadi waria karena hanya menjalankan panggilan jiwa. Atas dasar ini, keluarga Shinta pun menerima dan memperlakukannya sebagai wanita hingga akhir hayatnya.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung, Pendiri Ponpes Waria Al Fatah Mulanya Keluhkan Sakit Asam Lambung

Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung, Pendiri Ponpes Waria Al Fatah Mulanya Keluhkan Sakit Asam Lambung

Jogja | Rabu, 01 Februari 2023 | 15:22 WIB

Pendiri Pesantren Waria Al-Fatah, Shinta Ratri Meninggal Dunia. Ingat Kembali Fakta Tentang Ponpesnya

Pendiri Pesantren Waria Al-Fatah, Shinta Ratri Meninggal Dunia. Ingat Kembali Fakta Tentang Ponpesnya

Cianjur | Rabu, 01 Februari 2023 | 15:00 WIB

Bunda Corla Sebut Banyak MUA Bau Mulut saat Sedang Merias Wajahnya: Tolong Pake Masker

Bunda Corla Sebut Banyak MUA Bau Mulut saat Sedang Merias Wajahnya: Tolong Pake Masker

Video | Rabu, 01 Februari 2023 | 14:00 WIB

Pemimpin Pesantren Waria Al Fatah Yogyakarta Shinta Ratri Meninggal Dunia

Pemimpin Pesantren Waria Al Fatah Yogyakarta Shinta Ratri Meninggal Dunia

Jogja | Rabu, 01 Februari 2023 | 12:34 WIB

Aktivis Waria Shinta Ratri Meninggal Dunia, Ingat Lagi 5 Fakta Tentangnya dan Pesantren yang Didirikannya

Aktivis Waria Shinta Ratri Meninggal Dunia, Ingat Lagi 5 Fakta Tentangnya dan Pesantren yang Didirikannya

Lifestyle | Rabu, 01 Februari 2023 | 10:10 WIB

Terkini

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:35 WIB

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:28 WIB

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:22 WIB

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Jogja | Minggu, 01 November 2026 | 17:12 WIB

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:10 WIB

Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?

Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:05 WIB

Kemendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemda yang Sukses Kawal Program MBG

Kemendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemda yang Sukses Kawal Program MBG

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:05 WIB

×