Di Amerika Ada Wacana Narapidana Donor Organ Tubuh, Hukuman Penjaranya Bisa Dikurangi!

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 02 Februari 2023 | 09:10 WIB
Di Amerika Ada Wacana Narapidana Donor Organ Tubuh, Hukuman Penjaranya Bisa Dikurangi!
Ilustrasi Narapidana yang pernah dihukum mati. (freepik)

Suara.com - Aturan tak biasa terkait donor organ akan diterapkan Massachusetts, Amerika. Dimana narapidana akan mendapatkan remisi kurungan penjara selama satu tahun jika mendonorkan organ mereka. Menariknya wacana ini terinspirasi dari buku fiksi ilmiah dan cerita horor.

Alih-alih fokus pada narapidana berperilaku baik, baru bisa mendapatkan remisi atau potongan masa hukuman penjara, maka rancangan undang-undangan Massachusetts terbaru memasukan wacana donor organ untuk mendapatkan potongan hukuman.

Mengutip Insider, Kamis (2/2/2023) jika undang-undang ini disahkan maka akan membentuk panel beranggotakan lima panelis untuk mengawasi pelaksanaan program.

Ilustrasi napi di penjara. [Shutterstock]
Ilustrasi napi di penjara. [Shutterstock]

Panelis ini terdiri dari seorang spesialis donasi organ dari rumah sakit, dua pengacara ahli donor organ dan hak tahanan, serta panel penentu standar kelayakan donor organ.

Melalui RUU ini, diklaim akan bisa menyelamatkan banyak jiwa. Pasalnya saat ini daftar tunggu donor organ di Massachusetts sudah lebih dari 5000 orang, sehingga dianggap sudah terlalu panjang atau tidak proporsional, karena meningkatkan risiko kematian.

"Tidak boleh ada komisi atau pembayaran uang yang diberikan kepada Departemen Pemasyarakatan untuk sumsum tulang yang disumbangkan oleh individu yang dipenjara," tulis RUU tersebut.

Selain organ yang bisa disumbangkan, ada juga sumsum tulang belakang yang banyak dibutuhkan pasien dengan kanker seperti kanker darah atau leukimia.

"Seperti yang ada di buku fiksi ilmiah dan cerita horor. Ini adalah semacam gagasan bahwa kita memiliki kelompok manusia yang bagian tubuhnya bisa 'dipanen' karena mereka sangat menginginkan kebebasan sehingga bersedia melakukan itu," komentar Presiden Families Against Mandatory Minimums, Kevin Ring mengomentari.

Wacana ini akhirnya viral di media sosial dan menimbulkan pro kontra bahkan perdebatan, karena dianggap bisa mengatasi masalah kesehatan kekurangan organ, hingga pemaksaan para terpidana.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegara Sering Traktir Makan Napi, Warganet Doakan Nikita Mirzani Kembali di Penjara: Biar Bemanfaat

Gegara Sering Traktir Makan Napi, Warganet Doakan Nikita Mirzani Kembali di Penjara: Biar Bemanfaat

Mamagini | Senin, 16 Januari 2023 | 14:54 WIB

Mantan Narapidana Muhammad Romahurmuziy Kembali Berpolitik di PPP, Netizen: Tandai Orangnya

Mantan Narapidana Muhammad Romahurmuziy Kembali Berpolitik di PPP, Netizen: Tandai Orangnya

Mamagini | Kamis, 05 Januari 2023 | 19:50 WIB

Berkaca dari Romahurmuziy, Bagaimana Aturan Mantan Narapidana Kembali Terjun ke Politik?

Berkaca dari Romahurmuziy, Bagaimana Aturan Mantan Narapidana Kembali Terjun ke Politik?

News | Kamis, 05 Januari 2023 | 11:34 WIB

Terkini

Rupiah Makin Tertekan, Sudah Melemah 7,74% Sepanjang 2026

Rupiah Makin Tertekan, Sudah Melemah 7,74% Sepanjang 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:08 WIB

71 Orang Tewas, Bisakah Nakhoda KM Virgo Transport 8 Dipidana?

71 Orang Tewas, Bisakah Nakhoda KM Virgo Transport 8 Dipidana?

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:08 WIB

Jangan Tunggu Burnout: Pentingnya Ambil Ruang Jeda Sebagai Kebiasaan Rutin

Jangan Tunggu Burnout: Pentingnya Ambil Ruang Jeda Sebagai Kebiasaan Rutin

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 19:04 WIB

Bikin Makeup Flawless dan Tahan Lama: 5 Primer Serum Pengunci Kelembapan

Bikin Makeup Flawless dan Tahan Lama: 5 Primer Serum Pengunci Kelembapan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 19:00 WIB

Pindah KPR Mudah, Cepat, dan Bebas Repot Melalui Program BRI KPR Take Over

Pindah KPR Mudah, Cepat, dan Bebas Repot Melalui Program BRI KPR Take Over

Bri | Rabu, 30 September 2026 | 18:59 WIB

Pemprov DKI Siapkan Tiga Terminal Utama Transjakarta Laut di Pulau Seribu, Mana Saja?

Pemprov DKI Siapkan Tiga Terminal Utama Transjakarta Laut di Pulau Seribu, Mana Saja?

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:55 WIB

Bupati Gowa Tersangka Korupsi Diperiksa Kortastipidkor Polri Besok

Bupati Gowa Tersangka Korupsi Diperiksa Kortastipidkor Polri Besok

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:53 WIB

Telkom Indonesia Tiba-tiba Ganti Dirut

Telkom Indonesia Tiba-tiba Ganti Dirut

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:53 WIB

Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK, Rahmad Darmawan Beri Peringatan Keras untuk Timnas Indonesia

Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK, Rahmad Darmawan Beri Peringatan Keras untuk Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 18:51 WIB

Tampil Lebih Gagah, Honda CRF1100L Africa Twin Dapatkan Penyegaran Warna Baru

Tampil Lebih Gagah, Honda CRF1100L Africa Twin Dapatkan Penyegaran Warna Baru

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 18:50 WIB

×