Meski Bisa Memuaskan, Ini Lho Risiko Kesehatan dan Bahaya Menggunakan Vibrator

Dinda Rachmawati

Kamis, 02 Maret 2023 | 05:05 WIB
Meski Bisa Memuaskan, Ini Lho Risiko Kesehatan dan Bahaya Menggunakan Vibrator
Ilustrasi vibrator. (Shutterstocks)

Suara.com - Vibrator dan mainan seks memang sering digunakan dan memiliki manfaat tersendiri bagi banyak wanita untuk kepuasan seks mereka. Tapi sayangnya, alat ini juga menimbulkan risiko kesehatan seperti infeksi vagina dan paparan bahan kimia antara lain. 

Untuk mengetahui bahaya vibrator dan mainan seks lainnya, serta risiko kesehatannya, berikut daftarnya seperti dilansir dari berbagai sumber.

1. Anda melewatkan manfaat oksida nitrat dan oksitosin

Menggunakan vibrator memaksa tubuh Anda untuk melewati sebagian besar fase Plateau dan Orgasme, yang mengurangi paparan oksitosin dan oksida nitrat. Padahal, dilansir Flo Living, bahan kimia alami ini memberi Anda kekebalan yang lebih baik, lendir serviks yang lebih baik, dan pola ovulasi yang teratur.

2. Tubuh bisa terpapar bahan kimia berbahaya

Ilustrasi beragam mainan seks (sex toys). (Shutterstock)
Ilustrasi beragam mainan seks (sex toys). (Shutterstock)

Dalam sebuah studi tentang plastik yang dilakukan oleh pengawas konsumen, Choice Australia, ditemukan bahwa bahan kimia berbahaya seperti Bisphenol A, phtalates, PVC dan BPA ditambahkan ke plastik yang digunakan untuk membuat hubungan seks. Dilansir Health Shots, bahan ini digunakan untuk membuatnya lebih lembut dan lebih fleksibel.

Studi tersebut melanjutkan dengan paparan bahan kimia ini dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti kemandulan, obesitas, kanker payudara, penyakit jantung, dan diabetes.

3. Kekebalan Anda mungkin Terganggu

Untuk membantu Anda memahami hal ini, mari kita kembali ke tahun 1960-an ketika siklus respons seksual The Masters & Johnson diterbitkan. Menurut teori ini, respon seksual memiliki 4 fase:

baca juga

Gairah awal, masa di mana ketika organ seks membengkak dengan darah dan vagina mulai basah untuk pelumasan.

Plateau saat pembengkakan disertai dengan detak jantung yang lebih cepat dan pernapasan yang lebih berat.

Orgasme, saat dinding vagina dan otot panggul mulai berkontraksi.

Resolusi, saat otot Anda rileks dan semuanya kembali normal.

Jika Anda menggunakan vibrator, Anda akhirnya kehilangan sebagian besar fase plateau dan cenderung mencapai tahap orgasme dengan cepat. Padahal, selama fase yang terlewat inilah jumlah maksimum hormon oksitosin diproduksi, yang meningkatkan kekebalan dan meningkatkan suasana hati serta oksida nitrat dilepaskan.

4. Mainan seks mungkin tidak sepenuhnya melepaskan stres Anda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita Gunakan Vibrator Untuk Masturbasi, Amankah Gak Sih Buat Miss V?

Wanita Gunakan Vibrator Untuk Masturbasi, Amankah Gak Sih Buat Miss V?

Lifestyle | Rabu, 01 Maret 2023 | 18:36 WIB

Terungkap! Ternyata Begini Penampakan Mainan Seks Zaman Romawi

Terungkap! Ternyata Begini Penampakan Mainan Seks Zaman Romawi

Lifestyle | Rabu, 01 Maret 2023 | 17:35 WIB

Pasutri Pakai Mainan Seks untuk Pemanasan Sebelum Bersetubuh, Boleh Nggak Ya Menurut Hukum Islam?

Pasutri Pakai Mainan Seks untuk Pemanasan Sebelum Bersetubuh, Boleh Nggak Ya Menurut Hukum Islam?

Lifestyle | Selasa, 28 Februari 2023 | 16:57 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×