Mudik Naik Kereta Masih Perlu Vaksih Booster Enggak Ya? Begini Kata KAI

Selasa, 18 April 2023 | 09:30 WIB
Mudik Naik Kereta Masih Perlu Vaksih Booster Enggak Ya? Begini Kata KAI
Penumpang menaiki Kereta Api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (17/4/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Masyarakat yang sudah berencana melakukan perjalanan mudik lebaran dengan kereta jarak jauh diingatkan untuk memperhatikan syarat dan ketentuan sebagai penumpang. Salah satunya kewajiban untuk sudah disuntik vaksin booster Covid-19.

Humas KAI Daop I Jakarta Eva Chairunisa menjelaskan bahwa status vaksinasi Covid-19 dari penumpang akan bisa terdeteksi di layar petugas saat check in keberangkatan kereta.

"Secara matematis, pada saat orang membeli tiket itu mereka membutuhkan NIK, ini akan langsung terdeteksi bahwa dia sudah vaksin (sampai dosis berapa). Lalu pada saat proses boarding, otomatis akan terlihat di layar petugas yang sedang bertugas," kata Eva ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (17/4/2023). 

"Kalau untuk pengguna yang belum memenuhi persyaratan vaksinasi, karena kita sudah mensosialisasi sejak awal itu sudah ada di ketentuan semuanya, sehingga jika ada yang belum memenuhi persyaratan pada saat boarding pemeriksaan tiket maka perjalanannya akan dibatalkan," lanjut Eva.

Penumpang menaiki Kereta Api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (17/4/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Penumpang menaiki Kereta Api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (17/4/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Meski begitu, penumpang tidak perlu khawatir karena apabila perjalanan dibatalkan oleh pihak KAI, maka harga tiket akan dikembalikan 100 persen. 

Oleh sebab itu, Eva mengingatkan kepada masyarakat yang akan mudik dengan kereta api jarak jauh sebaiknya pastikan sudah mendapatkan vaksinasi booster bagi penumpang di atas 18 tahun. Sedangkan untuk penumpang berusia 13-17 tahun sudah harus mendaoatkan vaksin Covid-19 dosis kedua.

"Kalau belum divaksin karena alasan medis tetap bisa berangkat, tapi bawa surat keterangan dokter. Kalau anak-anak yang belum bisa divaksin juga bisa ikut dengan bawa surat dari puskesmas," kata Eva.

Ia mengungkapkan kalau puncak mudik lebaran diperkirakan akan terjadi pada tanggal 21 April. Hal itu karena jumlah pembelian tiket kereta harak jauh telah mencapai 100 persen. 

Data PT KAI tercatat kalau kenaikan penumpang kereta jarak jauh telah meningkat sejak tanggal 14 April lalu. Meski begitu, okupansi atau keterisian kursi kereta masih sekitar 80-an persen. Baru mulai tanggal 17-21 April, okuoansi kereta tercatat telah mencapai 98-100 persen.

Baca Juga: Mudik Pakai Mobil? Ini 5 Teknik Mengendarai Mobil saat Berhenti di Tanjakan

Meski begitu, jumlah tiket yang terjual sebenarnya baru sebanyak 568 ribu dari 1 juta kursi yang disediakan oleh PT KAI. Eva mengatakan kalau masih banyak kursi kereta jarak jauh yang tersisa pada keberangkatan pasca lebaran.

"Yang masih tersisa itu yang banyak di antara tanggal 24 April sampai dengan 3 Mei," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI