5 Fakta Kapal Pinisi Jokowi dan Rombongan KTT ASEAN, Bikin Penumpang Terpukau

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 11 Mei 2023 | 16:30 WIB
5 Fakta Kapal Pinisi Jokowi dan Rombongan KTT ASEAN, Bikin Penumpang Terpukau
Presiden Joko Widodo (kelima kiri) berfoto bersama sejumlah kepala negara ASEAN saat pembukaan KTT ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, NTT, Rabu (10/5/2023). KTT ke-42 ASEAN mengangkat tema ASEAN Matters: Epicentrum of Growth. [POOL/ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay].

Suara.com - Presiden Jokowi dan peserta Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT ke-42 ASEAN menikmati matahari terbenam atau sunset di Labuan Bajo di atas Kapal Pinisi, apa sih istimewanya?

Alih-alih menggunakan kapal pesiar dengan teknologi modern, Jokowi menjamu tamu negara di atas Kapal Pinisi khas Indonesia, menikmati makan malam di atas laut Labuan Bajo yang menenangkan.

Menurut Jokowi, jamuan ini diberikan karena peserta KTT ke-42 ASEAN baru saja menyelesaikan agenda yang padat membahas tantangan hingga peluang negara, sekaligus kerjasama memajukan kawasan Asia Tenggara dan dunia.

"Seusai rangkaian acara yang padat itu, saya mengajak para pemimpin ASEAN dan pendamping masing-masing untuk berlayar di atas kapal pinisi, menikmati senja di Labuan Bajo," ungkap Jokowi dikutip suara.com, Kamis (11/5/2023).

Melansir dokumen pembelajaran milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, berjudul 'Pinisi Si Kapal Ajaib' 2017, berikut ini 6 fakta menarik Kapal Pinisi kebanggaan Indonesia yang berhasil dirangkum suara.com.

1. Kapal Asal Suku Bugis

Kapal Pinisi merupakan perahu tradisional yang kerap digunakan para leluhur Suku Bugis untuk mencari nafkah berlayar ke Eropa hingga Afrika.

Kapal pinisi juga disebut sudah digunakan para raja dan pangeran. Salah satu yang terkenal adalah Sawerigading, Putra Mahkota Kerajaan Luwu. Ia dianggap sebagai orang yang pertama kali membuat pinisi.

2. Untuk Menaklukan Putri Tiongkok

Cerita ramai beredar saat itu Pangeran Sawerigading menggunakan Kapal Pinisi untuk pergi ke Tiongkok China menaklukan Putri We Cudai, yang berhasil dinikahi dan kembali ke tanah kelahiran menggunakan Kapal Pinisi.

3. Digunakan Berdagang dan Cari Ikan

Berbeda dengan masa kini yang menggunakan Kapal Pinisi sebagai pariwisata. Ada kapal yang disebut Pinisi Palari dan Lamba digadang-gadang sebagai bentuk awal pinisi berukuran 10 hingga 15 meter dengan daya angkut maksimal 30 ton.

Kedua Kapal Pinisi ini mengangkut barang dagangan atau sebagai kapal nelayan untuk mencari ikan.

4. Dibuat dengan Cara Unik

Teknik pembuatan Kapal Pinisi disebut kerangka ditatah usai lambung dibentuk. Kayu sebagai bahan baku kapal juga harus dicari pada hari ke-5 dan ke-7 pada bulan yang sedang berjalan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Unik di Perhelatan KTT ASEAN 2023: Menteri Ngeband, Presiden Jokowi Goyang Maumere

Momen Unik di Perhelatan KTT ASEAN 2023: Menteri Ngeband, Presiden Jokowi Goyang Maumere

News | Kamis, 11 Mei 2023 | 14:03 WIB

Harga Menginap di Hotel Meruorah Komodo, Venue Utama KTT ASEAN Ke-42 yang Punya Pemandangan Indah

Harga Menginap di Hotel Meruorah Komodo, Venue Utama KTT ASEAN Ke-42 yang Punya Pemandangan Indah

Lifestyle | Kamis, 11 Mei 2023 | 14:00 WIB

Jokowi Ajak Peserta KTT ASEAN Naik Kapal Pinisi di Labuan Bajo, Berapa Sih Harganya Kalau Menginap?

Jokowi Ajak Peserta KTT ASEAN Naik Kapal Pinisi di Labuan Bajo, Berapa Sih Harganya Kalau Menginap?

Lifestyle | Kamis, 11 Mei 2023 | 13:17 WIB

Terkini

Apa Jenis Bedak yang Cocok untuk Kondangan? Cek 5 Rekomendasi Produk Berikut

Apa Jenis Bedak yang Cocok untuk Kondangan? Cek 5 Rekomendasi Produk Berikut

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 07:35 WIB

13 Perjalanan Kereta Jarak Jauh Dibatalkan 28 April 2026, Imbas Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo

13 Perjalanan Kereta Jarak Jauh Dibatalkan 28 April 2026, Imbas Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 07:26 WIB

4 Sepatu Puma Palermo Termurah di Website Resmi, Paling Worth It 2026

4 Sepatu Puma Palermo Termurah di Website Resmi, Paling Worth It 2026

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 07:20 WIB

Terpopuler: Nama Ayah Kandung Syifa Hadju Terungkap, Pilihan Cushion Tahan Keringat

Terpopuler: Nama Ayah Kandung Syifa Hadju Terungkap, Pilihan Cushion Tahan Keringat

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 06:50 WIB

4 Shio Paling Hoki 28 April 2026, Keberuntungannya Tak Terbendung

4 Shio Paling Hoki 28 April 2026, Keberuntungannya Tak Terbendung

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 06:42 WIB

Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika

Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:51 WIB

Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita

Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:38 WIB

7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget

7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:32 WIB

Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri

Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:22 WIB

65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?

65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:22 WIB