Peritel Fashion Mulai Kenakan Biaya Retur, Bisakah Benar-Benar Kurangi Limbah?

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:40 WIB
Peritel Fashion Mulai Kenakan Biaya Retur, Bisakah Benar-Benar Kurangi Limbah?
ilustrasi retur fashion (pexels.com/Kai Pilger)

Suara.com - Industri fast fashion mulai mengubah strategi menghadapi tekanan keberlanjutan. Salah satunya datang dari peritel fesyen asal Inggris, ASOS, yang menerapkan biaya tambahan bagi pelanggan dengan tingkat pengembalian barang (return) yang tinggi.

Kebijakan ini menandai perubahan dari praktik yang selama ini identik dengan belanja fesyen daring: retur gratis.

Dikutip dari laporan Phys.org, langkah tersebut ditujukan untuk mendorong konsumen mengurangi kebiasaan membeli dan mengembalikan barang dalam jumlah besar, yang dinilai berkontribusi terhadap limbah dan emisi.

Dalam praktik belanja daring, terdapat dua pola yang sering muncul.

Pertama, konsumen membeli satu model pakaian dalam beberapa ukuran sekaligus untuk dicoba di rumah, lalu mengembalikan yang tidak cocok.

Pola kedua adalah pembelian impulsif, fenomena yang menurut laporan menyumbang hingga sekitar 40 persen transaksi belanja online global, dengan produk pakaian menjadi salah satu kategori utama.

Secara teori, mengenakan biaya retur dapat mengurangi volume pembelian berlebih dan menekan penggunaan kemasan maupun pengiriman ulang.

Namun sejumlah peneliti menilai persoalannya tidak sesederhana itu.

Ketika biaya retur menjadi lebih mahal atau prosedurnya lebih rumit, konsumen belum tentu berhenti membeli. Sebaliknya, mereka bisa memilih menyimpan barang yang tidak dipakai atau membuangnya.

baca juga

Studi di Amerika Serikat yang dikutip dalam laporan menunjukkan sekitar 75 persen konsumen memilih menyimpan pakaian yang tidak sesuai daripada menjalani proses pengembalian yang dianggap merepotkan.

Akibatnya, beban limbah yang sebelumnya berada dalam sistem logistik perusahaan justru berpindah ke rumah tangga dan sistem pengelolaan sampah lokal.

Persoalan ini menjadi relevan bagi Indonesia, yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan perdagangan fesyen daring sekaligus menghadapi tantangan pengelolaan sampah tekstil.

Meski data nasional tentang tingkat retur pakaian masih terbatas, tren konsumsi pakaian murah dan cepat berganti semakin terlihat, terutama di platform e-commerce dan perdagangan lintas negara.

Di sisi lain, sektor tekstil secara global diperkirakan menyumbang sekitar 8–10 persen emisi karbon dunia, lebih tinggi dibanding gabungan sektor penerbangan dan pengiriman maritim.

Pengembalian barang memang menambah jejak lingkungan melalui transportasi tambahan dan limbah kemasan. Tetapi laporan tersebut menilai akar persoalannya bukan terutama pada perilaku retur konsumen.

Masalah yang lebih besar ada pada model bisnis fast fashion yang mengandalkan produksi dalam jumlah besar untuk memastikan tren selalu tersedia.

Artinya, pakaian yang akhirnya tidak dipakai tetap sudah mengonsumsi air, energi, bahan kimia, dan tenaga kerja sejak awal diproduksi.

Karena itu, sejumlah alternatif kebijakan mulai mendapat perhatian.

Beberapa di antaranya adalah memperluas tanggung jawab produsen terhadap pengelolaan limbah tekstil, mendorong investasi infrastruktur daur ulang, membatasi penggunaan material yang sulit didaur ulang, hingga mewajibkan transparansi tentang nasib barang yang dikembalikan.

Penulis: Vicha Rumanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Fast Fashion Masih Diminati Meski Berdampak Buruk bagi Lingkungan?

Mengapa Fast Fashion Masih Diminati Meski Berdampak Buruk bagi Lingkungan?

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:10 WIB

Bisakah Rumput Laut Menggantikan Plastik? Riset Indonesia Cari Jalan Keluar dari Krisis Sampah

Bisakah Rumput Laut Menggantikan Plastik? Riset Indonesia Cari Jalan Keluar dari Krisis Sampah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:32 WIB

AI Jadi Mesin Utama Fast Fashion: Riset Soroti Dampaknya bagi Pasar dan Lingkungan

AI Jadi Mesin Utama Fast Fashion: Riset Soroti Dampaknya bagi Pasar dan Lingkungan

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:10 WIB

Terkini

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:45 WIB

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

×