Mahfud MD Sebut LGBT Sebagai Kodrat dan Tak Bisa Dilarang, Penelitian Bilang Begini

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Senin, 22 Mei 2023 | 08:45 WIB
Mahfud MD Sebut LGBT Sebagai Kodrat dan Tak Bisa Dilarang, Penelitian Bilang Begini
Menkopolhukam Mahfud MD menyampaikan tentang kasus TPPO di UIN Sunan Kalijaga, Kamis (04/05/2023). [Kontributor/Putu Ayu Palupi]

Suara.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD baru-baru ini memberikan tanggapan tentang LGBT. Menurutnya, LGBT termasuk kodrat manusia dan tidak bisa dilarang. 

Ucapan tersebut ia sampaikan saat hadir di Rakernas Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam, pada Sabtu (20/5/2023). 

"LGBT itu sebagai kodrat kan tidak bisa dilarang,” ujar Mahfud MD, dikutip dari tayangan Youtube KAHMI Nasional, Minggu (21/5/2023). 

Ilustrasi LGBT. (Shutterstock)
Ilustrasi LGBT. (Shutterstock)

Menurut Mahfud MD, masyarakat seharusnya bersikap dengan melarang perilaku LGBT, bukan keberadaan orangnya. 

"Yang dilarang kan perilakunya. Orang LGBT itu diciptakan oleh Tuhan. Oleh sebab itu tidak boleh dilarang. Tuhan yang menyebabkan dia (orang) hidupnya menjadi homo, lesbi, tetapi perilakunya (LGBT) yang diperuntukkan kepada orang itu lah yang tidak boleh,"  lanjut Mahfud MD. 

Kemudian, Mahfud MD juga menyatakan bahwa dirinya sedang mempersiapkan Rancangan KUHP untuk menangani perilaku LGBT. 

Penelitian tentang LGBT secara sains pernah dilakukan di Inggris beberapa tahun lalu.

Tim internasional yang dipimpin oleh ahli genetika Benjamin Neale dari Broad Institute di Cambridge, Massachusetts, lakukan penelitian untuk menyelidiki genetika di balik perilaku seksual. Mereka menggunakan UK Biobank, studi kesehatan jangka panjang terhadap 500.000 orang Inggris. 

Tim bekerja dengan ilmuwan perilaku juga berkonsultasi dengan kelompok advokasi lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer (LGBTQ).

baca juga

Tim Neale memeriksa penanda DNA dan data dari survei perilaku seksual yang diisi oleh hampir 409.000 peserta Biobank Inggris dan sekitar 69.000 pelanggan 23andMe, layanan pengujian konsumen. Seluruh koresponden tersebut keturunan Eropa. 

Survei UK Biobank menanyakan: "Apakah Anda pernah melakukan hubungan seksual dengan sesama jenis?"; survei 23andMe juga menampilkan pertanyaan serupa. 

Hasilnya, tim menemukan adanya lima penanda genetik yang secara signifikan terkait dengan jawaban "ya" untuk pertanyaan tersebut. Dua penanda terdapat pada koresponden pria dan wanita, dua khusus untuk pria, dan satu hanya ditemukan pada wanita.

Salah satu varian genetik dekat dengan gen yang terkait dengan kebotakan laki-laki, menunjukkan ikatan dengan hormon seks seperti testosteron. Lainnya berada di area gen penciuman, yang dikaitkan dengan ketertarikan seksual. 

Ketika para peneliti menggabungkan semua varian yang mereka ukur di seluruh genom, diperkirakan bahwa genetika dapat mempengaruhi sekitar 8-25 persen perilaku nonheteroseksual. Sisanya, kata mereka, pengaruh dari lingkungan, yang bisa berkisar dari paparan hormon di dalam rahim hingga pengaruh sosial di kemudian hari.

Tetapi lima penanda DNA yang mereka temukan menjelaskan kurang dari 1 persen dari perilaku ini, begitu pula analisis lain yang memasukkan lebih banyak penanda dengan efek yang lebih kecil. Seperti ciri-ciri perilaku lainnya seperti kepribadian, tidak ada "gen gay" tunggal, kata anggota tim Broad, Andrea Ganna. 

Sebaliknya, perilaku seksual sesama jenis tampaknya dipengaruhi oleh ratusan atau ribuan gen, masing-masing dengan efek kecil.

Penelitian sebelumnya juga menemukan orang-orang dengan penanda ini lebih terbuka terhadap pengalaman baru, lebih mungkin menggunakan mariyuana, dan berisiko lebih tinggi untuk penyakit mental seperti depresi. 

"Orang LGBTQ mungkin lebih rentan terhadap penyakit mental karena tekanan sosial," catat para peneliti dalam studinya yang diterbitkan pada situs Science.

Peneliti lain memperingatkan bahwa temuan ini dibatasi oleh fakta bahwa seseorang yang memiliki pengalaman seks sesama jenis dihitung sebagai nonheteroseksual meski hanya satu kali dilakukan. Padahal, pengalaman yersebut bisa saja karena seseorang ingin mencoba pengalaman baru daripada orientasi seksual, kata Dean Hamer, pensiunan ahli genetika dari National Institutes of Health di Bethesda, Maryland. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isu Kampanye LGBT di Konser Coldplay, Ustaz Derry Sulaiman: Kalau Berani, Berarti Cari Masalah

Isu Kampanye LGBT di Konser Coldplay, Ustaz Derry Sulaiman: Kalau Berani, Berarti Cari Masalah

Semarang | Senin, 22 Mei 2023 | 06:59 WIB

Menko Polhukam Mahfud MD Sebut LGBT adalah Kodrat, Tidak Boleh Dilarang

Menko Polhukam Mahfud MD Sebut LGBT adalah Kodrat, Tidak Boleh Dilarang

Cianjur | Minggu, 21 Mei 2023 | 14:30 WIB

Yakin Tak Bakal Kampanye LGBT ke Indonesia, Ketum PKB Cak Imin Dukung Konser Coldplay

Yakin Tak Bakal Kampanye LGBT ke Indonesia, Ketum PKB Cak Imin Dukung Konser Coldplay

News | Sabtu, 20 Mei 2023 | 14:17 WIB

Terkini

Angin Puting Beliung Terjang Taput, 29 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Taput, 29 Rumah Rusak

Sumut | Selasa, 22 September 2026 | 13:47 WIB

7 Rekomendasi Skin Tint Ringan yang Aman untuk Remaja Sekolah

7 Rekomendasi Skin Tint Ringan yang Aman untuk Remaja Sekolah

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:47 WIB

Apakah Krim Malam Boleh Dipakai Saat Tidur Siang atau Kerja Shift Malam? Ini Penjelasan Dokter

Apakah Krim Malam Boleh Dipakai Saat Tidur Siang atau Kerja Shift Malam? Ini Penjelasan Dokter

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:41 WIB

Buntut Kasus Jatah Makan Bolosego di Alun-Alun Kidul, Oknum Polisi Polsek Kraton Dipatsus

Buntut Kasus Jatah Makan Bolosego di Alun-Alun Kidul, Oknum Polisi Polsek Kraton Dipatsus

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:39 WIB

Kebakaran di Kota Bogor Hanguskan 5 Bangunan dan 1 Mobil

Kebakaran di Kota Bogor Hanguskan 5 Bangunan dan 1 Mobil

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 13:38 WIB

Italia Mau Batasi Pelajar Asing, Pemilu Memanas

Italia Mau Batasi Pelajar Asing, Pemilu Memanas

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:38 WIB

Kala Ceri dan Tomat Jadi Inspirasi Karya Fesyen, Instalasi, hingga Kuliner

Kala Ceri dan Tomat Jadi Inspirasi Karya Fesyen, Instalasi, hingga Kuliner

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:36 WIB

Epson Hadirkan Proyektor 4K Ultra-Short-Throw EH-LS970B untuk Hiburan Layar Besar di Rumah

Epson Hadirkan Proyektor 4K Ultra-Short-Throw EH-LS970B untuk Hiburan Layar Besar di Rumah

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 13:35 WIB

Kenapa Setrika Lengket di Baju? Ini Cara Mengatasinya agar Baju Tak Rusak

Kenapa Setrika Lengket di Baju? Ini Cara Mengatasinya agar Baju Tak Rusak

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:32 WIB

Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Tak Diperkuat Sergio Aguero

Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Tak Diperkuat Sergio Aguero

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 13:32 WIB

×