Mengapa Ada Pantangan Tidak Boleh Keluar Rumah Saat Malam Satu Suro? Ini Penjelasannya

Dinda Rachmawati Suara.Com
Senin, 17 Juli 2023 | 19:30 WIB
Mengapa Ada Pantangan Tidak Boleh Keluar Rumah Saat Malam Satu Suro? Ini Penjelasannya
Ilustrasi malam satu suro (unsplash)

Suara.com - Malam Satu Suro merupakan salah satu hari sakral atau keramat bagi sebagian masyarakat Jawa Islam. Oleh karena itu, ada beberapa pantangan yang tak boleh dilakukan pada hari ini, salah satunya adalah tidak boleh keluar rumah

Salah satu penjelasan yang sering disebutkan adalah bahwa pada malam tersebut, roh-roh halus atau makhluk gaib berkeliaran dengan bebas. 

Sehingga sangat pantang masyarakat Jawa Islam keluar rumah saat malam Satu Suro. Untuk menghindari diri dari hal-hal dan tidak bertemu makhluk-makhluk yang bisa membawa kesialan, mereka memilih untuk berdiam diri di dalam rumah.

Selain itu, ini juga berkaitan dengan amalan yang sebaiknya dilakukan di malam Satu Suro. Umat Muslim disarankan memperbanyak ibadah, seperti shalat, berzikir dan selawat di Malam Satu Suro.

Sebagaimana dijelaskan Gus Baha dalam buku Islam Santuy Ala Gus Baha oleh Harakah.id, amalan sunnah malam Satu Suro, yakni sholat dan wirid tasbih.

Ilustrasi Berdoa (Freepik)
Ilustrasi Berdoa (Freepik)

"Satu sholat yang akan menghapus dosa yang lalu dan yang akan datang. Ini ada ibadah yang menghapus dosa tetapi bentuk wiridnya itu tasbih. Tidak ada istighfarnya, inilah rahasia kenapa saya mengajarkan tasbih," ujarnya 

"Sebab ini awal tahun akhir tahun, kita ingin Allah mengampuni dosa kita, awwalu wa akhiru, qadimahu wa haditsahu, sirrahu wa alaniyatahu. Kiai-kiai itu mengajarkan," ungkap dia.

Selain pantangan tidak boleh keluar rumah, saat Satu Suro tiba, masyarakat Jawa Islam juga dihimbau untuk tidak boleh berbuat sembarangan, tidak boleh berpesta, dan bersikap prihatin. Hingga kini, beberapa masyarakat Jawa Islam masih meyakini kepercayaan tersebut.

Diketahui, pada tahun ini, tanggal Satu Suro bertepatan dengan tanggal 19 Juli 2023, yang juga merupakan 1 Muharam 1445H atau tahun baru dalam penanggalan kalender Islam.

Baca Juga: Malam 1 Suro Identik Dengan Hal Mistis, Kalau Dari Pandangan Agama Islam Gimana?

Mengutip laman resmi UIN Malang, kata Suro sendiri berasal dari bahasa Arab, yakni 'asyura' yang berarti 'kesepuluh'. Maksud dari kesepuluh tersebut adalah tanggal 10 bulan Suro yang merujuk pada bulan Muharam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI