Terinspirasi Kehidupan Saat Pandemi, Sebastian Gunawan Hadirkan Koleksi Bertema Metaphor

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Kamis, 20 Juli 2023 | 12:30 WIB
Terinspirasi Kehidupan Saat Pandemi, Sebastian Gunawan Hadirkan Koleksi Bertema Metaphor
Koleksi Sebastian Gunawan. (Suara.com/Fajar Ramadhan)

Suara.com - Situasi pandemi Covid-19 sempat mengubah sebagian besar masyarakat. Selama situasi pandemi, masyarakat diminta menjaga jarak, dan juga menghindari kontak fisik. 

Terinspirasi dari situasi itu, desainer ternama Indonesia, Sebastian Gunawan menyajikan pertunjukkan “Metaphor” yang terinspirasi dari kisah orang-orang di saat pandemi. Pertunjukkan ini menampilkan berbagai koleksi dari desain yang dibuatnya bersama sang istri, Cristina Panarese.

Sebastian Gunawan menjelaskan, tema Metaphor yang diangkatnya ini merupakan sebuah kiasan dari kehidupan manusia usai pandemi. Oleh sebab itu, desain yang dibuatnya memiliki bentuk khusus yang berkaitan dengan kehidupan manusia yang alami pasang surut dikala pandemi.

Koleksi Sebastian Gunawan. (Suara.com/Fajar Ramadhan)
Koleksi Sebastian Gunawan. (Suara.com/Fajar Ramadhan)

“Metaphore ini kan sebenarnya artinya kiasan. Kiasan ini sebenarnya berasal dari apa yang kita alami di kehidupan setelah pandemi,” jelas Sebastian Gunawan saat diwawancarai usai pertunjukkan Metaphor di Hotel Mulia, Jakarta Pusat, Selasa (18/7/2023).

“Kenapa saya pakai (desain) kotak-kotak, karena ketika kita pandemi kita berada dalam keadaan yang kita dikotak-kotakan. Tapi kita harus melalui itu dengan tidak menentu sebagai kita kiaskan sebagai garis-garis melengkung yang naik turun, terus ada garis lurus dan kita melalui itu semua,” sambungnya.

Tidak hanya itu, dalam koleksi yang ditampilkannya itu juga memiliki berbagai motif baik kotak, gelombang, bunga, dan lain-lain. Motif tersebut menandakan ketidakpastian yang dialmi seseorang saat pandemi. Namun, ketika orang tersebut mengikuti jalannya, nantinya akan terlihat indah setelah menghadapi lika-liku kehidupan.

“Jadi dalam koleksi ini kalau kalian perhatikan tadi ada motif kotak, gelombang, lurus, dan juga bunga, bulat bahwa dalam kehidupan ini itu semua kita harus melalui keadaan yang tidak menentu. Toh kita jalan aja lurus, nantinya kita akan berbunga sendiri. Jadi seperti sebuah mozaik. Itu akan indah ketika mereka dipadukan bersama,” jelas Sebastian Gunawan.

Pada pertunjukkan kali ini, Sebastian Gunawan menampilkan 91 koleksi yang dibuat bersama Cristina Panarese. Pilihan warna diambil dari spektrum yang luas, dari warna terang seperti kuning, biru, merah, elegan seperti hitam dan putih, hingga yang glamor dengan penggunaan bahan-bahan berwarna keemasan.

Pada proses pembuatannya tidak mudah. Ia dan istri juga sering alami kesulitan dalam membuat desain yang ada.

baca juga

Selain itu, proses pembuatannya sendiri dilakukan selama lebih dari 6 bulan demi menciptakan siluet yang berbeda-beda. Pemilihan warnanya juga memiliki makna kehidupan yang gelap dan terang seiring berjalannya waktu.

“Pasti dalam sebuah koleksi pasti kita berdua alami masa-masa kesulitan atau harus mendesain ulang atau buat konstruksi. Karena kalau kalian lihat tadi siluetnya macam-macam. Persiapannya 6 bulan lebih. Warnanya itu seperti yang saya bilang, di dalam pandemi itu ada gelap ada terang. Tapi kita mau enggak mau kita di dalam kotak yang tidak menentu,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fashion dengan Garmen 3D di Indonesia Makin Meningkat, Ini Kelebihannya

Fashion dengan Garmen 3D di Indonesia Makin Meningkat, Ini Kelebihannya

Lifestyle | Selasa, 18 Juli 2023 | 10:05 WIB

Potret Kece Syahrini Tenteng Tas Harga Miliaran Bikin Warganet Ketar Ketir: Jiwa Misqueen Meronta-Ronta

Potret Kece Syahrini Tenteng Tas Harga Miliaran Bikin Warganet Ketar Ketir: Jiwa Misqueen Meronta-Ronta

Lifestyle | Senin, 17 Juli 2023 | 19:30 WIB

4 OOTD Yuni Shara Saat di US, Awet Muda Banget bak Mahasiswa

4 OOTD Yuni Shara Saat di US, Awet Muda Banget bak Mahasiswa

Lifestyle | Senin, 17 Juli 2023 | 06:55 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×