Seniman Berkelanjutan Kelas Dunia Ari Bayuaji Sulap Sampah Laut Jadi Permadani Indah

Ririn Indriani

Jum'at, 21 Juli 2023 | 08:55 WIB
Seniman Berkelanjutan Kelas Dunia Ari Bayuaji Sulap Sampah Laut Jadi Permadani Indah
Seniman berkelanjutan kelas dunia Ari Bayuaji menyulap sampah laut menjadi permadani indah di program ‘Weaving the Ocean: Pieces of Hope’, sebuah proyek inovatif yang terjalin artistik antara kecemerlangan dan kesadaran lingkungan besutan Apurva Kempinski Bali.

Suara.com - Seniman berkelanjutan kelas dunia, Ari Bayuaji, dengan indah menangkap keseimbangan halus ekosistem laut dan saling ketergantungan semua makhluk hidup melalui karya seninya yang berpusat di sekitar tema 'Menenun Lautan'.

Karya seni ramah lingkungan nan indah ini Ari Bayuaji hadirkan di program ‘Weaving the Ocean: Pieces of Hope’, sebuah proyek inovatif yang terjalin artistik kecemerlangan dan kesadaran lingkungan besutan Apurva Kempinski Bali.

Menggunakan jaring ikan bekas, tali, dan sampah laut lainnya yang bersumber dari masyarakat pesisir dan nelayan setempat, Ari Bayuaji, dengan cermat menciptakan permadani rumit yang menggambarkan keindahan halus dan sifat rapuh kehidupan laut.

Karya Ari Bayuaji ini bertujuan untuk menjelaskan kebutuhan mendesak untuk melindungi lautan kita dan ekosistemnya yang beragam.

Melalui penggunaan bahan dan teknik ramah lingkungan yang inovatif, Ari Bayuaji dengan rajin
membuat karya seni yang menawan untuk hidup.

Seniman berkelanjutan kelas dunia Ari Bayuaji menyulap beragam sampah laut menjadi permadani indah di program ‘Weaving the Ocean: Pieces of Hope’, sebuah proyek inovatif yang terjalin artistik antara kecemerlangan dan kesadaran lingkungan besutan Apurva Kempinski Bali.
Seniman berkelanjutan kelas dunia Ari Bayuaji menyulap beragam sampah laut menjadi permadani indah di program ‘Weaving the Ocean: Pieces of Hope’, sebuah proyek inovatif yang terjalin artistik antara kecemerlangan dan kesadaran lingkungan besutan Apurva Kempinski Bali.

Bergabung dengan The Apurva Kempinski Bali, sebuah instalasi seni ditampilkan di tengah restoran Koral yang ikonis untuk membawa kesadaran terhadap konservasi laut melalui seni yang berkelanjutan.

Kolaborasi artistik ini menampilkan alat tenun tradisional dan kain daur ulang dari untaian benang yang ditenun dengan plastik parut, setiap elemen dipilih dengan cermat untuk meminimalkan dampak lingkungannya.

Lebih dari sekadar memamerkan instalasi, para tamu diundang untuk memulai perjalanan transformatif dan menjadi bagian integral dari narasi dalam mengolah kembali bahan mentah menjadi karya seni yang menggugah pikiran.

Para tamu ditawari kesempatan eksklusif untuk mengikat karang buatan tangan yang terbuat dari plastik dengan seutas benang plastik pada alat tenun, meninggalkan jejak pribadi pada karya agung yang terbentuk saat bingkai dipenuhi dengan tali.

baca juga

Pengalaman interaktif ini bertujuan untuk menanamkan rasa harapan, menginspirasi, dan
menumbuhkan pemahaman yang lebih dalam tentang hubungan yang rumit antara seni, alam, dan keahlian sambil memperkuat pentingnya keberlanjutan dan kesadaran lingkungan.

Ki-ka: Seniman berkelanjutan asal Indonesia Ari Bayuaji dan Vincent Guironnet, General Manager The Apurva Kempinski Bali saat konferensi pers program ‘Weaving the Ocean: Pieces of Hope’.
Ki-ka: Seniman berkelanjutan asal Indonesia Ari Bayuaji dan Vincent Guironnet, General Manager The Apurva Kempinski Bali saat konferensi pers program ‘Weaving the Ocean: Pieces of Hope’, secara hybrid, Selasa (18/7/2023).

“Senang sekali dapat berkolaborasi dengan The Apurva Kempinski Bali, mitra yang berpikiran
sama yang memiliki visi yang sama tentang keberlanjutan dan kesadaran lingkungan. Bersama-sama, kami merajut harapan untuk generasi mendatang. Kolaborasi ini memiliki makna pribadi yang mendalam saat kami menggabungkan kekuatan kreatif kami untuk membuat dampak nyata pada dunia yang sangat kami sayangi," jelas Ari Bayuaji saat konferensi pers secara daring, Selasa (18/7/2023).

The Apurva Kempinski Bali berkomitmen untuk keberlanjutan di seluruh operasinya,
implementasinya berbagai inisiatif untuk meminimalkan dampak lingkungannya. Kolaborasi
dengan Ari Bayuaji ini semakin memperkuat dedikasi resor untuk menciptakan pengaruh positif terhadap lingkungan dan aspek sosial, sambil memberikan pengalaman luar biasa kepada para
tamunya.

“Kami sangat berterima kasih atas kesempatan untuk berkolaborasi dengan seniman visioner
sejati, Ari Bayuaji. Karya seninya menyampaikan pesan yang kuat. The Apurva Kempinski
Bali mengundang para tamu untuk bergabung dalam gerakan merangkul keindahan pengerjaan
yang berkelanjutan, merayakan harmoni seni dan alam, dan bersama-sama menenun masa depan yang lebih cerah," jelas Vincent Guironnet, General Manager The Apurva Kempinski Bali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPOM Ajak Industri Obat dan Makanan Bertanggung Jawab Terhadap Proses Produksi Ramah Lingkungan

BPOM Ajak Industri Obat dan Makanan Bertanggung Jawab Terhadap Proses Produksi Ramah Lingkungan

Lifestyle | Selasa, 18 Juli 2023 | 14:25 WIB

Jalan-jalan ke Tokyo Bersama Scoot, Seniman Muda Indonesia Hadirkan A Journey of Connections

Jalan-jalan ke Tokyo Bersama Scoot, Seniman Muda Indonesia Hadirkan A Journey of Connections

Lifestyle | Kamis, 22 Juni 2023 | 23:20 WIB

Melihat Beragam Karya NFT dari Seniman Indonesia

Melihat Beragam Karya NFT dari Seniman Indonesia

Foto | Rabu, 31 Mei 2023 | 16:08 WIB

Terkini

Bahaya Menggunakan Krim Malam Racikan Tanpa BPOM dalam Jangka Panjang, Efeknya Bisa Permanen?

Bahaya Menggunakan Krim Malam Racikan Tanpa BPOM dalam Jangka Panjang, Efeknya Bisa Permanen?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:14 WIB

Tak Jera, IRT di Medan Kembali Jual Ganja Padahal Baru Keluar Penjara

Tak Jera, IRT di Medan Kembali Jual Ganja Padahal Baru Keluar Penjara

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 16:14 WIB

Tugas Pertama Suahasil Gantikan Purbaya: APBN Harus Sehat

Tugas Pertama Suahasil Gantikan Purbaya: APBN Harus Sehat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:13 WIB

Suahasil Nazara Dilantik Menkeu usai Purbaya Pamer Capaian di DPD

Suahasil Nazara Dilantik Menkeu usai Purbaya Pamer Capaian di DPD

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:13 WIB

Sebelum Dicopot Prabowo! Purbaya Sempat Kritik Pemda yang 'Hobi' Simpan Uang di Bank

Sebelum Dicopot Prabowo! Purbaya Sempat Kritik Pemda yang 'Hobi' Simpan Uang di Bank

News | Senin, 14 September 2026 | 16:11 WIB

Semua Laga Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Tayang di TV

Semua Laga Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Tayang di TV

Bola | Senin, 14 September 2026 | 16:11 WIB

Terima Suap Rp11,4 Miliar, Hak Politik Ade Kuswara Kunang Dicabut 10 Tahun

Terima Suap Rp11,4 Miliar, Hak Politik Ade Kuswara Kunang Dicabut 10 Tahun

Bekaci | Senin, 14 September 2026 | 16:11 WIB

Nongkrong Cantik di Oemah Boto Dapat Cashback 30% Pakai QRIS BRImo

Nongkrong Cantik di Oemah Boto Dapat Cashback 30% Pakai QRIS BRImo

Bri | Senin, 14 September 2026 | 16:10 WIB

Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC

Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 16:10 WIB

Karhutla Jadi Sorotan Dunia, Mengapa Respons Pemerintah Masih Santai?

Karhutla Jadi Sorotan Dunia, Mengapa Respons Pemerintah Masih Santai?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 16:10 WIB

×