Mengenal Glukomanan, Hasil Olahan Umbi Porang yang Jadi Bahan Produk Skincare Hingga Beras Rendah Kalori

M. Reza Sulaiman

Kamis, 27 Juli 2023 | 06:29 WIB
Mengenal Glukomanan, Hasil Olahan Umbi Porang yang Jadi Bahan Produk Skincare Hingga Beras Rendah Kalori
Sejumlah hasil olahan umbi porang mulai dari beras hingga keripik. (Reza/Suara.com)

Suara.com - Konjac atau konnyaku semakin populer sebagai bahan baku makanan sehat dan rendah kalori. Di Indonesia, konjac lazim disebut sebagai umbi porang dan biasa tumbuh liar di dalam hutan.

Kaya akan serat larut dan rendah kalori, umbi porang mengandung glukomanan yang berperan dalam meningkatkan kesehatan pencernaan. Tak hanya itu, melalui proses pengolahan yang cermat, umbi porang dapat menghasilkan glukomanan kualitas tinggi yang menghasilkan produk turunan seperti konyaku, beras porang, dan lain-lain.

"Permintaan global akan tepung glukomanan yang dihasilkan dari porang terus meningkat, namun Indonesia baru dapat menyuplai dalam bentuk setengah jadi, yaitu chip porang," ujar Direktur PT Rezka Nayatama, Moshe Darron Panjaitan, dalam peresmian pabrik di Sekotong, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Rabu (26/7/2023).

Umbi porang mentah yang belum diolah. (Reza/Suara.com)
Umbi porang mentah yang belum diolah. (Reza/Suara.com)

Moshe menjelaskan pemanfaatan glukomanan dan produk turunnya antara lain:

  • Kosmetik: glukomanan dalam kosmetik memberikan efek melembapkan kulit, juga bertindak sebagai prebiotik dan probiotik.
  • Perawatan rambut: glukomanan memberikan volume dan tekstur pada rambut, membuatnya tidak lengket.
  • Farmasi: glukomanan dapat dikonsumsi sebagai suplemen penurun berat badan, juga digunakan sebagai pelapis kapsul.
  • Makanan hewan: glukomanan menambah elastisitas dan mempertahankan bentuk makanan, juga menjaga kesehatan pencernaan hewan peliharaan.
  • Kesehatan: glukomanan dapat diolah menjadi beras porang higgga mie shirataki yang rendah gula dan kalori.

Moshe menjelaskan pemanfaatan umbi porang yang begitu luas seharusnya dimanfaatkan dengan maksimal oleh masyarakat Indonesia. Sayangnya, saat ini hasil olahan umbi porang dalam bentuk beras rendah kalori hingga jeli konjac yang dijual di pasaran masih mahal.

"Karena tadi, kita jual mentah atau barang setengah jadi ke luar negeri, balik ke Indonesia jadi produk makanan, masuk ke retail harga sudah mahal. Kalau bisa kita olah sendiri di Indonesia, tentunya harga modal akan berkurang, dan harga pasar produk-produk olahan konjac/umbi porang juga akan lebih murah," terangnya.

Umbi porang dalam proses pengolahan. (Reza/Suara.com)
Umbi porang dalam proses pengolahan. (Reza/Suara.com)

Pabrik Canggih dengan 600 Sensor

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Rezka Nayatama, Samuel Haposan Siahaan, menjelaskan saat ini pusat pengolahan umbi porang tersedia di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Padahal, bahan mentah umbi porang sendiri banyak berasal dari Bali, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Inilah yang menjadi alasan PT Rezka Nayatama meresmikan pabrik terbarunyadi Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Fasilitas ini merupakan pabrik pertama di Indonesia yang dapat memproduksi tepung glukomanan dengan kadar hingga 90 persen dan mengadopsi teknologi industri manufaktur 4.0.

baca juga

Pabrik ini hanya memiliki kurang lebih 40 petugas yang memantau dan mengontrol mesin dengan 600 sensor. Seluruh proses pengolahan umbi porang, dari penimbangan hasil tani, pengecekan kualitas, hingga menjadi bentuk chip dan tepung, dilaksanakan secara otomatis. Meski begitu berdasarkan proyeksi perusahaan, pabrik ini dapat menyerap 483 ton umbi porang setiap bulan dan menghasilan 240 ton tepung glukomanan pertahun.

Peresmian Pembukaan Pabrik Tepung Glukomanan milik PT Rezka Nayatama di Sekotong Barat, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Rabu (26/7/2023). (Reza/Suara.com)
Peresmian Pembukaan Pabrik Tepung Glukomanan milik PT Rezka Nayatama di Sekotong Barat, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Rabu (26/7/2023). (Reza/Suara.com)

Dengan hadirnya pabrik baru PT Rezka Nayatama di Sekotong, Lombok Barat, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan glukomanan di dalam negeri, sekaligus menjadi hasil ekspor ke berbagai negara seperti China, Jepang, hingga Eropa dan Amerika Serikat.

"Kami percaya bahwa kehadiran pabrik ini akan berperan signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional terutama di sektor pertanian dan industri pangan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Manfaat Konsumsi Beras Porang bagi Kesehatan, Yuk Coba!

6 Manfaat Konsumsi Beras Porang bagi Kesehatan, Yuk Coba!

Your Say | Minggu, 02 Juli 2023 | 15:42 WIB

Lebih Rendah Gula, yuk Kenali Manfaat Nasi Porang Pengganti Nasi Putih

Lebih Rendah Gula, yuk Kenali Manfaat Nasi Porang Pengganti Nasi Putih

Your Say | Minggu, 19 Februari 2023 | 20:35 WIB

Song Hye Kyo Kuruskan Tubuh di Serial The Glory Pakai Nasi Porang, Memang Bagus Untuk Diet Turunkan Berat Badan?

Song Hye Kyo Kuruskan Tubuh di Serial The Glory Pakai Nasi Porang, Memang Bagus Untuk Diet Turunkan Berat Badan?

Lifestyle | Senin, 09 Januari 2023 | 14:18 WIB

Terkini

Hyundai Peringatkan Potensi Invasi Mobil Listrik China di Pasar Otomotif

Hyundai Peringatkan Potensi Invasi Mobil Listrik China di Pasar Otomotif

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 15:10 WIB

Pabrik Tua Bikin Pupuk Makin Mahal, Pupuk Indonesia Tekor Rp9,99 Triliun

Pabrik Tua Bikin Pupuk Makin Mahal, Pupuk Indonesia Tekor Rp9,99 Triliun

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:09 WIB

Perempuan yang Ditendang Pria di Mal Senayan City Alami Trauma Psikis

Perempuan yang Ditendang Pria di Mal Senayan City Alami Trauma Psikis

News | Senin, 21 September 2026 | 15:09 WIB

Tembus Rp12 Triliun, BRI Wujudkan Mimpi 83 Ribu Keluarga Punya Rumah Sendiri

Tembus Rp12 Triliun, BRI Wujudkan Mimpi 83 Ribu Keluarga Punya Rumah Sendiri

Bri | Senin, 21 September 2026 | 15:09 WIB

Penjualan Naik 1.000%, AMMN Ubah Rugi Jadi Laba USD428,83 Juta di Semester I-2026

Penjualan Naik 1.000%, AMMN Ubah Rugi Jadi Laba USD428,83 Juta di Semester I-2026

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:06 WIB

Media Asing: Karhutla Bikin Kas Indonesia Jebol Rp123,1 Triliun, Rp93,56 T Habis untuk Ini

Media Asing: Karhutla Bikin Kas Indonesia Jebol Rp123,1 Triliun, Rp93,56 T Habis untuk Ini

News | Senin, 21 September 2026 | 15:05 WIB

Rentetan Kasus Keracunan Jadi Sorotan, Program MBG Tuai Penolakan di Sejumlah Daerah

Rentetan Kasus Keracunan Jadi Sorotan, Program MBG Tuai Penolakan di Sejumlah Daerah

Video | Senin, 21 September 2026 | 15:04 WIB

Beras Premium Hilang 5 Bulan, 25 Merek Fortifikasi 'Lenyap': Stok Ritel Makin Ngenes

Beras Premium Hilang 5 Bulan, 25 Merek Fortifikasi 'Lenyap': Stok Ritel Makin Ngenes

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:00 WIB

Review Film The Wrong Girls: Petualangan Telekinesis Dua Sahabat yang Rusuh

Review Film The Wrong Girls: Petualangan Telekinesis Dua Sahabat yang Rusuh

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 15:00 WIB

6 Cara Reapply Sunscreen di Atas Makeup Tanpa Bikin Geser dan Oily, Wajah Tetap Fresh

6 Cara Reapply Sunscreen di Atas Makeup Tanpa Bikin Geser dan Oily, Wajah Tetap Fresh

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 15:00 WIB

×