Pengaruh Renaissance pada Indonesia: Mulai dari Pengetahuan Hingga Perdagangan

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 01 Agustus 2023 | 14:55 WIB
Pengaruh Renaissance pada Indonesia: Mulai dari Pengetahuan Hingga Perdagangan
Ilustrasi Buku. (Pexels.com/Leah Kelley)

Suara.com - Renaissance adalah suatu periode yang berlangsung dari abad ke-14 hingga abad ke-17, dimulai dari Italia dan menyebar ke seluruh Benua Eropa.

Periode ini ditandai dengan perkembangan kebudayaan Eropa yang mencakup berbagai aspek kehidupan seperti ilmu pengetahuan, teknologi, seni, sistem kepercayaan, dan politik. Berbagai perubahan dan penemuan yang terjadi selama Renaissance telah membawa dampak besar pada dunia termasuk Indonesia.

Berikut ini beberapa hal terkait Renaissance yang mesti kamu tahu seperti dikutip dari modul Sejarah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.  

Mengenal Renaissance dan Tokoh-tokoh Pentingnya

Galileo Galilei. [Wikipedia]
Galileo Galilei. [Wikipedia]

Istilah "Renaissance" berasal dari bahasa Latin "renaitre" yang berarti "hidup kembali" atau "lahir kembali". Periode ini merupakan masa pembaharuan dan perkembangan di berbagai bidang kehidupan, menggantikan masa gelap yang dikenal sebagai "Dark Age".

Beberapa tokoh penting pada masa Renaissance antara lain Leonardo da Vinci, Christopher Columbus, Nicolaus Copernicus, dan lain-lain.

Perubahan dan Penemuan pada Masa Renaissance

Renaissance membawa perubahan besar dalam berbagai bidang, termasuk ilmu pengetahuan dan teknologi. Beberapa penemuan yang terkenal hingga saat ini adalah:

Nicolaus Copernicus

baca juga

Nicolaus Copernicus merupakan seorang astronom, matematikawan, dan ekonom. Copernicus mengembangkan Teori Heliosentris yang menyatakan bahwa Matahari berada di pusat tata surya, bukan Bumi. Penemuan ini mengubah pandangan tentang tata surya dan revolusi ilmu pengetahuan.

Johannes Kepler

Johannes Kepler adalah astronom, matematikawan, dan astrolog dari Inggris. Ia menemukan Hukum Kepler yang menggambarkan gerakan planet-planet dalam tata surya.

Galileo Galilei

Galileo Galilei adalah astronom, filsuf, dan fisikawan. Ia menyempurnakan penemuan teleskop dan melakukan berbagai observasi astronomi yang mengguncang pandangan tentang alam semesta.

Pengaruh Renaissance pada Indonesia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Sejarah Lomba Sesuai Tema 17 Agustus 2023, Bisa Tumbuhkan Kreativitas

Ini Sejarah Lomba Sesuai Tema 17 Agustus 2023, Bisa Tumbuhkan Kreativitas

Lifestyle | Selasa, 01 Agustus 2023 | 10:30 WIB

Bendera Merah Putih: Sejarah dan Makna yang Mendalam

Bendera Merah Putih: Sejarah dan Makna yang Mendalam

News | Selasa, 01 Agustus 2023 | 09:48 WIB

Dikira Ditulis Galileo Galilei, Dokumen Kuno dari Abad ke-17 Ternyata Palsu

Dikira Ditulis Galileo Galilei, Dokumen Kuno dari Abad ke-17 Ternyata Palsu

Tekno | Rabu, 24 Agustus 2022 | 13:25 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×