Kualitas Udara Jabodetabek Masuk Fase Kritis, Greenpeace Luncurkan Parfum Our Earth

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 25 Agustus 2023 | 18:34 WIB
Kualitas Udara Jabodetabek Masuk Fase Kritis, Greenpeace Luncurkan Parfum Our Earth
Rangkaian parfum Our Earth, The Peril Soil, The Smokey Air dan The Smelly River. (Suara.com/Nessy F)

Suara.com - Buruknya kualitas udara di DKI Jakarta dan Botabek membuat sejumlah pihak prihatin. Polusi udara yang disebut-sebut berasal paling banyak dari emisi gas buang kendaraan ini sudah dinilai masuk dalam fase kritis.

Hal ini dikemukakan Juru Kampanye Urban Greenpeace Indonesia, Atha Rasyadi, dalam peluncuran parfum inovatif “Our Earth”, di Jakarta, Jumat (25/8/2023).

"Pencemaran udara, dalam hal ini polusi sudah bisa kita katakan dalam fase kritis. Masyarakat banyak yang menderita gangguan ISPA dan hal ini tidak bisa dibiarkan," katanya.

Menurut Greenpeace, sejak 1 bulan terakhir, Jabodetabek mengalami kualitas udara yang buruk. Bahkan dalam 2 pekan terakhir, Jakarta selalu menempati posisi teratas sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.

Udara yang buruk dapat mengakibatkan berbagai penyakit pernapasan serius, meningkatkan risiko lahirnya bayi prematur, hingga kematian dini. Pada Juli 2020, Greenpeace bekerjasama dengan IQ Air Visual mengeluarkan laporan yang menghitung kerugian ekonomi.

Di Jakarta saja, polusi udara telah menelan biaya ekonomi Rp 21,5 triliun, atau 1,7 kali lipat dari defisit BPJS, dan setara dengan 26% dari anggaran Jakarta pada tahun 2020.

Sementara itu, Juru Kampanye Keadilan Perkotaan Greenpeace Indonesia, Charlie Albajili mengatakan, permasalahan polusi udara tidak bisa dipandang sebelah mata.

"Solusinya harus diimplementasikan secara serius, ambisius, dan bersifat jangka panjang," ujarnya.

Peluncuran Parfum Our Earth
Sebagai sarana edukasi untuk mengingatkan masyarakat agar sadar pencemaran udara dan dampaknya, hari ini Greenpeace Indonesia meluncurkan parfum inovatif “Our Earth”, yang terinspirasi dari bau berbagai jenis pencemaran.

baca juga

Parfum Our Earth ini dibuat 100 persen dari bahan-bahan alami dan selama proses pembuatannya, tidak ada sedikit pun tindakan yang merusak lingkungan. Parfum terdiri dari tiga varian, yaitu The Peril Soil, The Smoky Air, dan The Smelly River.

Ketiganya terinsiprasi dari aroma polusi tanah, polusi udara, dan polusi air. Parfum ini dibuat dalam jumlah terbatas, tidak diperjualbelikan dan hanya digunakan sebagai media edukasi serta pengingat masyarakat, agar bersama-sama lebih peduli terhadap lingkungan.

Parfum diformulasikan oleh Dedi Mahpud, 60 tahun, seorang guru kimia senior asal Bogor, Jawa Barat.

"Setiap hari, kita dengan mudah menemukan jejak-jejak perusakan lingkungan, dan kita mengerti dampak-dampak yang ditimbulkan akibat pencemaran tersebut. Kita seolah-olah menganggap polusi penyebab bau tak sedap dan berdampak buruk pada kesehatan sebagai hal lumrah. Dengan meluncurkan parfum yang terinspirasi dari aroma sekitar kita, Greenpeace Indonesia ingin membuka mata siapa saja bahwa masalah polusi sudah menempel pada diri kita layaknya parfum yang kita gunakan setiap hari," ujar Charlie.

Ia menyebut, pihaknya membuka peluang diskusi dengan semua pihak terkait masalah polusi udara ini dan berharap bisa menemukan solusi yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sakit Gara-gara Polusi Udara Bisa Berobat Gratis Pakai BPJS Kesehatan?

Sakit Gara-gara Polusi Udara Bisa Berobat Gratis Pakai BPJS Kesehatan?

Bisnis | Jum'at, 25 Agustus 2023 | 18:30 WIB

Polusi Udara Jakarta Memburuk, Pakar Kesehatan Larang Balita Bermain di Taman Dekat Jalan

Polusi Udara Jakarta Memburuk, Pakar Kesehatan Larang Balita Bermain di Taman Dekat Jalan

Health | Jum'at, 25 Agustus 2023 | 13:33 WIB

Atasi Polusi Udara, Pemprov DKI Jakarta Gencarkan Penanaman Pohon

Atasi Polusi Udara, Pemprov DKI Jakarta Gencarkan Penanaman Pohon

News | Jum'at, 25 Agustus 2023 | 13:12 WIB

Ketua DPR Dorong Sekolah Antisipasi Dampak Polusi Udara Bagi Anak

Ketua DPR Dorong Sekolah Antisipasi Dampak Polusi Udara Bagi Anak

DPR | Jum'at, 25 Agustus 2023 | 12:15 WIB

Epidemiolog Sebut Penyemprotan Jalan Polda Metro Jaya Malah Memperburuk Kesehatan!

Epidemiolog Sebut Penyemprotan Jalan Polda Metro Jaya Malah Memperburuk Kesehatan!

News | Jum'at, 25 Agustus 2023 | 12:06 WIB

Viral Polisi Kurangi Polusi Pakai Water Cannon, Warganet Geleng-geleng: Teori Darimana?

Viral Polisi Kurangi Polusi Pakai Water Cannon, Warganet Geleng-geleng: Teori Darimana?

News | Jum'at, 25 Agustus 2023 | 10:10 WIB

Terkini

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:37 WIB

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus  Rp100 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:35 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak

Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Tinted Sunscreen untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Tinted Sunscreen untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Menakar Nasib Gibran di Akhir Sidang Usai Ahli Relawan Diusir Hakim

Menakar Nasib Gibran di Akhir Sidang Usai Ahli Relawan Diusir Hakim

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Fasilitas Minyak Aramco Digempur Rudal, Pasar Minyak Global Langsung Panik

Fasilitas Minyak Aramco Digempur Rudal, Pasar Minyak Global Langsung Panik

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:59 WIB

×