Lukas Enembe Banting Mikrofon di Sidang hingga Diminta Tensi, Benarkah Darah Tinggi Bikin Mudah Marah?

Agatha Vidya Nariswari, Hiromi Kyuna

Selasa, 05 September 2023 | 15:06 WIB
Lukas Enembe Banting Mikrofon di Sidang hingga Diminta Tensi, Benarkah Darah Tinggi Bikin Mudah Marah?
Kuasa hukum berusaha menenangkan Lukas Enembe yang marah dalam persidangan lanjutan dalam kasus gratifikasi dan pencucian uang terhadap dirinya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (4/9/2023). [Suara.com/Yaumal]

Suara.com - Gubernur Papua nonaktif, Lukas Enembe, baru saja menjalani sidang pemeriksaan sebagai terdakwa korupsi pada Senin (4/9/2023). Dalam persidangan ini, pria 56 tahun tersebut sempat mengamuk hingga memaki jaksa dan melempar mikrofon.

Akun TikTok saponggol berbagi video saat sesi tanya jawab antara Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan terdakwa sedang berlangsung. Saat itu, Jaksa mencecar Lukas soal penukaran uang.

"Ini duit cash-nya kasihkan ke Dommy untuk ditukar atau gimana? Begitu berarti diperintah ketemu dikasih duit, duitnya diserahkan? Iya Pak Lukas?" tanya jaksa kepada Lukas.

"Begitu yang terjadi," jawab Lukas Enembe. Tak puas dengan jawaban tersebut, Jaksa kemudian kembali mencecar Lukas.

Kemudian, pengacara yang duduk di samping Lukas mencoba menenangkannya. "Bisa break sebentar, pak? Sepertinya Pak Lukas sudah tidak kuat lagi, pak. Bisa break sebentar, pak?" Tanya pengacara.

"Saya ingatkan lagi bahwa..." ucapan hakim kemudian terpotong ketika tiba-tiba Lukas Enembe membanting mikrofon dengan kencang. Hakim kemudian mengingatkan soal hak ingkar terdakwa sementara para pengara menenangkan Lukas Enembe.

Salah satu tim kuasa hukum Lukas, OC Kaligis, kemudian meminta agar tensi Lukas diperiksa.

"Kalau bisa diperiksa tensinya sekarang karena kami selalu kunjungi 220 itu. Kalau dia serangan jantung kan bukan salah kami, Yang Mulia. Kami cuma mohon dengan sangat tolong diperiksa dulu tensinya," ujar OC.

Lantas, apakah benar orang dengan darah tinggi cenderung lebih mudah marah?

baca juga

Mengutip dari Neuro Science News, hipertensi menyebabkan keadaan peradangan kronis tingkat rendah. Bahan kimia yang terlibat dalam respons peradangan kronis dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental, salah satunya berdampak pada suasana hati.

Darah tinggi memang berhubungan dengan stres, namun bukan berarti semua orang yang mengidap hipertensi berarti mudah marah.

Tubuh menghasilkan lonjakan hormon bernama adrenalin ketika tengah merasa marah. Hormon ini akan meningkatkan tekanan darah hingga membuat jantung berdetak lebih cepat dan pembuluh darah meyempit.

Itulah yang membuat tekanan darah jadi naik saat sedang marah. Sehingga, banyak anggapan yang menilai bahwa pengidap darah tinggi adalah pemarah.

Kendati demikian, pemilik penyakit hipertensi perlu mengendalikan amarah. Pasalnya, ketika seseorang marah, maka tekanan pada darah akan semakin naik dan menimbulkan gejala yang parah pada penderita hipertensi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sidang Lanjutan, Lukas Enembe Ngamuk Banting Mikrofon Gegara Ini

Sidang Lanjutan, Lukas Enembe Ngamuk Banting Mikrofon Gegara Ini

Video | Senin, 04 September 2023 | 13:30 WIB

Tensi Darah Naik usai Ngamuk hingga Banting Mikrofon di Sidang, Lukas Enembe Dilarikan ke Rumah Sakit

Tensi Darah Naik usai Ngamuk hingga Banting Mikrofon di Sidang, Lukas Enembe Dilarikan ke Rumah Sakit

News | Senin, 04 September 2023 | 13:09 WIB

Lukas Enembe Ngamuk Banting Mikrofon di Persidangan, Saat Dicecar Jaksa KPK Soal Aliran Uang

Lukas Enembe Ngamuk Banting Mikrofon di Persidangan, Saat Dicecar Jaksa KPK Soal Aliran Uang

News | Senin, 04 September 2023 | 11:58 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×