Putri Gus Dur Alissa Wahid Soroti Dampak Gas Air Mata Oleh Polisi ke Pelajar, Bisa Bikin Buta!

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Jum'at, 08 September 2023 | 19:50 WIB
Putri Gus Dur Alissa Wahid Soroti Dampak Gas Air Mata Oleh Polisi ke Pelajar, Bisa Bikin Buta!
Aparat TNI-Polri bentrok dengan warga di Pulau Rempang, Batam. (tangkapan layar/ist)

Suara.com - Baru-baru ini para pelajar di Batam terkena imbas dari gas air mata yang dilemparkan pihak kepolisian saat bentrok terjadi di Rempang, Batam. Berdasarkan keterangan Polda Kepulauan Riau, kondisi tersebut terjadi karena angin meniup gas air mata sehingga berdampak pada para pelajar.

Melihat kasus tersebut, putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Alissa Wahid memberikan sindiran kepada pihak kepolisian. Dalam cuitannya melalui platform X, Alissa Wahid bertanya apakah polisi tidak tidak belajar dari kasus di Kanjuruhan pada 2022 lalu.

"Apa tidak belajar dari kanjuruhan?" tanya Alissa melalui akun X-nya yang dulu dikenal sebagai Twitter, dikutip Jumat (8/9/2023).

Tidak hanya itu, Alissa Wahid juga jelaskan kalau penggunaan gas air mata bukan suatu hal yang dapat dianggap sepele. Apalagi, gas air mata dilemparkan pada masyarakat. Bahkan, ia juga mencibir kalau alasan anak-anak yang jadi korban karena angin hanya alibi saja.

Mengutip Halodoc, gas air mata sendiri mengandung berbagai senyawa kimia yang dapat mengiritasi kulit, paru-paru, mata, dan tenggorokan. Jika seseorang terpapar gas air mata, mereka dapat kehilangan kemampuannya melihat, menyebabkan iritasi pada mata, mulut, gangguan kesehatan tenggorokan, paru-paru, dan kulit.

Untuk dampak dari gas air mata ini bergantung pada lokasi penembakan gas air mata tersebut. Semakin dekat paparan gas air mata ini justru akan membuat gejala menjadi lebih parah. Beberapa gejala yang mungkin dialami sebagai berikut:

  • Penutupan kelopak mata yang tidak disengaja.
  • Gatal pada mata.
  • Sensasi terbakar pada mata.
  • Kebutaan sementara.
  • Pandangan yang kabur.
  • Luka bakar kimia.

Tidak hanya beberapa masalah di atas. Pada kondisi yang parah, gas air mata bisa sebabkan beberapa masalah seperti:

  • Kebutaan
  • Pendarahan
  • Kerusakan saraf
  • Katarak
  • Erosi kornea

Oleh sebab itu, melempar gas air mata pada dasarnya tidak boleh sembarangan. Pasalnya, kondisi ini jika gejalanya parah justru akan sengat berbahaya.Paparan gas air mata dalam konsentrasi tinggi bisa saja sebabkan gagal napas. Bahkan, kondisi tersebut juga bisa sebabkan kematian jika paparan terus dialami dalam ruangan tertutup.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD soal Konflik Pulau Rempang; Bukan Penggusuran tapi Pengosongan Lahan

Mahfud MD soal Konflik Pulau Rempang; Bukan Penggusuran tapi Pengosongan Lahan

News | Jum'at, 08 September 2023 | 17:48 WIB

6 Fakta Bentrok di Pulau Rempang Gegara Sengketa Proyek Strategis Nasional

6 Fakta Bentrok di Pulau Rempang Gegara Sengketa Proyek Strategis Nasional

News | Jum'at, 08 September 2023 | 17:35 WIB

Warga vs Aparat Bentrok, Mahfud MD Ungkap Sejarah Konflik Tanah di Pulau Rempang Batam

Warga vs Aparat Bentrok, Mahfud MD Ungkap Sejarah Konflik Tanah di Pulau Rempang Batam

News | Jum'at, 08 September 2023 | 17:32 WIB

Terkini

3 Serbuk Anti-Sumbat Saluran Air, Solusi Pipa Mampet Akibat Rambut

3 Serbuk Anti-Sumbat Saluran Air, Solusi Pipa Mampet Akibat Rambut

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:06 WIB

5 Air Cooler yang Dingin dan Hemat Listrik, Bikin Ruangan Sejuk Maksimal

5 Air Cooler yang Dingin dan Hemat Listrik, Bikin Ruangan Sejuk Maksimal

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:50 WIB

3 Skincare Marina Bright Booster Harga Rp20 Ribuan, Pengguna Akui Ampuh Cerahkan Wajah

3 Skincare Marina Bright Booster Harga Rp20 Ribuan, Pengguna Akui Ampuh Cerahkan Wajah

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:45 WIB

Gaji UMR Beli Sepatu Running Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Versi Dokter Tirta

Gaji UMR Beli Sepatu Running Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Versi Dokter Tirta

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:15 WIB

3 Sabun Cuci Muka Marina yang Bisa Cerahkan Kulit Tanpa Rasa Ketarik, Lengkap Review Pengguna

3 Sabun Cuci Muka Marina yang Bisa Cerahkan Kulit Tanpa Rasa Ketarik, Lengkap Review Pengguna

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:00 WIB

5 Produk Lipstik Marina yang Ramah Kantong, Pembeli Akui Tak Bikin Bibir Kering

5 Produk Lipstik Marina yang Ramah Kantong, Pembeli Akui Tak Bikin Bibir Kering

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:34 WIB

3 Benda Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui, Cukup Disimpan di Saku

3 Benda Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui, Cukup Disimpan di Saku

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:25 WIB

Lampu Emergency Tahan Berapa Lama? Ini Pilihan Bagus yang Awet 20 Jam

Lampu Emergency Tahan Berapa Lama? Ini Pilihan Bagus yang Awet 20 Jam

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:15 WIB

K-Beauty Makin Melokal, Hadirkan Shade Khusus untuk Kulit Perempuan Indonesia

K-Beauty Makin Melokal, Hadirkan Shade Khusus untuk Kulit Perempuan Indonesia

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:50 WIB

4 Rekomendasi Sepatu Lari 910 Nineten untuk Daily Trainer: Nyaman, Responsif, Harga Ramah

4 Rekomendasi Sepatu Lari 910 Nineten untuk Daily Trainer: Nyaman, Responsif, Harga Ramah

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:28 WIB