Heboh Pasutri Ikut Pesta Seks di Jaksel, Kenapa Perempuan Nikah Mau Ikut Orgy?

Dinda Rachmawati

Jum'at, 15 September 2023 | 18:45 WIB
Heboh Pasutri Ikut Pesta Seks di Jaksel, Kenapa Perempuan Nikah Mau Ikut Orgy?
Ilustrasi pesta orgy. (istock)

Suara.com - Polres Metro Jakarta Selatan baru-baru ini menangkap empat orang yang menggelar pesta orgy di apartemen kawasan Semanggi, Jakarta Selatan. Panitia penyelenggara, GA, YM, JF, dan TA disebut menjadi tersangka dalam kasus ini.

Pesta orgy adalah pesta seks yang dilakukan empat orang atau lebih dalam satu tempat (ruangan). Mereka akan melakukan hubungan seks saling bergantian. Karena itu aktivitas ini sering disebut sebagai hubungan seks seperti binatang.

Pelanggan yang ingin mengikuti pesta seks tersebut diwajibkan untuk membayar uang sebesar Rp1 juta terlebih dahulu. Selain itu, para pelanggan juga harus membawa alat kontrasepsi sendiri, tubuh harus dalam keadaan bersih dan wangi, serta dilarang untuk memakai obat kuat.

Setelah polisi melakukan penyelidikan, pesta orgy itu ternyata bukan pertama kalinya dilakukan. Para pelaku ternyata sudah pernah menggelar aktivitas serupa sebanyak tiga kali di tempat yang berbeda pula. Pelanggan yang mengikutinya juga ternyata tak hanya mereka yang single tapi juga yang sudah menikah.

Mengapa Ada Perempuan Menikah yang Menjadi Pelanggan Pesta Orgy?

Wednesday Martin, pakar seks asal Amerika pernah menyebut, kebanyakan perempuan menikah terlibat dalam aktivitas pesta orgy. Seringkali, dikutip New York Post, perempuan memang tidak dimaklumi dan merasa aneh dengan dorongan, fantasi, dan keinginan mereka untuk melakukan petualangan seksual.

Mengutip penelitian ekstensif di bidang sosiologi, primatologi, dan antropologi, Martin mengemukakan argumen bahwa tidak semua perempuan akrab dengan kata-kata “terlalu lelah malam ini”, maniak monogami dengan libido rendah, namun merupakan makhluk yang pada dasarnya mencari kesenangan seperti laki-laki. 

"Saya menantikan hari ketika seorang istri melakukan kesalahan dalam pernikahannya (seperti yang dilakukan pria) dan orang-orang berkata: 'Apa yang Anda harapkan? Begitulah perempuan.'," pungkasnya.

Namun bukan berarti dia menganggap semua perempuan tidak puas hanya dengan satu pasangan. Tidak apa-apa untuk sangat menyukai monogami, katanya. Bagi sebagian perempuan, ini adalah tempat yang sangat nyaman dan bermanfaat.

baca juga

Melalui sejumlah penelitian yang ia lakukan pada perempuan menikah, di banyak wilayah di Amerika Serikat, salah satu poin utama Martin adalah bahwa tidak benar bahwa perempuan (secara evolusi diprogram) untuk menjadi kurang bertualang secara seksual dibandingkan laki-laki. 

"Baru kemarin – 10.000 tahun yang lalu dalam istilah evolusi – kita mulai menjadi monogami dan eksklusif secara seksual. Meskipun narasi konvensional menyatakan bahwa laki-laki memiliki dorongan utama untuk menyebarkan materi genetik mereka kepada sebanyak mungkin perempuan, dia mengatakan penelitian menunjukkan bahwa perempuan juga akan mencari banyak pasangan karena hal ini memungkinkan mereka untuk melakukan perlindungan terhadap pria yang mandul dan untuk mengamati dengan cermat, yang mana yang memiliki sperma yang lebih sehat," pungkasnya.

Tapi ini bukan soal reproduksi, tapi juga soal kesenangan. Itu sebabnya Martin menghabiskan malam di pos terdepan Rok Club di NYC, sebuah organisasi internasional yang menyelenggarakan apa yang disebut “pesta orgy” untuk perempuan metropolitan yang kaya. 

Menggambarkan suatu malam yang dia hadiri di pusat kota Manhattan, dia menulis tentang bagaimana garam, jeruk nipis, dan tequila dijilat dari tubuh telanjang para tamu sementara delapan perempuan di tempat tidur bersama melakukan hubungan seks dalam setiap konfigurasi yang memungkinkan.

"Ada penelitian tentang pasangan yang melakukan aktivitas menarik, seperti terjun payung, dan lain-lain, dan hal itu memberi mereka lonjakan hormon,” katanya. 

"Mereka melihat satu sama lain dengan cara yang baru, dan merasakan hasrat seksual yang baru terhadap pasangan mereka," ujarnya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Pesta Seks di Jakarta Selatan Bikin Heboh, Apa Itu Orgy dan Memangnya Berbahaya?

Kasus Pesta Seks di Jakarta Selatan Bikin Heboh, Apa Itu Orgy dan Memangnya Berbahaya?

Lifestyle | Kamis, 14 September 2023 | 19:10 WIB

Pasutri Ikut Pesta Seks Orgy karena Ngaku Ingin Happy Ending, Kenali Bahayanya

Pasutri Ikut Pesta Seks Orgy karena Ngaku Ingin Happy Ending, Kenali Bahayanya

Lifestyle | Kamis, 14 September 2023 | 16:08 WIB

Profil 4 Tersangka Pesta Orgy, Ini Peran 'Gila' Mereka Gelar Seks Bebas

Profil 4 Tersangka Pesta Orgy, Ini Peran 'Gila' Mereka Gelar Seks Bebas

News | Kamis, 14 September 2023 | 11:35 WIB

Terkini

Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya

Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Aturan BPJS vs Ekspektasi Pasien: Siapa yang Sebenarnya Perlu Disalahkan?

Aturan BPJS vs Ekspektasi Pasien: Siapa yang Sebenarnya Perlu Disalahkan?

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Rincian Bunga Deposito BRI dan BNI Terbaru Tahun 2026

Rincian Bunga Deposito BRI dan BNI Terbaru Tahun 2026

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:59 WIB

Komisi IX DPR Kecam Oknum Nakes yang Diduga Nirempati pada Yurizal: BPJS Bukan Pasien Kelas Dua

Komisi IX DPR Kecam Oknum Nakes yang Diduga Nirempati pada Yurizal: BPJS Bukan Pasien Kelas Dua

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Panduan Susunan Upacara Bendera 17 Agustus di Sekolah Lengkap dari Awal sampai Akhir

Panduan Susunan Upacara Bendera 17 Agustus di Sekolah Lengkap dari Awal sampai Akhir

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Dipimpin Hakim Richard Edwin Basoeki, Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 dan Agustus

Dipimpin Hakim Richard Edwin Basoeki, Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 dan Agustus

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Seberapa Oke Mobil Listrik Jaecoo J5 EV? Intip Kata Pakar

Seberapa Oke Mobil Listrik Jaecoo J5 EV? Intip Kata Pakar

Otomotif | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:44 WIB

Riset Terbaru Ungkap Manfaat Sistem Kerja Hybrid bagi Karyawan saat Musim Libur Sekolah

Riset Terbaru Ungkap Manfaat Sistem Kerja Hybrid bagi Karyawan saat Musim Libur Sekolah

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:42 WIB

Listrik Baru Menyala Setelah Padam? Jangan Langsung Tenang, Ini Barang Elektronik Paling Rawan Rusak

Listrik Baru Menyala Setelah Padam? Jangan Langsung Tenang, Ini Barang Elektronik Paling Rawan Rusak

Sumut | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:41 WIB

Bukan di Dalam Museum, Ini "Sekolah" Budaya Paling Nyata di Ujung Timur Jawa

Bukan di Dalam Museum, Ini "Sekolah" Budaya Paling Nyata di Ujung Timur Jawa

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:41 WIB

×