Mia Khalifa Teriak FREE PALESTINE, Sosoknya Dapat Respect Lebih Ketimbang Peraih Nobel Perdamaian

Rifan Aditya Suara.Com
Kamis, 12 Oktober 2023 | 18:02 WIB
Mia Khalifa Teriak FREE PALESTINE, Sosoknya Dapat Respect Lebih Ketimbang Peraih Nobel Perdamaian
Mia Khalifa (twitter) - Mia Khalifa Teriak FREE PALESTINE, Sosoknya Dapat Respect Lebih Ketimbang Peraih Nobel Perdamaian

Suara.com - Mantan bintang film dewasa Mia Khalifa lantang meneriakkan isu kemerdekaan Palestina pasca konflik di Gaza kembali pecah. Bahkan sosoknya dianggap lebih baik dari pada peraih Nobel Perdamaian Malala Yousafzai.

Mia Khalifa sebelumnya memang telah kerap menyuarakan #FreePalestine melalui berbagai media sosial yang dimilikinya. Misalnya tahun lalu, viral video Mia yang terang-terangan membela Palestina.

Ia pun menentang segala bentuk penindasan dan kejahatan perang terhadap penduduk di Gaza. Tahun ini, Mia kembali membuat pernyataan yang sama.

Melalui akun Twitter resminya, Mia membuat pernyataan dukungan terhadap Palestina yang diunggah pada 8 Oktober 2023. Padahal, Hamas saat itu baru saja meluncurkan ribuan roket ke Israel dan membuat lebih dari seribu nyawa melayang.

"I have time today. #FREEPALESTINE," tulis Mia.

Pernyataan sikap ini yang kemudian menimbulkan pro dan kontra. Beberapa warganet yang setuju dengan Mia malah menyandingkannya dengan sosok pemenang Nobel Perdamaian Malala Yousafzai.

"Kamu (Mia Khalifa) berbicara lebih banyak daripada pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Malala dan mendapatkan rasa hormat yang besar atas tindakan ini," tulis pemilik akun callmemahrani.

Mia dianggap lebih banyak berbicara dan mendapatkan hormat dari publik.

"Mia kamu memenangkan banyak hati, kamu berbicara lebih dari Pemenang Perdamaian Malala. Anda sekarang dihormati semua orang. Kita semua mendukung Palestina," tulis Bolo_WaQar.

Baca Juga: 6 Artis Dukung Palestina, Ada Gigi Hadid dan Raline Shah

Namun bukannya besar kepala, Mia justru enggan dirinya dianggap lebih baik dari Malala. Menurutnya, seharusnya orang-orang harus dapat berempati terhadap tragedi dan konflik Israel vs Palestina yang menelan korban jika begitu banyak.

“Saya menghargai sentimen Anda, tapi saya tidak setuju dengan retorika ini. Kita harus lebih berempati terhadap trauma yang dialami orang-orang dan kemampuan untuk menyerap dan mencerna hal-hal yang terjadi secara real-time," balas Mia Khalifa.

Ia menambahkan, "Diam adalah respons terhadap trauma, perasaan kewalahan adalah hal yang biasa, dan kita perlu memberikan waktu kepada orang-orang untuk berbicara pada waktu mereka sendiri. Malala adalah pelopor hak asasi manusia, dia adalah inspirasi dan cahaya penuntun bagi banyak orang.”

Balasan Mia yang seperti ini malah membuatnya dapat lebih banyak pujian dari orang-orang. Mia dianggap lebih fasih dalam menyuarakan kemerdekaan Palestina.

"Rasa hormat Anda tumbuh karena empati terhadap orang lain. Kita memahami bahwa sebagai seorang aktivis, dia perlu menyuarakan pendapatnya mengenai situasi saat ini. Namun Anda telah menyampaikan pendirian dengan fasih, dan saya menghargai upaya Anda dalam menyampaikannya. Damai & Hormat," ujar callmemahrani.

Mia Khalifa Dipecat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI