Cara Membedakan Keripik Pisang Asli dan Narkoba, Hati-hati Bisa Ngefly

Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 04 November 2023 | 19:30 WIB
Cara Membedakan Keripik Pisang Asli dan Narkoba, Hati-hati Bisa Ngefly
Cara Membedakan Keripik Pisang Asli dan Narkoba, Hati-hati Bisa Ngefly (freepik)

Suara.com - Siapa yang suka keripik pisang? Kalau kamu suka karipik pisang, hati-hati lho, karena ada keripik pisang narkoba yang diedarkan oleh kelompok pengedar narkoba dari Bantul, Yogyakarta. Lantas bagaimana cara membedakan keripik pisang asli dan narkoba agar kita tidak keliru membelinya?

Jika dilihat secara sepintas, keripik pisang berlabel "Keripik pisang lumer" itu tampak sama dengan cemilan keripik pisang lainnya. Akan tetapi, keripik pisang ini mengandung narkotika. Keripik pisang narkoba yang diproduksi di Bantul itu ada empat varian rasa. Varian pertama adalah keripik pisang original, varian kedua keripik pisang coklat lumer, varian ketiga keripik pisang strawberry, dan varian keempat keripik pisang greentea. 

Pihak kepolisian daerah Yogyakarta sudah menjelaskan bahwa keripik pisang lumer yang beredar ini mengandung narkoba jenis amphetamin sabu. Efek yang dapat dirasakan pengkonsumsinya ialah stamina meningkat, menimbukan euforia rasa senang dan juga berhalusinasi. 

Cara membedakan keripik pisang asli dan narkoba

Cara membedakan keripik pisang asli dan narkoba yang utama adalah dari harganya. Sebab, keripik pisang narkoba dijual dengan harga mencapai Rp6 juta. Sedangkan keripik pisang asli umumnya mulai dari Rp 5.000 rupiah per 100 gram sampai Rp20-an ribu perkilonya. 

Harga keripik pisang yang tembus jutaan rupiah bukanlah harga yang wajar untuk produk kripik pisang. Seperti yang diungkap oleh hasil penyelidikan Bareskrim, menemukan harga keripik pisang narkoba yang dikemas dalam berbagai kemasan dijual mulai dari Rp1,5 juta sampai Rp6 juta. Kemasan yang disediakan beragam ukuran, mulai dari 500 gram, 200 gram, dan 100 gram. 

Bareskrim menemukan modus operandi narkoba dijual menjadi keripik pisang bermula dari operasi cyber. Tim menemukan keanehan pada media sosial yang digunakan untuk memasarkan keripik pisang tersebut dari harganya. Tidak mungkin keripik pisang dijual sampai Rp1,5 juta per bungkusnya.

Maka, Direktorat Narkoba melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap pengiriman barang di Cimanggis Depok. Mereka mendapatkan bukti berupa keripik pisang dan happy water. Penyelidikan pun dikembangkan, bekerjasama dengan Polda DIY menyelidiki tiga tempat kejadian perkara antara lain Kaliangking Magelang, Jawa Tengah, Potorono Bantul, dan Banguntapan Bantul, DIY. 

Dari hasil penyeldikan, polisi menemukan berbagai barang bukti lain berupa narkoba happy water dan keripik pisang yang dijual dengan harga jutaan rupiah tersebut. Seluruh harganya bahkan dicantumkan dalam media sosial. Maka, mereka pun melakukan penggerebekan setelah menemukan lokasi produksi keripik pisang narkoba di Banguntapan Bantul. 

baca juga

Dalam penggerebekan itu, polisi berhasil mengumpulkan sejumlah barang bukti, seperti 426 bungkus keripik pisang berbagai kemasan. 2.022 botol happy water, dan 10 kg bahan baku narkoba. 

Polisi menangkap tiga orang pelaku di daerah Depok yang bertugas menjaga akun media sosial, mengelola rekening, dan menjaul barang bukti. Kemudian, polisi juga menangkap dua orang pelaku pemroduksi keripik pisang di Kaliangking Magelang. Lalu, di Potorono, dua orang pelaku memproduksi happy water. Terakhir seorang pemroduksi keripik pisang narkoba ditangkap di Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Total ada delapan orang yang sudah diamankan oleh polisi. 

Demikian itu informasi cara membedakan keripik pisang asli dan narkoba. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemuda Bantul Ini Dikira Pengangguran, Padahal Distributor Keripik Pisang Narkoba

Pemuda Bantul Ini Dikira Pengangguran, Padahal Distributor Keripik Pisang Narkoba

Lifestyle | Sabtu, 04 November 2023 | 15:18 WIB

Detik-detik Pusat Rehabilitasi Pecandu Narkoba Di Iran Kebakaran, 32 Orang Tewas Terpanggang

Detik-detik Pusat Rehabilitasi Pecandu Narkoba Di Iran Kebakaran, 32 Orang Tewas Terpanggang

News | Sabtu, 04 November 2023 | 09:39 WIB

Persis Vanessa Angel, Cara Ketawa Fuji saat Dapat Kejutan Ulang Tahun Disorot: Gak Nyangka

Persis Vanessa Angel, Cara Ketawa Fuji saat Dapat Kejutan Ulang Tahun Disorot: Gak Nyangka

Entertainment | Jum'at, 03 November 2023 | 11:39 WIB

3 Cara Cek IMEI iPhone Biar Tidak Diblokir

3 Cara Cek IMEI iPhone Biar Tidak Diblokir

Tekno | Kamis, 02 November 2023 | 23:16 WIB

Sosok Kombes Yulius, Nyabu Bareng 5 Wanita Cuma Dihukum 18 Bulan Penjara

Sosok Kombes Yulius, Nyabu Bareng 5 Wanita Cuma Dihukum 18 Bulan Penjara

Lifestyle | Kamis, 02 November 2023 | 16:38 WIB

4 Alasan Lingkar Mata Menghitam dan Cara Mengatasi agar Fresh Kembali!

4 Alasan Lingkar Mata Menghitam dan Cara Mengatasi agar Fresh Kembali!

Your Say | Kamis, 02 November 2023 | 10:39 WIB

Terkini

Harga BBM Non-Subsidi Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Per 1 September 2026 Naik!

Harga BBM Non-Subsidi Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Per 1 September 2026 Naik!

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 08:30 WIB

BUMDes Tumbuh, Omzet Melejit dari Rp4,6 Miliar Jadi Rp27,6 Miliar

BUMDes Tumbuh, Omzet Melejit dari Rp4,6 Miliar Jadi Rp27,6 Miliar

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 08:29 WIB

3 HP Redmi dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, QRIS dan Top Up Praktis Tinggal Tap

3 HP Redmi dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, QRIS dan Top Up Praktis Tinggal Tap

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 08:28 WIB

Danantara: Tugas Insan BUMN Tak Cuma Bikin Perusahaan Sehat

Danantara: Tugas Insan BUMN Tak Cuma Bikin Perusahaan Sehat

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 08:15 WIB

6 Cara Reapply Sunscreen untuk Penderita Melasma tanpa Merusak Makeup

6 Cara Reapply Sunscreen untuk Penderita Melasma tanpa Merusak Makeup

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 08:11 WIB

Diborgol dan Dirantai, Gadis Sumenep Jadi Korban Kebiadaban Ayah Kandung Selama 5 Tahun

Diborgol dan Dirantai, Gadis Sumenep Jadi Korban Kebiadaban Ayah Kandung Selama 5 Tahun

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 08:09 WIB

6 Cara Reapply Sunscreen untuk Penderita Melasma tanpa Merusak Makeup

6 Cara Reapply Sunscreen untuk Penderita Melasma tanpa Merusak Makeup

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 08:09 WIB

Asuransi Jiwa Bayar Klaim Rp75,57 Triliun, Premi Bisnis Baru Tumbuh 11,5 Persen

Asuransi Jiwa Bayar Klaim Rp75,57 Triliun, Premi Bisnis Baru Tumbuh 11,5 Persen

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 08:08 WIB

6 Rekomendasi Two Way Cake Lokal Terbaik High Coverage, Mulai Rp30 Ribuan

6 Rekomendasi Two Way Cake Lokal Terbaik High Coverage, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 08:03 WIB

Pertamina Perluas Peluang Bisnis Rendah Karbon Lewat Pengembangan Ekosistem Baterai

Pertamina Perluas Peluang Bisnis Rendah Karbon Lewat Pengembangan Ekosistem Baterai

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 07:57 WIB

×