Begini Kondisi RS Indonesia di Palestina Saat Ini: Banyak Pasien Infeksi, Luka Penuh Belatung

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Sabtu, 11 November 2023 | 08:05 WIB
Begini Kondisi RS Indonesia di Palestina Saat Ini: Banyak Pasien Infeksi, Luka Penuh Belatung
Ilustrasi RS Indonesia di Gaza (freepik)

Suara.com - Area sekitar Rumah Sakit (RS) Indonesia yang ada di Gaza, Palestina, turut jadi sasaran serangan rudal oleh Israel. Pasca serangan tersebut, kondisi serta situasi pasien yang ada di RS Indonesia itu makin tidak karuan.

Ketua Presidium MER-C Dr. Sarbini Abdul Murad mengungkapkan bahwa kondisi Gaza secara keseluruhan sendiri saat ini telah jauh lebih buruk dibandingkan periode sebelumnya.

MER-C merupakan organisasi kemanusiaan non pemerintah yang turut mengirimkan relawan ke daerah Gaza. Saat ini diketahui ada 3 relawan Indonesia yang masih berada di jalur Gaza, Palestina.

"Jadi kondisi di sana gak cocok lagi buat rumah sakit, tidak sesuai standar karena kondisinya krusial. Jadi obat-obatan gak ada cerita, udah habis. Jarum suntik berkali-kali digunakan, jadi banyak yang infeksi. Belum lagi ada belatung karena penanganan medis yang tidak adekuat," cerita Dr. Sarbini saat konferensi pers virtual bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Jumat (10/11/2023).

RS indonesia di Gaza (Antara)
RS indonesia di Gaza (Antara)

Menurut Dr. Sarbini, para tenaga medis yang ada di RS tersebut telah bekerja sangat luar biasa. Sebagai dokter yang juga pernah ditugaskan ke Palestina, Dr. Sarbini mengungkapkan bahwa penanganan medis di wilayah perang memang berbeda dengan kondisi normal.

Meski begitu, dia melihat bahwa para dokter yang saat ini masih bertugas di rumah sakit yang da di Gaza tetap bekerja tanpa rasa cemas sama sekali.

"Tidak ada kecemasan, luar biasa. Mereka mengatakan, 'kami akan melayani korban sampai ujung kehidupan kami, dengan segala keterbatasan'. Padahal rumah sakit sudah gak layak lagi," ujarnya.

Terkait pemberitaan tentang para perempuan di Gaza yang minum obat hormon demi mencegah menstruasi lantaran tidak adanya pembalut, Dr. Sarbini meragukan hal tersebut. Sebab, situasi di Gaza saat ini tidak ada obat-obatan apa pun.

"Semua kurang. Obat saja susah didapat, apalagi minum obat hormon. Obat antibiotik saja susah didapat, apalagi obat hormon," katanya.

baca juga

Pemerintah Indonesia bersama Palang Merah Indonesia (PMI) debenarnya telah mengirimkan bantuan termasuk stok obat-obatan ke Gaza. Namun, Dr. Sarbini mengatakan bahwa seluruh bantuan masih tertahan di pintu masuk menuju Gaza. Dengan kondisi semakin buruk di tengah konflik yang masih terjadi, Dr. Sarbini mengaharapkan masih adanya keajaiban terhadap masyarakat di Gaza termasuk tiga relawan Indonesia, agar tetap sehat.

"Saya gak bisa bayangkan 2 sampai 3 hari lagi seperti apa mereka. Semoga ada keajaiban kepada rekan-rekan kita yang di sana masih bisa bertahan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seram! Tidak Ada Obat dan Minim Air, Pengungsi Palestina Rentan Terkena Penyakit Infeksi Mematikan

Seram! Tidak Ada Obat dan Minim Air, Pengungsi Palestina Rentan Terkena Penyakit Infeksi Mematikan

Lifestyle | Jum'at, 10 November 2023 | 19:43 WIB

Sebelum Pilih Kuwait, 5 Negara Tawarkan Diri Jadi Kandang Timnas Palestina

Sebelum Pilih Kuwait, 5 Negara Tawarkan Diri Jadi Kandang Timnas Palestina

Your Say | Jum'at, 10 November 2023 | 17:55 WIB

RS Indonesia di Gaza Dibombardir 11 Rudal Israel, Sebagian Bangunan Runtuh, Ratusan Orang Terluka

RS Indonesia di Gaza Dibombardir 11 Rudal Israel, Sebagian Bangunan Runtuh, Ratusan Orang Terluka

News | Jum'at, 10 November 2023 | 17:39 WIB

Terkini

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Serdadu dari Neraka: Warga Sipil di Tengah Konflik Pemerintah dan GAM

Serdadu dari Neraka: Warga Sipil di Tengah Konflik Pemerintah dan GAM

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Buruan Antre, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2,65 Juta/Gram

Buruan Antre, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2,65 Juta/Gram

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:58 WIB

Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu

Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Energi Mikrohidro Bisa Bikin Biaya Pertanian Lebih Efisien, Begini Caranya

Energi Mikrohidro Bisa Bikin Biaya Pertanian Lebih Efisien, Begini Caranya

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:52 WIB

Jateng Kejar Tuntas Sensus Ekonomi 2026, Wagub Minta Pendataan Dipercepat dalam Tiga Pekan

Jateng Kejar Tuntas Sensus Ekonomi 2026, Wagub Minta Pendataan Dipercepat dalam Tiga Pekan

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:51 WIB

Telkom Akses Percepat Pemerataan Konektivitas Lewat Transformasi Operasional

Telkom Akses Percepat Pemerataan Konektivitas Lewat Transformasi Operasional

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Bos Konter HP Diduga Dirampok di Ambarawa, Jenazah Ditemukan di Grobogan

Bos Konter HP Diduga Dirampok di Ambarawa, Jenazah Ditemukan di Grobogan

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Pemanasan Menuju Jakarta International 10K, Ribuan Pelari Tutup Tur 4 Kota di Surabaya

Pemanasan Menuju Jakarta International 10K, Ribuan Pelari Tutup Tur 4 Kota di Surabaya

Sport | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:33 WIB

×