Kontroversi Lukman Dolok Saribu: Hina Nabi Muhammad, Minta Israel Habisi WNI di Palestina

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 28 November 2023 | 12:51 WIB
Kontroversi Lukman Dolok Saribu: Hina Nabi Muhammad, Minta Israel Habisi WNI di Palestina
Lukman Dolok Saribu. [Dok. Polda Sumut]

Suara.com - Seorang pria bernama Lukman Dolok Saribu tengah menjadi bulan-bulanan publik. Sebab, ia mengunggah video berisi ujaran kebencian terhadap Nabi Muhammad. Ia juga meminta WNI yang berada di Palestina untuk dibunuh.

Lukman sendiri merekam video tersebut di sebuah kedai di Desa Dolok Saribu, Kabupaten Toba, Sumatera Utara pada Sabtu (25/11/2023) sekitar pukul 17.00 WIB. Kemudian, ia mengunggahnya melalui media sosial hingga viral.

Dalam video itu, ia turut meminta Rumah Sakit Indonesia di Gaza dan Jakarta dibombardir. Namun, hal tersebut berujung membuatnya ditangkap polisi. Berikut kontroversi lengkap Lukman yang terrangkum.

Hina Nabi Muhammad

Lukman mengunggah ujaran kebencian itu di media sosial Snack Video. Dengan durasi 1 menit 43 detik, ia menyebut bahwa orang Muslim di Indonesia selaku pengikut Nabi Muhammad sama dengan mengikuti iblis atau setan.

"Orang orang Muslim ini tau diri. Sedikit sedikit di sini demo masalah Israel. Karena mereka itu adalah pengikut iblis, pengikut setan termasuk pengikut Nabi Muhammad yang mendapatkan Wahyu dari Goa Hira," kata Lukman.

Minta Israel Bunuh WNI di Palestina

Dalam unggahan itu, Lukman juga meminta tentara Israel untuk membombardir Rumah Sakit (RS) Indonesia di Gaza. Ia bahkan menyuruh agar seluruh warga Palestina dan WNI yang ada di sana untuk dibunuh saja.

"Selamat sore, habisi saja itu rumah sakit Indonesia itu. Hai kaum Palestina, lebih baik kau mati bunuh diri daripada Israel bunuh kamu, ya, sedikit-sedikit kamu apakan ke agama. Habisi itu muslim semua itu," ujar Lukman.

baca juga

"Kamu bikin rumah sakit di sana, di sini aja banyak orang miskin yang tidak mampu berobat. Bunuh saja semua itu. Bantai semua orang Indonesia di Palestina sana termasuk yang di rumah sakit itu. Biar orang Indonesia ini tau diri," tambahnya.

Sebut Jakarta Perlu Dibom

Dalam video tersebut, Lukman Dolok Saribu juga mengatakan bahwa Jakarta perlu diberi bom. Sebab, menurutnya, Indonesia terlalu banyak berbicara soal konflik antara Israel dan Palestina yang hingga kini masih menjadi sorotan.

"Indonesia ini terlalu banyak komentar (soal Israel dan Palestina) bila perlu kasih bom di Jakarta," ucap Lukman.

Ditangkap Polisi

Usai video tersebut viral, keluarga Lukman menyerahkannya ke Polres Toba. Kemudian, oleh pihak sana, ia dibawa ke Polda Sumut pada Minggu (26/11/2023). Pria itu pun kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Ya (jadi tersangka)," ujar Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Effendi dalam konferensi pers, Senin (27/11/2023).

Lebih lanjut, Agung menyebut Lukman telah ditahan di Polda Sumut. Atas aksinya, ia dijerat Pasal 156a KUHP dan Pasal 28 ayat 2 UU ITE. Penahanannya ini dilakukan selama 20 hari sambil menunggu proses selanjutnya.

Pihak kepolisian sendiri sudah memeriksa lima saksi dalam kasus ujaran kebencian tersebut. Mereka juga turut melakukan pemeriksaan terhadap dua barang bukti milik Lukman, yakni berupa ponsel dan akun Snack Video.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Kudus Ngaku Imam Mahdi, Bersumpah di Bawah Al-Quran: Kalau Bohong Saya Akan..

Pria Kudus Ngaku Imam Mahdi, Bersumpah di Bawah Al-Quran: Kalau Bohong Saya Akan..

Lifestyle | Kamis, 23 November 2023 | 11:51 WIB

Survei: 87 Persen Penduduk Dunia Yakin Hoaks di Internet Sudah Merusak Politik

Survei: 87 Persen Penduduk Dunia Yakin Hoaks di Internet Sudah Merusak Politik

Tekno | Selasa, 07 November 2023 | 16:55 WIB

Ajak Warganet Hentikan Hate Speech, Indosat Ooredoo Hutchison Gelar Kompetisi dan Festival Film Pendek

Ajak Warganet Hentikan Hate Speech, Indosat Ooredoo Hutchison Gelar Kompetisi dan Festival Film Pendek

Tekno | Jum'at, 27 Oktober 2023 | 10:53 WIB

Buku 'Siapa Tak Sayang, Takkan Disayang': Pentingnya Menjaga Hubungan Baik

Buku 'Siapa Tak Sayang, Takkan Disayang': Pentingnya Menjaga Hubungan Baik

Your Say | Kamis, 26 Oktober 2023 | 16:23 WIB

Ditanya Soal Mahkamah Keluarga, Anwar Usman Malah Ceritakan Kisah Nabi Muhammad SAW

Ditanya Soal Mahkamah Keluarga, Anwar Usman Malah Ceritakan Kisah Nabi Muhammad SAW

Kotak Suara | Senin, 23 Oktober 2023 | 16:05 WIB

Terkini

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

×